MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 25 Mei 2018 00:26
GILA..!! Harga Ayam Tembus Rp 80 Ribu, IRT Mengeluh, Omzet Pedagang Turun
MEROKET. Harga ayam potong di pasar tradisional naik tajam. Untuk berat 2 kg, pedagangdi Pasar Segiri menjual antara Rp 75 ribu-Rp 80 ribu. Melonjaknya harga ayam ini dikeluhkan ibu rumah tangga dan pengusaha warung makan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Harga ayam potong yang naik sejak memasuki bulan Ramadan ini mulai membuat panik kalangan masyarakat. Khusus di Samarinda, kepanikan ini dirasakan pedagang dan penjual makanan. Kenaikan ditengarai akibat berkurangnya stok ayam potong.

Untuk daging ayam potong dengan bobot 2 kilogram, pedagang di Pasar Segiri kini harus menjualnya dengan harga Rp 75 ribu sampai Rp 80 ribu. Sedangkan untuk ayam dengan ukuran kecil seberat 1,5 kilogram dipatok dengan harga Rp 55 ribu Rp 60 ribu tiap ekor.

Hal itu berbanding terbalik saat akhir tahun lalu. Sebelumnya, pedagang hanya menjual ayam potong seharga Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per kilogram. Tetapi akibat dari minimnya stok ayam potong, para pedagang memutuskan menaikkan harga diikuti dengan permintaan yang bertambah selama bulan puasa ini.

Keterbatasan stok ayam potong membuat sebagian pedagang bahkan berhenti berjualan. Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Segiri, Mita, mengaku terpaksa menjual ayam potong dengan bobot yang kecil agar bisa tetap berjualan.

Pedagang menjual ayam yang belum cukup umur dengan bobot 1,2 kilogram. Upaya ini, menurut Mita, untuk membantu para pembeli agar tetap bisa memakan daging ayam potong. “Sekarang ayam sering kosong. Saat ini ya alhamdulillah ada, walau kecil aja yang dijual. Banyak betul yang cari tapi barang jarang ada,” ujar Mita.

Fenomena kenaikan harga ayam di pasar tradisional Samarinda menjadi keluhan para ibu rumah tangga. Sebab selain sulit dicari, ketika ayam potong tersedia di salah satu pasar harganya juga sangat mahal. “Kan saat seperti ini (bulan puasa, Red) pasti sangat diperlukan untuk di rumah,” ujar Rahmaniah. “Untuk membeli daging ayam di supermarket pun sangat jarang ada,” imbuhnya.

Hal yang sama juga dirasakan pedagang makanan yang masakannya menyediakan menu ayam. Para pedagang kesulitan menentukan harga hidangannya dan khawatir tidak laku jika membeli dalam jumlah banyak. Mereka berharap agar harga ayam potong segera turun.

Misalnya Arifin, pedagang makanan lalapan di Samarinda mengaku keuntungan warungnya jauh menurun karena harga daging ayam potong tinggi. Di lain sisi, para pedagang makanan belum mampu menaikkan harga jual makanan. “Kalau saya sebagai pedagang, ya otomastis karena ingin tetap jualan maka ikut saja. Tapi saya ini jauh berkurang pendapatan,” sebut Arifin.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi kenaikan harga ini Pemkot Samarinda tengah berupaya mengambil langkah strategis. Tetapi saat ini yang dilakukan lebih dahulu adalah mencoba bernegosiasi dengan pedagang besar untuk bisa menurunkan harga ayam. “Sehingga saat sampai tingkat pengecer harganya masih murah,” ucap Sekretaris Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin.

Selanjutnya, baru pemkot akan mengambil langkah yang lebih tegas. Bahkan mengintervensi harga daging ayam secara langsung bisa saja dijalankan, dengan cara melakukan operasi pasar. Tetapi langkah itu adalah langkah terakhir. “Kami coba dulu langkah yang pertama, jika tak berhasil baru kami ambil sikap yang bentuknya menintervensi pasar,” tuturnya. (hfz/nin)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 01:09

Dewan Janji Segera Sahkan APBD-P

SAMARINDA.  Mengetuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (APBD-P), selayaknya menyatukan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 21:02

Janjikan Produktif sampai Akhir Jabatan

SAMARINDA. Beragam cara bisa dilakukan untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Salah satunya…

Sabtu, 18 Agustus 2018 21:00

Sebelum Tidur Push Up dan Angkat Batu Bata

Di balik kesuksesan upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia tak lepas dari peran anak bangsa…

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:58

Merah Putih Berkibar di Jembatan Kembar

SAMARINDA. Pengibaran bendera merah putih di Kota Tepian tak hanya dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera…

Jumat, 17 Agustus 2018 21:38

Lapas Dipindahkan, Lokasi Dijadikan Lapangan

SAMARINDA. Konflik antara warga dengan Pemprov Kaltim terkait pembangunan masjid di eks Lapangan Kinibalu…

Kamis, 16 Agustus 2018 23:44

Deklarasi Bebas Anjal-Gepeng

SAMARINDA. Anak jalanan dan gelandangan pengemis (anjal-gepeng) merupakan salah satu persoalan sosial…

Kamis, 16 Agustus 2018 23:41

Meiliana Didorong Bertarung di Pilwali

SAMARINDA. Loyalitas dan pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap bangsa tak boleh dibatasi umur.…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:25

Pemkot Bikin Surat Edaran ke Pedagang, Ayam Harus Dijual Begini....

SAMARINDA. Belum lama ini Pemkot Samarinda mengeluarkan aturan berupa surat edaran agar pedagang ayam…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:24

Jaang Apresiasi Kegiatan World Clean Up Day

SAMARINDA. Indonesia menempati posisi ke dua di dunia setelah Tiongkok dalam hal penyumbang sampah.…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:23

Awang Tolak Tim Transisi Isran-Hadi

SAMARINDA. Pasca ditetapkannya Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai pemenang Pilgub Kaltim, ada jeda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .