MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 22 Mei 2018 00:03
Berau Belum Bebas dari Bom Ikan

Bahan Dasar dari Negeri Jiran Malaysia

TANGKAP. Polairud berhasil mengamankan pelaku bom ikan berikut barang bukti di perairan Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kendati mengalami penurunan, namun aksi bom ikan masih berlangsung di perairan Berau. Bahkan disinyalir, transaksi pembelian bahan dasar bom ikan, merakit hingga menjual hasil tangkapan dilakukan di laut, supaya luput dari pengawasan aparat.
Kapolsek Pulau Derawan Iptu Koko Djumarko menegaskan, selama ini di wilayah tugasnya sudah sepi dari aktivitas bom ikan. Masyarakat cenderung mulai memahami bahaya dan dampak negatifnya terhadap mereka sendiri.
Menurut Koko, bahan dasar bom ikan merupakan pupuk yang didapatkan dari Malaysia. Pupuk jenis tertentu ini memang tidak pernah digunakan sebagaimana manfaat aslinya, melainkan disalahgunakan sebagai bahan peledak.
“Tapi belinya juga di laut, dan bahannya nggak pernah sampai ke daratan. Mereka beli di laut, merakitnya di laut juga, jadi kami agak kesulitan mengawasi dan memantau,” ungkapnya.
Sebab ada banyak sekali kapal, perahu dan speedboat yang lalu lalang setiap hari di perairan kepulauan Derawan.
Meski demikian, jumlah pelakunya mulai berkurang jauh, serta intensitas aksi juga jauh berkurang, karena adanya pemutusan mata rantai perdagangan ikan hasil bom.
Penampung oleh pemerintah dilarang membeli atau menampung ikan hasil bom. Masyarakat juga diminta tidak membeli, agar pelaku jera, lantaran tidak bisa memasarkan hasil tangkapannya itu.
“Belakangan ini  memang sangat sepi, kalau ada mungkin jauh di tengah laut. Kami juga tidak tahu kemana hasil tangkapannya dijual, karena kalau dibawa ke darat kami awasi, makanya mereka tidak berani bawa ke darat,” jelasnya.
Upaya mencari jejak bahan peledak berupa pupuk yang berasal dari Malaysia, Koko mengaku, agak kesulitan menemukannya. Sebab plaku tidak pernah membawa bahan dasar itu kedaratan.
Selain itu, ada banyak kapal, perahu dan speed yang lalu lalang menyulitkan polisi mengamati satu persatu aktivitas di laut.
Kendati demikian Koko menambahkan, pihaknya terbantu dengan adanya patroli dan pengawasan perairan oleh Polairud dan TNI AL yang ada di Berau.
Terbukti dengan penangkapan terhadap salah seorang pelaku berinisial TS (35), Sabtu (12/5) lalu, yang kedapatan memiliki 8 botol bom ikan siap pakai, dan 1 jeriken berisi 4 liter bahan peledak yang biasa digunakan untuk bom ikan.
Di samping itu, dari kapal dan pondok yang didatangi TS saat diamankan terdapat sejumlah barang yang memang biasa digunakan pelaku bom ikan, seperti kompresor, alat dasar snorkeling, seperti fins, masker.  
“Alhamdulillah kami dibantu TNI AL yang juga rutin patroli dan juga teman-teman dari Polairud. Memang perlu kerja sama untuk memberantas aksi bom ikan ini, semoga kedepannya bisa hilang sama sekali,” tandasnya. (as/ama)


loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 21:09

Usul Pengangkatan Honorer Satu Pintu

BONTANG. Pegawai honorer di lingkungan Pemkot Bontang tak mendapat pengakuan pemerintah pusat. Pasalnya,…

Rabu, 17 Oktober 2018 21:08

DPRD Minta Peran Aktif Orangtua

BONTANG. Kasus kenakalan remaja di Kota Bontang belum juga bisa dihilangkan. Remaja pecandu lem, minuman…

Rabu, 17 Oktober 2018 21:06

DPRD Soroti Keseriusan Pemkot

BONTANG. Angka penggangguran terbuka di Bontang yang mencapai 9 ribu orang mendapat sorotan dari DPRD.…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:36

Komisi I Usul Napi Ditanggung BPJS

BONTANG. Komisi I DPRD Bontang prihatin dengan warga Bontang yang menjalani masa hukuman tanpa jaminan…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:35

Komisi II Desak RUPS BME

BONTANG. Ketua Komisi II DPRD Bontang, Ubayya Bengawan mendesak pemerintah dan komisaris PT Bontang…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:35

DPRD Usul Bangun Sentral Industri

BONTANG. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menggelar Rapat Kerja dengan Badan…

Senin, 15 Oktober 2018 23:33

Legislator Kawal Penertiban Pasar Rawa Indah

BONTANG Komisi II DPRD Bontang Ubayya Bengawan menyatakan pihaknya akan mengawal terus progres penertiban…

Senin, 15 Oktober 2018 23:33

Komisi I Tolak Draft Perda Nomer 9

BONTANG. DPRD Bontang dengan tegas menolak draf revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 yang…

Senin, 15 Oktober 2018 23:32

DPRD Pertanyakan Rencana Rekrutmen P3K

BONTANG. Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat kerja terkait rencana rekrutmen pegawai pemerintah dengan…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:15

Disdik Kaltim Kumpulkan Dana Rp 700 Juta

KEPEDULIAN masyarakat Kaltim untuk korban bencana memang patut diacungi jempol. Dari kumpulan dana SMK/SMA…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .