MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 22 Mei 2018 00:03
Berau Belum Bebas dari Bom Ikan

Bahan Dasar dari Negeri Jiran Malaysia

TANGKAP. Polairud berhasil mengamankan pelaku bom ikan berikut barang bukti di perairan Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kendati mengalami penurunan, namun aksi bom ikan masih berlangsung di perairan Berau. Bahkan disinyalir, transaksi pembelian bahan dasar bom ikan, merakit hingga menjual hasil tangkapan dilakukan di laut, supaya luput dari pengawasan aparat.
Kapolsek Pulau Derawan Iptu Koko Djumarko menegaskan, selama ini di wilayah tugasnya sudah sepi dari aktivitas bom ikan. Masyarakat cenderung mulai memahami bahaya dan dampak negatifnya terhadap mereka sendiri.
Menurut Koko, bahan dasar bom ikan merupakan pupuk yang didapatkan dari Malaysia. Pupuk jenis tertentu ini memang tidak pernah digunakan sebagaimana manfaat aslinya, melainkan disalahgunakan sebagai bahan peledak.
“Tapi belinya juga di laut, dan bahannya nggak pernah sampai ke daratan. Mereka beli di laut, merakitnya di laut juga, jadi kami agak kesulitan mengawasi dan memantau,” ungkapnya.
Sebab ada banyak sekali kapal, perahu dan speedboat yang lalu lalang setiap hari di perairan kepulauan Derawan.
Meski demikian, jumlah pelakunya mulai berkurang jauh, serta intensitas aksi juga jauh berkurang, karena adanya pemutusan mata rantai perdagangan ikan hasil bom.
Penampung oleh pemerintah dilarang membeli atau menampung ikan hasil bom. Masyarakat juga diminta tidak membeli, agar pelaku jera, lantaran tidak bisa memasarkan hasil tangkapannya itu.
“Belakangan ini  memang sangat sepi, kalau ada mungkin jauh di tengah laut. Kami juga tidak tahu kemana hasil tangkapannya dijual, karena kalau dibawa ke darat kami awasi, makanya mereka tidak berani bawa ke darat,” jelasnya.
Upaya mencari jejak bahan peledak berupa pupuk yang berasal dari Malaysia, Koko mengaku, agak kesulitan menemukannya. Sebab plaku tidak pernah membawa bahan dasar itu kedaratan.
Selain itu, ada banyak kapal, perahu dan speed yang lalu lalang menyulitkan polisi mengamati satu persatu aktivitas di laut.
Kendati demikian Koko menambahkan, pihaknya terbantu dengan adanya patroli dan pengawasan perairan oleh Polairud dan TNI AL yang ada di Berau.
Terbukti dengan penangkapan terhadap salah seorang pelaku berinisial TS (35), Sabtu (12/5) lalu, yang kedapatan memiliki 8 botol bom ikan siap pakai, dan 1 jeriken berisi 4 liter bahan peledak yang biasa digunakan untuk bom ikan.
Di samping itu, dari kapal dan pondok yang didatangi TS saat diamankan terdapat sejumlah barang yang memang biasa digunakan pelaku bom ikan, seperti kompresor, alat dasar snorkeling, seperti fins, masker.  
“Alhamdulillah kami dibantu TNI AL yang juga rutin patroli dan juga teman-teman dari Polairud. Memang perlu kerja sama untuk memberantas aksi bom ikan ini, semoga kedepannya bisa hilang sama sekali,” tandasnya. (as/ama)


loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 12:27

Kasus Narkoba Melonjak

TANJUNG REDEB. Sejumlah kasus narkoba di awal 2019 berhasil diungkap…

Jumat, 18 Januari 2019 12:34

Satpol PP Pantau PNS Mucil

TANJUNG REDEB. Surat edaran Bupati Berau terkait kedisiplinan PNS di…

Jumat, 18 Januari 2019 00:05

Adakan Tausiah dan Beri Santunan Anak Yatim

MEMPERINGATI hari jadi ke-12 Partai Hanura, DPD Hanura Kaltim menggelar…

Kamis, 17 Januari 2019 11:16

Jargas Segera Dioperasionalkan

BONTANG. Pengoperasian 8.000 jaringan gas atau jargas di Bontang untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 11:25

Mendesak Regulasi Penjualan Lem

TANJUNG REDEB. Partisipasi aktif pemerintah daerah melawan prilaku anak ngelem…

Selasa, 15 Januari 2019 11:29

Masih Banyak Caleg Bandel

BONTANG. Sejumlah oknum calon anggota legislatif (caleg) sudah melakukan perbuatan…

Selasa, 15 Januari 2019 00:05

Kado Ultah untuk Kaltim

PT Pertamina EP Asset 5 (PEP Asset 5) meresmikan penyaluran…

Senin, 14 Januari 2019 11:44

Sertifikat Lahan KEK Maloy Tuntas

SANGATTA. Proses serifikasi lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta…

Sabtu, 12 Januari 2019 15:38

Banyak Perusahaan Kurangi Karyawan

SAMARINDA. Penetapan upah minimum di level provinsi (UMP) dan Kota…

Jumat, 11 Januari 2019 14:42

Sembunyikan Barang Bukti di Mulut

BONTANG. Polsek Muara Badak kembali menghentikan peredaran narkoba jenis sabu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*