MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 22 Mei 2018 00:03
Berau Belum Bebas dari Bom Ikan

Bahan Dasar dari Negeri Jiran Malaysia

TANGKAP. Polairud berhasil mengamankan pelaku bom ikan berikut barang bukti di perairan Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kendati mengalami penurunan, namun aksi bom ikan masih berlangsung di perairan Berau. Bahkan disinyalir, transaksi pembelian bahan dasar bom ikan, merakit hingga menjual hasil tangkapan dilakukan di laut, supaya luput dari pengawasan aparat.
Kapolsek Pulau Derawan Iptu Koko Djumarko menegaskan, selama ini di wilayah tugasnya sudah sepi dari aktivitas bom ikan. Masyarakat cenderung mulai memahami bahaya dan dampak negatifnya terhadap mereka sendiri.
Menurut Koko, bahan dasar bom ikan merupakan pupuk yang didapatkan dari Malaysia. Pupuk jenis tertentu ini memang tidak pernah digunakan sebagaimana manfaat aslinya, melainkan disalahgunakan sebagai bahan peledak.
“Tapi belinya juga di laut, dan bahannya nggak pernah sampai ke daratan. Mereka beli di laut, merakitnya di laut juga, jadi kami agak kesulitan mengawasi dan memantau,” ungkapnya.
Sebab ada banyak sekali kapal, perahu dan speedboat yang lalu lalang setiap hari di perairan kepulauan Derawan.
Meski demikian, jumlah pelakunya mulai berkurang jauh, serta intensitas aksi juga jauh berkurang, karena adanya pemutusan mata rantai perdagangan ikan hasil bom.
Penampung oleh pemerintah dilarang membeli atau menampung ikan hasil bom. Masyarakat juga diminta tidak membeli, agar pelaku jera, lantaran tidak bisa memasarkan hasil tangkapannya itu.
“Belakangan ini  memang sangat sepi, kalau ada mungkin jauh di tengah laut. Kami juga tidak tahu kemana hasil tangkapannya dijual, karena kalau dibawa ke darat kami awasi, makanya mereka tidak berani bawa ke darat,” jelasnya.
Upaya mencari jejak bahan peledak berupa pupuk yang berasal dari Malaysia, Koko mengaku, agak kesulitan menemukannya. Sebab plaku tidak pernah membawa bahan dasar itu kedaratan.
Selain itu, ada banyak kapal, perahu dan speed yang lalu lalang menyulitkan polisi mengamati satu persatu aktivitas di laut.
Kendati demikian Koko menambahkan, pihaknya terbantu dengan adanya patroli dan pengawasan perairan oleh Polairud dan TNI AL yang ada di Berau.
Terbukti dengan penangkapan terhadap salah seorang pelaku berinisial TS (35), Sabtu (12/5) lalu, yang kedapatan memiliki 8 botol bom ikan siap pakai, dan 1 jeriken berisi 4 liter bahan peledak yang biasa digunakan untuk bom ikan.
Di samping itu, dari kapal dan pondok yang didatangi TS saat diamankan terdapat sejumlah barang yang memang biasa digunakan pelaku bom ikan, seperti kompresor, alat dasar snorkeling, seperti fins, masker.  
“Alhamdulillah kami dibantu TNI AL yang juga rutin patroli dan juga teman-teman dari Polairud. Memang perlu kerja sama untuk memberantas aksi bom ikan ini, semoga kedepannya bisa hilang sama sekali,” tandasnya. (as/ama)


loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 Agustus 2018 22:04

Kukar Luncurkan Program Odah Bedarup

TENGGARONG. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Tim Deputi Pencegahan, terus melakukan edukasi…

Kamis, 02 Agustus 2018 21:30

Tutup Portal, Bangun Posko Perlawanan

SAMARINDA. Setelah menghentikan paksa ekskavator yang hendak menggaruk wilayah mereka, kini warga RT…

Selasa, 31 Juli 2018 00:07

Dinkes Kaltim Semarakkan HAN

MEMPERINGATI Hari Anak Nasional (HAN) 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim turut ambil bagian dalam…

Senin, 30 Juli 2018 22:00

Dinkes Kaltim Canangkan Imunisasi MR

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim canangkan dan sosialisasikan kampanye imunisasi campak dan Measles Rubella…

Kamis, 26 Juli 2018 00:24

65 Mahasiswa Ikuti Yudisium

SEBANYAK 65 mahasiswa Program Pascasarjana (PPs) Institut AGAMA Islam Negeri (IAIN) Samarinda mengikuti…

Kamis, 26 Juli 2018 00:18

Tingkatkan Kualitas PKPR

SEBAGAI upaya peningkatan derajat kesehatan peserta didik secara optimal guna mendukung proses belajar,…

Kamis, 26 Juli 2018 00:17

BKKBN Kaltim Bahas Kesehatan Reproduksi

PERWAKILAN BKKBN Kaltim menggelar workshop kesehatan reproduksi bagi pengelola progam KB guna menyamakan…

Selasa, 24 Juli 2018 00:24

Ratusan Warga Ikuti Senam Prolanis

SEJUMLAH Klub Program Layanan Penyakit Kronis (Prolanis) dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)…

Senin, 23 Juli 2018 21:54

Dinkes Kaltim Gelar Orientasi Pengawasan TTU

DALAM upaya meningkatkan kapasitas pemilik tempat dan fasilitas umum dalam penilaian internal dan pengawasan…

Senin, 23 Juli 2018 21:37

Berharap Potensi Pariwisata Kukar Maju

TENGGARONG. Seperti beberapa tahun terakhir, festival budaya adat digelar Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .