MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 16 Mei 2018 00:38
Gegerkan Air Hitam, 2 Tahun Tak Lapor RT. Kapolda: Tak Ada Tempat Buat Teroris
Pasca Ledakan, Pria Misterius Menghilang
-

PROKAL.CO, SAMARINDA. Siapa bilang serangkaian aksi bom bunuh diri di Surabaya tak membuat masyarakat Samarinda resah. Buktinya warga Jalan AW Sjahranie, Gang Pandan Mekar, RT 30, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, dibuat gempar. Hal ini lantaran keberadaan seorang pria misterius di lingkungan tempat tinggal mereka.

Pria misterius yang diperkirakan berusia 30 tahun hingga 40 tahun itu, kabarnya menghuni salah satu rumah kontrakan beton di nomor 10 A. Warga sama sekali tak mengenalnya. Bahkan identitasnya pun tak ada yang mengetahui. Termasuk ketua RT setempat.

Keberadaan pria misterius itupun sontak kian membuat warga geger. Karena mendadak diketahui menghilang, pasca rentetan bom di Surabaya. Informasi hilangnya pria misterius tersebut pertama kali diperoleh dari ketua RT dan warga setempat pukul 11.00 Wita kemarin (15/5).  

“Awalnya saya menerima laporan dari Lurah Air Hitam. Kemudian saya minta lurah langsung melakukan pengecekkan ke rumah itu,” tutur Camat Samarinda Ulu, M Fahmi yang ketika itu tidak bisa melakukan pengecekkan langsung lantaran menghadiri rapat koordinasi di rumah jabatan (Rumjab) wali kota.

Namun sayangnya ketika pihak kelurahan tiba di rumah yang dihuni pria misterius tersebut, ternyata kontrakan itu sudah dalam keadaan kosong.

“Karena penghuninya sudah tidak ada, kelurahan melaporkan kepada saya lagi dan saya langsung berkoordinasi dengan aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa, yang kemudian kembali ke rumah tersebut sore (kemarin, Red) pukul 17.20 Wita,” terang Fahmi.
Setelah bersama dengan aparat akhirnya pihak kelurahan dan ketua RT masuk ke dalam rumah kontrakan tersebut.

“Yang saya tahu ada beberapa barang ditemukan di dalam dan luar rumah, seperti beberapa jeriken cairan (belum diketahui pasti kandungannya), dua kardus laptop, dan sejumlah benda yang belum bisa dipastikan kegunaannya,” jelas Fahmi.

Fahmi membeber, berdasarkan laporan yang didapatnya, pria misterius tersebut sudah menempati rumah kontrakan tersebut sejak dua tahun lalu (2016, Red). Tapi selama menempati rumah itu tidak pernah melapor ke ketua RT setempat.

“Tidak ada yang mengetahui pekerjaannya apa. Kalau pun terlihat hanya pada saat salat Zuhur. Setelah itu tidak tahu lagi apa yang dilakukannya karena hanya berdiam diri di dalam rumah,” tuturnya.

Informasi keberadaan pria misterius yang membuat warga sekitar waswas itu, sudah diketahui Polsek Samarinda Ulu. Namun Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol R Sigit, belum dapat memberikan informasi panjang lebar mengenai laporan kecamatan tersebut.
“Kami pun belum mengetahui siapa penghuni rumah yang  dimaksud. Kami masih akan meminta kejelasan dari ketua RT setempat maupun kelurahan mengenai informasi itu. Karena jangan sampai menimbulkan fitnah,” katanya singkat.
Kapolda: Tak Ada Tempat Buat Teroris

Seluruh lapisan masyarakat Kaltim, sepakat tak memberikan kesempatan kelompok radikal untuk tumbuh dan berkembang di bumi Kaltim. Hal tersebut terlihat jelas dalam acara pernyataan sikap dan doa bersama lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda se-Kaltim dalam menyikapi aksi teror yang terjadi di Markas Komando (Mako) Brimob maupun pengeboman sejumlah gereja di Surabaya, Senin (14/5) malam.

“Kejadian di Mako Brimob dan pengeboman di Surabaya merupakan keprihatinan kita bersama. Kita perlu merapatkan barisan agar tidak ada jengkal pun tempat kita ini dijadikan sebagai tempat kegiatan serta bermukim terorisme,” tegas Kapolda Kaltim Irjen Pol  Priyo Widyanto.

Kapolda meminta agar semua lapisan masyarakat bekerja sama dan tak mudah terpecah dengan kabar yang tak jelas sumbernya, yang disebar melalui media sosial  (medsos).  Bahkan aksi terorisme di Surabaya bukan lagi dilakukan tingkat ekonomi di bawah namun sudah berubah dilakukan oleh satu keluarga.

“Rapatkan barisan. Jangan mudah disusupi doktrin-doktrin yang bertujuan memecah persatuan bangsa. Mari kita jaga agar Kaltim tetap kondusif. Apalagi kita akan menggelar hajatan untuk memilih pemimpin Kaltim,” beber Priyo.
Sejumlah tokoh masyarakat, pemuka agama hingga Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto serta Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak secara bergantian menyampaikan sambutannya.

“Bukan hanya seremonial dan slogan saja, kejadian di Ssurabaya  diharapkan semua pihak saling bahu membahu dari perangkat paling bawah sampai keatas  guna mengawasi daerah masing-masing untuk mencegah terorisme di wilayah Kaltim,” kata Subiyanto

“Hilangkan rasa curiga antar suku,  agama dan  ras. Terkait pro dan kontra pemberitaan kita harus menyikapi dengan baik, yakni dengan tidak menyebar foto - foto kejadian teror,” kata Subiyanto lagi.

Sedangkan Awang mengungkapkan, Kaltim memiliki potensi kegiatan terorisme mengingat sejarah pernah terjadi pengeboman di Gereja Loa Janan Ilir, Oeikomene dan Kaltim pernah dijadikan tempat pelarian pelaku bom Bali.  Diharapkan juga DPR RI segera mengesahkan UU terorisme sehingga bisa dijadikan dasar TNI dan Polri melakukan  pemberantasan terorime yang lebih besar. (kis/oke/rin/nha)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 21:54

WARGA KESAL..!! Dua Pemuda Curi Beras, Motornya Dibakar

SAMARINDA. Seperti malam biasanya, Suwito (47) bertugas menjaga gedung SMPN 13 di Jalan Sukorejo, RT…

Sabtu, 15 September 2018 22:47

Kompor Meleduk, Warga Berhamburan

SAMARINDA. Suara sirine meraung-raung di seputaran Jalan Perum Idaman, Pelita 7, Kelurahan Sambutan,…

Jumat, 14 September 2018 23:30
La Bario, Lurah Berprestasi Tersangka Penyerobotan Lahan di Mata Atasan

Diduga Miliki KTP Palsu, Bangun Posyandu Tanpa Dana Pemerintah

Nama mantan Lurah Gunung Lingai, Saripudin La Bario mendadak viral. Ia ditangkap dengan status tersangka…

Jumat, 14 September 2018 23:27

Kebakaran Lahan, 2 Hari Api Tak Padam

SAMARINDA. Setidaknya 13 hektare lahan di Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan habis terbakar. Selain…

Jumat, 14 September 2018 23:26

Sopir Taksi Gelap Tabrak Tentara dan Polisi

SAMARINDA. Kamis kemarin (13/9) menjadi hari yang tak akan dilupa Zakaria (21). Ketika bermaksud pulang…

Selasa, 11 September 2018 21:39

Minta Maaf, Dihajar sampai Sekarat

SAMARINDA. Rudi menjadi orang yang paling dicari oleh warga Jalan Pesut, Gang 6, RT 16, Kelurahan Sungai…

Selasa, 11 September 2018 21:38

Nasib Masjid Itu di Tangan Wali Kota Samarinda

SAMARINDA. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat meminta Wali Kota Samarinda Syaharie…

Sabtu, 08 September 2018 20:46

Duar!!! Tewas Terbakar sampai Gosong

SAMARINDA. Arus lalu lintas di depan SPBU Jalan Slamet Riyadi tiba-tiba macet, Jumat (7/9) kemarin.…

Jumat, 07 September 2018 22:32

Wakil Ketua DPRD Kaltim Kecelakaan

SAMARINDA. Wakil Ketua DPRD Kaltim Samsun nyaris celaka. Mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan…

Jumat, 07 September 2018 22:29

Masuk Jurang, Anak-Istri Terluka

SAMARINDA. Niat Taufik Hidayat (29) untuk menjemput neneknya di Muara Badak, Kukar, gagal total. Mobil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .