MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Rabu, 16 Mei 2018 00:37
Suami Istri Divonis Masuk Penjara

Dianggap Sekongkol Lakukan Pencurian

DINYATAKAN BERSALAH. Suami istri, Hamrulah dan Siti divonis bersalah oleh majelis hakim di PN Samarinda karena melakukan pencurian di rumah majikannya bekerja.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sepasang suami istri (pasutri) bernama Siti (42) dan Hamrulah alias Arul (39), warga Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, divonis bersalah oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Senin (14/5) sore.
Ketua majelis hakim, Maskur didampingi hakim anggota Abdul Rahman Karim dan Achmad Rasyid Purba menjatuhkan hukuman berbeda kepada pasutri tersebut. Siti divonis penjara 16 bulan, sementara Arul diputus penjara 12 bulan.

Majelis hakim berpendapat, tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda Yudhi Satriyo terbukti. Sebelum divonis, majelis hakim sempat memberikan kesempatan kepada Arul dan Siti melakukan pembelaan.

Arul dan Siti memohon agar diberikan keringanan hukuman. Namun atas vonis yang dibacakan majelis hakim, Siti dan Arul maupun JPU memilih menerimanya.

Sesuai dakwaan JPU, Siti melakukan pencurian sejumlah perhiasan di rumah majikan tempatnya bekerja sebagai asisten rumah tangga di sebuah perumahan elit di kawasan Loa Janan Ilir. Siti leluasa keluar masuk membersihkan kamar majikannya. Namun ternyata kesempatan itu juga dimanfaatkan Siti untuk mengambil berbagai macam perhiasan serta sebuah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Pencurian itu dilakukan Siti selama rentang waktu Juni hingga September 2017 lalu.

Setelah mendapatkan perhiasan dan surat kendaraan milik majikannya, Siti menyerahkannya kepada suaminya untuk digadaikan. Hasil gadai perhiasan dan surat kendaraan itu mencapai puluhan juta.

Sampai akhirnya aksi keduanya ketahuan bos tempat Siti bekerja dan kasusnya berakhir di kantor polisi. Belakangan di persidangan, majikan Siti mengaku memaafkan perbuatan anak buahnya tersebut dengan syarat tak mengulanginya lagi.
“Kata maaf dari korbannya itu menjadi pertimbangan kami, sekaligus hal meringankan. Sementara  perbuatan kedua terdakwa yang memberatkan, karena ulah mereka meresahkan masyarakat,” tandas JPU. (rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*