MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Rabu, 16 Mei 2018 00:37
Suami Istri Divonis Masuk Penjara

Dianggap Sekongkol Lakukan Pencurian

DINYATAKAN BERSALAH. Suami istri, Hamrulah dan Siti divonis bersalah oleh majelis hakim di PN Samarinda karena melakukan pencurian di rumah majikannya bekerja.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sepasang suami istri (pasutri) bernama Siti (42) dan Hamrulah alias Arul (39), warga Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, divonis bersalah oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Senin (14/5) sore.
Ketua majelis hakim, Maskur didampingi hakim anggota Abdul Rahman Karim dan Achmad Rasyid Purba menjatuhkan hukuman berbeda kepada pasutri tersebut. Siti divonis penjara 16 bulan, sementara Arul diputus penjara 12 bulan.

Majelis hakim berpendapat, tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda Yudhi Satriyo terbukti. Sebelum divonis, majelis hakim sempat memberikan kesempatan kepada Arul dan Siti melakukan pembelaan.

Arul dan Siti memohon agar diberikan keringanan hukuman. Namun atas vonis yang dibacakan majelis hakim, Siti dan Arul maupun JPU memilih menerimanya.

Sesuai dakwaan JPU, Siti melakukan pencurian sejumlah perhiasan di rumah majikan tempatnya bekerja sebagai asisten rumah tangga di sebuah perumahan elit di kawasan Loa Janan Ilir. Siti leluasa keluar masuk membersihkan kamar majikannya. Namun ternyata kesempatan itu juga dimanfaatkan Siti untuk mengambil berbagai macam perhiasan serta sebuah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Pencurian itu dilakukan Siti selama rentang waktu Juni hingga September 2017 lalu.

Setelah mendapatkan perhiasan dan surat kendaraan milik majikannya, Siti menyerahkannya kepada suaminya untuk digadaikan. Hasil gadai perhiasan dan surat kendaraan itu mencapai puluhan juta.

Sampai akhirnya aksi keduanya ketahuan bos tempat Siti bekerja dan kasusnya berakhir di kantor polisi. Belakangan di persidangan, majikan Siti mengaku memaafkan perbuatan anak buahnya tersebut dengan syarat tak mengulanginya lagi.
“Kata maaf dari korbannya itu menjadi pertimbangan kami, sekaligus hal meringankan. Sementara  perbuatan kedua terdakwa yang memberatkan, karena ulah mereka meresahkan masyarakat,” tandas JPU. (rin)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:39

Belum Ada Korban Lain

SAMARINDA. Penyidik Polsek Sungai Pinang masih melakukan pemeriksaan terhadap TE…

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…

Sabtu, 17 November 2018 20:25

Kabel Telkom Dijarah Komplotan ABG

SAMARINDA. Proses hukum terhadap remaja 15 tahun berinisial FR terus…

Sabtu, 17 November 2018 20:09

Lengkapi BAP, Siapkan Rekon

SAMARINDA. Penyidik Polsek Samarinda Seberang tengah menggeber proses penanganan perkara…

Jumat, 16 November 2018 11:49

Kesal, Lalu Tonjok Tetangga, Dibui 12 Bulan

SAMARINDA. Tak bisa menahan emosinya, Kus (43) jadi gelap mata.…

Kamis, 15 November 2018 14:38

IRT Dibui 12 Tahun Penjara

SAMARINDA. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Aidah (43) dinyatakan…

Rabu, 14 November 2018 12:52

Tiada Kata Maaf, Masih Ditahan

SAMARINDA. Penyesalan yang dirasakan SW (28) mungkin sudah terlambat. Akibat…

Sabtu, 10 November 2018 22:45

Empat Tahanan Polsek Ulu Kabur

SAMARINDA. Suara berisik atap seng bagian belakang ruang tahanan Polsek…

Jumat, 09 November 2018 22:01

Ada Apa Ini..?? Komnas HAM Turun ke Samarinda

SAMARINDA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia  (Komnas HAM…

Selasa, 06 November 2018 22:09

Digasak Buronan Licin, Ditinggal 5 Menit, Motor Raib

SAMARINDA. Rahmad bukan orang penting. tapi bagi polisi pria 41…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .