MANAGED BY:
SELASA
24 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 15 Mei 2018 20:32
“Pertaruhkan Nyawa, Kami Bukan Perampok!”

Ribuan Buruh Kepung Kejari Sampai Kejati

ORASI. Massa dari buruh TKBM Komura berorasi di gerbang Kejari Samarinda, kemarin (14/5).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ribuan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Samudera Samudera Sejahtera (Komura) mengepung Kejari Samarinda, Pengadilan Negeri (PN) Samarinda hingga Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim, sejak pagi kemarin.
Sejak pukul 08.00 Wita, satu persatu buruh yang didominasi baju berwarna kuning bertuliskan Komura mulai berdatangan. Saking banyaknya jumlah mereka, keberadaan buruh memenuhi Jalan M Yamin hingga menutup separo lajur jalan.
Agar salah satu lajur tetap bisa digunakan, beberapa pengurus Komura mengarahkan para buruh tak menutup total jalan. Sementara aparat kepolisian yang memang sudah bersiaga langsung mengalihkan arus lalin. Beberapa kendaraan dari arah KH Wahid Hasyim menuju simpang Lembuswana diminta memutar balik.
Dengan membawa berbagai macam spanduk, buruh yang membawa serta keluarga mereka menuntut agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara pungli Komura objektif dalam menyita aset bernilai ratusan miliar rupiah.
“Ketua kami (Jafar Abdul Gafar, Red) dan sekretaris (Dwi Hari Winarno, Red) sudah dikriminalisasi. Kemudian sampai sekarang uang koperasi yang menjadi hak kami juga dirampas. Kembalikan hak kami,” orasi salah seorang pengurus Komura.
“Kami minta keadilan. Kami tak pernah memeras. Kami bertaruh nyawa saat bekerja. Kami bukan perampok,” timpal H Rahman, pengurus Komura yang ikut berorasi.
Delapan perwakilan Komura akhirnya dipersilakan masuk ke kantor Kejari Samarinda. Mereka diterima Kasi Pidum Zainal, Kasubagbin Romli, jaksa Agus dan Yudhi Satrityo.
“Kami minta penjelasan mengapa aset kami disita. Itu jerih payah dan titik keringat kami. Uang yang ikut disita itu di antaranya iuran wajib, simpanan pokok, hingga jaminan kesehatan kami. Kenapa itu disita,” beber pengurus Komura, Milianto atau yang lebih dikenal H Midun saat melakukan dialog.
Kemudian pengurus lain juga mengungkapkan, akibat proses hukum yang berjalan dan penyitaan uang milik koperasi, perekonomian keluarga terganggu. “1.200 anggota Komura bergantung di sini. Tolong kembalikan hak mereka. Mau makan apa anak istri mereka,” celetuk H Rahman.
Perwakilan buruh tersebut berjanji akan kembali dengan jumlah massa lebih banyak jika hak mereka tak dikembalikan. Bahkan mereka mengancam akan berlebaran di kantor Kejaksaan tersebut.
Sementara pengurus berdialog dengan pihak Kejaksaan, para buruh di luar kantor sempat menegang. Aparat kepolisian yang berjaga dan sejumlah pengurus lain coba menenangkan. Sejumlah buruh sempat mendorong pagar Kejari, namun kembali ditenangkan sebelum terjadi aksi anarkis.
Usai dari kantor Kejari Samarinda, para buruh kembali singgah dan berorasi di depan PN Samarinda yang berjarak sekitar 200 meter tersebut. “Intinya para buruh meminta penegakan hukum seadil-adilnya, serta minta kembalikan aset mereka yang ikut disita. Mereka beranggapan itu bukan milik pribadi,” urai Humas PN Samarinda, AF Joko Sutrisno kepada Sapos.
Iring-iringan kendaraan milik buruh lalu mengarah ke Kejati Kaltim di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang, untuk kembali menyampaikan aspirasi mereka. Guna memastikan demo berjalan lancar dan tertib, 500 polisi gabungan diturunkan.
“Untuk jajaran Polres Samarinda kami menurunkan sekitar 400 personel ditambah Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kaltim sebanyak 100 orang. Sejauh ini aksi ini berjalan lancar dan damai,” jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, didampingi Kabag Ops Kompol Dandy Ario kepada Sapos. (rin/beb)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 22:11

“Dilan” dan Motornya Terbakar

SAMARINDA. Kepulan asap hitam pekat kontan membuat panik warga di sekitar Jalan Pros Samarinda-Balikpapan,…

Senin, 23 Juli 2018 22:04

Komura Mencari Gaffar Sesungguhnya

SAMARINDA. Duo Gaffar masih berebut kursi empuk sebagai Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)…

Sabtu, 21 Juli 2018 21:22

Kemenangan Tandang Kedua

SAMARINDA. Kerinduan Borneo FC kembali mendapatkan poin penuh di kandang lawan akhirnya terobati. Setelah…

Sabtu, 21 Juli 2018 21:18

Ada Lubang di Bokong Sedalam Telunjuk

Merantau menjadi pilihan Zainuddin dan Santi. Berharap mendapat penghidupan lebih baik. Pulau Kalimantan…

Jumat, 20 Juli 2018 21:54

Belum Sempat Malam Pertama, Masuk Tahanan Usai Ijab Kabul

Rejeki, jodoh, dan Mati sudah ditentukan Tuhan. Meskipun raga terpenjara, namun kekuatan untuk menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 21:51

Samarinda “Diserang” Penderita Gangguan Jiwa

SAMARINDA. Kematian  PNS Disnakertrans Kaltim, Muhammad Riharja (38) di tangan seorang yang diduga…

Jumat, 20 Juli 2018 21:49

Pesan Kamar, PNS Diperas

SAMARINDA. Teror terhadap profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali terjadi. Kubur PNS Disnakertrans…

Kamis, 19 Juli 2018 21:48

Nasib Aset Komura Belum Jelas

SAMARINDA. Setelah mengeksekusi Ketua dan Sekretaris Koperasi Samudera Sejahtera (Komura), Jafar Abdul…

Kamis, 19 Juli 2018 21:46

Pembunuh PNS Tak Pernah Masuk RSJ

SAMARINDA. Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam, dr Padilah Mante Runa memastikan…

Kamis, 19 Juli 2018 21:45

Antre BBM, Angkot Terbakar di SPBU

TENGGARONG. SPBU di Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), sekitar pukul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .