MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 15 Mei 2018 20:30
Digerebek Makan Pisang, Dibui 4,5 Tahun

Ketahuan Simpan Barang Terlarang

DENGARKAN PUTUSAN. Terdakwa kasus sabu bernama Rahmat Ismail alias Amat dan Nina Erliana mendengarkan vonis perkara narkoba yang mereka jalani, Senin (14/5) siang.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dua warga, masing-masing bernama Rahmat Ismail alias Amat (29), warga Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda Ilir dan Nina Erliana alias Nina (30), warga Jalan M Said, Sungai Kunjang, dijatuhi hukuman penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang dipimpin Maskur, didamingi hakim anggota Achmad Rasyid Purba dan Abdul Rahman Karim, Senin (14/5) siang kemarin.
Amat dan Nina sama-sama dijatuhi hukuman penjara 4,5 tahun ditambah denda Rp 800 juta subsider 4 bulan kurungan jika tak bisa membayar denda tersebut.
Majelis hakim berpendapat perbuatan Nina dan Amat terbukti melanggar pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba.
Nina dan Amat dapat "diskon" hukuman dari majelis hakim. Karena tuntutan pidana yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda, Cendi sebanyak 5 tahun penjara.
Nina dan Amat dibekuk di sebuah kontrakan di Jalan M Said, Gang Rasa, Sungai Kunjang, Jumat (5/1) sore lalu.
Polisi menggerebek kontrakan Nina mendapat kabar di sana kerap terjadi transaksi sabu. Saat polisi tiba, Nina bersama seorang rekannya yang lain, AM sedang asyik makan pisang keju di ruang depan sambil menonton TV. Sementara Amat sedang berada dalam kamar.
"Saat dilakukan penggeledahan dalam bungkusan rokok milik terdakwa Amat ditemukan 3 poket sabu. Sementara dalam dompet Nina juga ditemukan 1 poket sabu," beber JPU.
Saat itu seorang teman Nina dan Amat berinisial MS juga sempat kabur. Selain sabu, petugas BNNK yang menggerebek mereka juga menemukan 3 HP, 2 pipet kaca, alat isap sabu, sendok penakar hingga uang Rp 368.  000.
Atas vonis yang mereka peroleh, Nina dan Amat sama-sama menerimanya. Demkian JPU juga menerima putusan tersebut. (rin)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 10:37

Bikin Resah, Enam Pemabuk Diciduk

TENGGARONG. Belakangan ini warga bilangan Jalan Gunung Belah, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai…

Rabu, 19 September 2018 10:36

Kampanye Presiden Ricuh

SAMARINDA. Semprotan water canon dan tembakan gas air mata berusaha membubarkan ratusan masa yang tengah…

Selasa, 18 September 2018 21:48

Berangkat Kerja, Harta Dikuras Tetangga

SAMARINDA. Kehidupan bertetangga Yudi (33) penuh masalah. Dengan tega ia menguras harta benda di rumah…

Senin, 17 September 2018 22:05

PARAH..!! Maling Ini Gasak 14 Motor Sendirian

SAMARINDA. Untuk ukuran pelaku kriminal, sepak terjang Jumadi (53) bisa dikatakan luar biasa. Meski…

Senin, 17 September 2018 21:35

Pengedar Bongkar Rahasia “Perusahaan”

SAMARINDA. Ibarat sakit satu maka semua harus ikut merasakan. Mungkin itu yang diiginkan Agustani alias…

Senin, 17 September 2018 21:33

Cari Anak dan Istri, Dibui 14 Bulan

SAMARINDA. Gara-gara pusing mencari keberadaan istri yang meninggalkannya pulang kampung ke Jawa, Susanto…

Sabtu, 15 September 2018 22:52

Sopir Taksi Gelap Itu Diduga Lakukan Percobaan Pembunuhan

SAMARINDA. Tindakan Harisman, sopir taksi gelap yang sengaja menabrak pejalan kaki, tentara dan polisi…

Sabtu, 15 September 2018 22:50

Mahasiswa Kuasai Gedung Dewan

SAMARINDA. Rupiah yang kian melemah direspons mahasiswa Samarinda dari lintas perguruan tinggi dengan…

Sabtu, 15 September 2018 22:48

Salahkan Teman-teman yang Kabur

SAMARINDA. Tak ingin mendekam dalam penjara sendirian, Fahrizal (28) semakin “merdu bernyanyi”.…

Sabtu, 15 September 2018 22:38

Napi "Macgyver" Diciduk di Lapas

SAMARINDA. Meski tubuh terpenjara namun tak menjadi penghalang kreatifitas Al Musri, narapidana (Napi)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .