MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Selasa, 15 Mei 2018 20:23
Sidak Tambang Dijamin Tak Bocor

Dalam Waktu Dekat Akan Bergerak

TETAP OPTIMISTIS. Pj Wali Kota Samarinda optimistis terhadap Satgas Tambang meski sejumlah kalangan meragukan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Banyak yang meragukan aksi tim Satuan Tugas (Satgas) Tambang yang dibentuk Pemkot Samarinda. Tetapi pandangan itu tak menyurutkan niat tim untuk menjalankan program pengawasan terhadap tambang. Bahkan inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan digaransi tidak akan bocor.
Pj Wali Kota Samarinda, Zairin Zain mengatakan, mengenai banyak orang yang meragukan kinerja Satgas Tambang pihaknya akan membuktikan langsung di lapangan.  Dengan begitu menurutnya sudah menjadi cara ampuh untuk menegaskan bahwa Satgas telah bekerja. “Dalam waktu dekat kami akan bergerak dan akan menyasar aktivitas tambang yang sudah kami bidik sesuai laporan yang masuk,” ucap Zairin.
Mengenai kapan sidak atau tinjauan lapangan dilakukan, Zairin tak ingin mengumbarnya. Karena khawatir justru membuat aktivitas tambang malah kabur. Dirinya juga yakin kalau rencana sidak tidak akan bocor, meskipun ada sekitar 20 orang anggota tim yang bergabung. “Sidak kami beritahukan satu jam sebelum ke lokasi. Jadi kami jamin tidak ada yang bocor informasinya. Kalaupun ada yang membocorkan waktunya tak akan sempat,” tuturnya.
Laporan pun sudah masuk agar bisa ditindaklanjuti. Sehingga tinggal memastikan apakah aktivitas keruk emas hitam itu ilegal atau tidak. Baik dengan cara memeriksa dokumen serta turun langsung ke lapangan akan dilakukan.
“Kami pasti langsung mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti masalah ini. Karena laporan sudah diterima. Untuk kapan turun tidak bisa kami beritahukan sekarang,” katanya.
Sebagai Pj Wali Kota Samarinda, Zairin memang begitu bersemangat dengan program yang dijalankan Satgas Tambang ini. Bahkan tim yang dibentuk sejak awal tahun itu sudah membidik setidaknya 3 titik tambang ilegal di Samarinda Utara. Meskipun bentuknya hanya melaporkan saja. “Tetap yang menindak nanti Distamben Kaltim dan aparat kepolisian. Tapi dengan kerusakan lingkungan yang terjadi, selayaknya kami harus bertindak,” sebut Kepala Bappeda Kaltim ini.
Meskipun hanya melaporkan, Satgas Tambang ini sudah merangkul berbagai pihak bergabung dalam tim. Sehingga kekhawatiran lambannya penanganan bisa ditekan. Begitu juga soal panjangnya urusan birokrasi terkait hal ini, dirinya yakin hal itu dapat diatasi.
“Tim ini sudah baku, orangnya tak berubah. Jadi enggak bingung mengikuti persoalan. Dengan begitu kami mudah untuk melaporkan hasil temuan kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika satgas tersebut diberi target untuk bisa mengidentifikasi tambang ilegal di Samarinda sebanyak tiga buah per bulannya. Untuk hal ini pihaknya tak berani memastikan apakah dapat merealisasikan atau tidak. “Kami ingin paling tidak dalam tiga bulan ini ada hasilnya. Sayabelum berani pastikan tapi kami akan berusaha,” tandasnya. (hfz/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*