MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 14 Mei 2018 19:56
Luka Bakar 16 Persen, Satu Lagi Menjemput Ajal
DUUUAARRRR..!! Ledakan Tabung Gas di Kasturi Tewaskan 5 Orang

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ibarat musim gugur, satu persatu pasien korban ledakan elpiji 3 kilogram terus berguguran. Mereka yang meregang nyawa sebelumnya telah menerima perawatan intensif di RSUD AW Sjahranie. Yang terbaru seorang pasien wanita berinisial A yang dinyatakan meninggal dunia, pukul 12.50 Wita Minggu (13/5).

Pasien berusia 48 tahun itu meregang nyawa di Ruang Intensif Care Unit (ICU). Luka bakar yang diderita A hanya sebesar 16 persen. Jauh lebih kecil dari luka bakar yang diderita pasien lainnya yang masih dirawat di Ruang High Care Unit (HCU) serta ruang perawatan lainnya seperti Cempaka, Seruni dan Bougenville.

Nama A menambah daftar pasien luka bakar akibat ledakan gas elpiji 3 kilogram di kediaman Mursidi yang meninggal dunia. Ledakan tersebut terjadi di Jalan Kasturi RT 27 No 97, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu 28 April lalu.
Sebelumnya, deretan pasien ledakan gas yang meninggal dunia yakni Karyawati (41), Jumat (4/5) lalu, disusul putrinya, Anggun (8), Selasa (8/5), kemudian Wahyuni (26), dengan calon bayinya, Rabu (9/5) lalu, kemudian Sukesi (27), Kamis (10/5) lalu, dan yang terbaru adalah A.

“Benar dapat laporan dari ICU tadi (kemarin, Red), ada satu pasien luka bakar yang dirawat di ICU meninggal dunia,” beber Kepala Unit Humas RSUD AW Sjahranie, dr M Fabian Satrio kepada Sapos, kemarin (13/5).

Seperti biasa, dr Satrio belum bisa membeberkan apa yang mengakibatkan pasien A meninggal dunia.“Yang bisa saya informasikan untuk permulaan ini adalah membenarkan adanya salah seorang pasien luka bak ar yang meninggal dunia. Mengenai apa yang menyebabkan, belum bisa saya informasikan,” jelasnya.

Dengan meninggalnya A, berarti jumlah pasien luka bakar yang masih menjalani perawatan berjumlah 10 orang pasien.
“Yang meninggal dunia 5 orang pasien. Bayi dalam kandungan salah seorang pasien yang meninggal dunia (Wahyuni, Red) tidak termasuk,” ujarnya.

Tindakan medis lanjutan yakni operasi pembersihan luka bakar, dijelaskan dr Satrio, masih akan terus dilakukan pada beberapa pasien luka bakar yang dirawat.“Operasi pembersihan luka bakar itu terus di lakukan hingga sel-sel kulit yang mati benar-benar bersih. Oleh karena itu untuk perawatan pasien luka bakar memerlukan waktu yang cukup lama,” kata Satrio.

Untuk diketahui, ledakan terjadi usai Mursidi menggelar hajatan pernikahan anaknya. Ledakan itu melukai puluhan warga yang berada di dalam rumah. Ledakan terjadi sekitar pukul 19.05 Wita saat pesta telah berakhir dan para tamu pun mulai sepi. Situasi ini dimanfaatkan pihak keluarga untuk memanaskan kembali makanan yang tersisa. Sial, tabung gas meledak ketika kompor dinyalakan. (oke/nha)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 12:22

Rp 14 Juta Ditemukan di Ember

SAMARINDA. Kawasan Gang Pulau Indah, yang terletak di Jalan DI…

Senin, 10 Desember 2018 12:14

Diterpa Isu Suap

“Semua sudah terjadi. Kita kalah dengan tim yang berjuang habis-habisan.…

Minggu, 09 Desember 2018 14:43

Tak Selamat di Gunung Keramat

SAMARINDA. Sejak di tanjakan Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata, truk…

Minggu, 09 Desember 2018 13:49

Oknum PNS Dinsos Bonyok

SAMARINDA. Urat malu Hidayat Firdaus (36), sepertinya sudah putus. Tak…

Sabtu, 08 Desember 2018 12:59

Berebut Beri Nama Anak, Istri Dihajar

SAMARINDA. Perselingkuhan dan ekonomi biasanya menjadi pemicu terhadinya kekerasan dalam…

Kamis, 29 November 2018 17:23

Mayat Berdarah Mengapung SKM

SAMARINDA. Warga dan siswa SMPN 21 di Jalan Tongkol, Samarinda…

Rabu, 28 November 2018 14:11

Kantor Aktivis Diserang

SAMARINDA. Aktivis lingkungan dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali…

Selasa, 27 November 2018 16:04

Sekap Polisi, 9 Tahanan Kabur

SAMARINDA. Peristiwa kaburnya 4 tahanan di Polsek Samarinda Ulu, Jumat…

Senin, 26 November 2018 20:49

Curi Motor, Fitnah Sahabat

SAMARINDA. Meski dihadapkan dengan polisi, tapi Ivan Patisina tetap tak…

Senin, 26 November 2018 20:46

Hidup di Bontang, Nakal di Samarinda

SAMARINDA. Polres Bontang menjadikan Yusuf alias Ucup (33), warga Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .