MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 14 Mei 2018 19:56
Luka Bakar 16 Persen, Satu Lagi Menjemput Ajal
DUUUAARRRR..!! Ledakan Tabung Gas di Kasturi Tewaskan 5 Orang

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ibarat musim gugur, satu persatu pasien korban ledakan elpiji 3 kilogram terus berguguran. Mereka yang meregang nyawa sebelumnya telah menerima perawatan intensif di RSUD AW Sjahranie. Yang terbaru seorang pasien wanita berinisial A yang dinyatakan meninggal dunia, pukul 12.50 Wita Minggu (13/5).

Pasien berusia 48 tahun itu meregang nyawa di Ruang Intensif Care Unit (ICU). Luka bakar yang diderita A hanya sebesar 16 persen. Jauh lebih kecil dari luka bakar yang diderita pasien lainnya yang masih dirawat di Ruang High Care Unit (HCU) serta ruang perawatan lainnya seperti Cempaka, Seruni dan Bougenville.

Nama A menambah daftar pasien luka bakar akibat ledakan gas elpiji 3 kilogram di kediaman Mursidi yang meninggal dunia. Ledakan tersebut terjadi di Jalan Kasturi RT 27 No 97, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu 28 April lalu.
Sebelumnya, deretan pasien ledakan gas yang meninggal dunia yakni Karyawati (41), Jumat (4/5) lalu, disusul putrinya, Anggun (8), Selasa (8/5), kemudian Wahyuni (26), dengan calon bayinya, Rabu (9/5) lalu, kemudian Sukesi (27), Kamis (10/5) lalu, dan yang terbaru adalah A.

“Benar dapat laporan dari ICU tadi (kemarin, Red), ada satu pasien luka bakar yang dirawat di ICU meninggal dunia,” beber Kepala Unit Humas RSUD AW Sjahranie, dr M Fabian Satrio kepada Sapos, kemarin (13/5).

Seperti biasa, dr Satrio belum bisa membeberkan apa yang mengakibatkan pasien A meninggal dunia.“Yang bisa saya informasikan untuk permulaan ini adalah membenarkan adanya salah seorang pasien luka bak ar yang meninggal dunia. Mengenai apa yang menyebabkan, belum bisa saya informasikan,” jelasnya.

Dengan meninggalnya A, berarti jumlah pasien luka bakar yang masih menjalani perawatan berjumlah 10 orang pasien.
“Yang meninggal dunia 5 orang pasien. Bayi dalam kandungan salah seorang pasien yang meninggal dunia (Wahyuni, Red) tidak termasuk,” ujarnya.

Tindakan medis lanjutan yakni operasi pembersihan luka bakar, dijelaskan dr Satrio, masih akan terus dilakukan pada beberapa pasien luka bakar yang dirawat.“Operasi pembersihan luka bakar itu terus di lakukan hingga sel-sel kulit yang mati benar-benar bersih. Oleh karena itu untuk perawatan pasien luka bakar memerlukan waktu yang cukup lama,” kata Satrio.

Untuk diketahui, ledakan terjadi usai Mursidi menggelar hajatan pernikahan anaknya. Ledakan itu melukai puluhan warga yang berada di dalam rumah. Ledakan terjadi sekitar pukul 19.05 Wita saat pesta telah berakhir dan para tamu pun mulai sepi. Situasi ini dimanfaatkan pihak keluarga untuk memanaskan kembali makanan yang tersisa. Sial, tabung gas meledak ketika kompor dinyalakan. (oke/nha)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 01:33

Peras Guru yang Mesum dengan Siswinya, Delapan Oknum Satpol PP Diperiksa

SAMARINDA. Sukiman Saman tidak ingin menderita seorang diri di penjara. Oknum wakil kepala sekolah (wakepsek)…

Kamis, 17 Mei 2018 00:28

SAKIT HATI..!! Gagal Selingkuh, Istri Orang Ditimpas

TENGGARONG. Sakit hati kemudian dipengaruhi alkohol dari minuman keras (Miras) ditengaknya, membuat…

Rabu, 16 Mei 2018 00:38
Gegerkan Air Hitam, 2 Tahun Tak Lapor RT. Kapolda: Tak Ada Tempat Buat Teroris

Pasca Ledakan, Pria Misterius Menghilang

SAMARINDA. Siapa bilang serangkaian aksi bom bunuh diri di Surabaya tak membuat masyarakat Samarinda…

Selasa, 15 Mei 2018 20:32

“Pertaruhkan Nyawa, Kami Bukan Perampok!”

SAMARINDA. Ribuan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Samudera Samudera Sejahtera (Komura)…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:27

Rampas HP, Dua Sekawan Saling Tuding

SAMARINDA. Dua sekawan, Haris (23) dan Rexy Bagus alias Eci (22), keduanya warga Kelurahan Jawa, Kecamatan…

Jumat, 11 Mei 2018 00:20

Seruduk Pejalan Kaki, Dikurung 4 Bulan

SAMARINDA. Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengantarkan seorang pemuda bernama Jefri Sa'abi…

Kamis, 10 Mei 2018 00:18
Kasus Pembantaian Ibu dan Anak

Pastikan Kronologis, Siapkan Reka Ulang

SAMARINDA. Guna memastikan dan melihat kronologis pembantaian sadis yang dilakukan Haisal Azuan (19)…

Rabu, 09 Mei 2018 00:42

Bini Tak Pulang Semalam karena Asyik Main di Warnet, Suami Emosi, Bonyoklah Dihajar

SAMARINDA. Emosi EK (31) memuncak. Semalaman istrinya berinisial YR tak pulang. Setelah dicari-cari,…

Selasa, 08 Mei 2018 00:27
Polisi Tunggu Hasil Autopsi Ibu dan Anak yang Dibantai Maling

Tubuh Dipenuhi Luka dan Tusukan

SAMARINDA. Perbuatan Haisal Azuan (19) benar-benar sungguh di luar batas. Aksinya membantai Lusiana…

Senin, 07 Mei 2018 00:40

Pistol Meletus, Penjudi Kocar-kacir

SAMARINDA. Suara letusan yang keluar dari moncong senjata api (senpi) milik Kapolsek Muara Badak Iptu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .