MANAGED BY:
SELASA
24 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 14 Mei 2018 19:56
Luka Bakar 16 Persen, Satu Lagi Menjemput Ajal
DUUUAARRRR..!! Ledakan Tabung Gas di Kasturi Tewaskan 5 Orang

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ibarat musim gugur, satu persatu pasien korban ledakan elpiji 3 kilogram terus berguguran. Mereka yang meregang nyawa sebelumnya telah menerima perawatan intensif di RSUD AW Sjahranie. Yang terbaru seorang pasien wanita berinisial A yang dinyatakan meninggal dunia, pukul 12.50 Wita Minggu (13/5).

Pasien berusia 48 tahun itu meregang nyawa di Ruang Intensif Care Unit (ICU). Luka bakar yang diderita A hanya sebesar 16 persen. Jauh lebih kecil dari luka bakar yang diderita pasien lainnya yang masih dirawat di Ruang High Care Unit (HCU) serta ruang perawatan lainnya seperti Cempaka, Seruni dan Bougenville.

Nama A menambah daftar pasien luka bakar akibat ledakan gas elpiji 3 kilogram di kediaman Mursidi yang meninggal dunia. Ledakan tersebut terjadi di Jalan Kasturi RT 27 No 97, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu 28 April lalu.
Sebelumnya, deretan pasien ledakan gas yang meninggal dunia yakni Karyawati (41), Jumat (4/5) lalu, disusul putrinya, Anggun (8), Selasa (8/5), kemudian Wahyuni (26), dengan calon bayinya, Rabu (9/5) lalu, kemudian Sukesi (27), Kamis (10/5) lalu, dan yang terbaru adalah A.

“Benar dapat laporan dari ICU tadi (kemarin, Red), ada satu pasien luka bakar yang dirawat di ICU meninggal dunia,” beber Kepala Unit Humas RSUD AW Sjahranie, dr M Fabian Satrio kepada Sapos, kemarin (13/5).

Seperti biasa, dr Satrio belum bisa membeberkan apa yang mengakibatkan pasien A meninggal dunia.“Yang bisa saya informasikan untuk permulaan ini adalah membenarkan adanya salah seorang pasien luka bak ar yang meninggal dunia. Mengenai apa yang menyebabkan, belum bisa saya informasikan,” jelasnya.

Dengan meninggalnya A, berarti jumlah pasien luka bakar yang masih menjalani perawatan berjumlah 10 orang pasien.
“Yang meninggal dunia 5 orang pasien. Bayi dalam kandungan salah seorang pasien yang meninggal dunia (Wahyuni, Red) tidak termasuk,” ujarnya.

Tindakan medis lanjutan yakni operasi pembersihan luka bakar, dijelaskan dr Satrio, masih akan terus dilakukan pada beberapa pasien luka bakar yang dirawat.“Operasi pembersihan luka bakar itu terus di lakukan hingga sel-sel kulit yang mati benar-benar bersih. Oleh karena itu untuk perawatan pasien luka bakar memerlukan waktu yang cukup lama,” kata Satrio.

Untuk diketahui, ledakan terjadi usai Mursidi menggelar hajatan pernikahan anaknya. Ledakan itu melukai puluhan warga yang berada di dalam rumah. Ledakan terjadi sekitar pukul 19.05 Wita saat pesta telah berakhir dan para tamu pun mulai sepi. Situasi ini dimanfaatkan pihak keluarga untuk memanaskan kembali makanan yang tersisa. Sial, tabung gas meledak ketika kompor dinyalakan. (oke/nha)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 21:54

Belum Sempat Malam Pertama, Masuk Tahanan Usai Ijab Kabul

Rejeki, jodoh, dan Mati sudah ditentukan Tuhan. Meskipun raga terpenjara, namun kekuatan untuk menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 21:51

Samarinda “Diserang” Penderita Gangguan Jiwa

SAMARINDA. Kematian  PNS Disnakertrans Kaltim, Muhammad Riharja (38) di tangan seorang yang diduga…

Jumat, 20 Juli 2018 21:49

Pesan Kamar, PNS Diperas

SAMARINDA. Teror terhadap profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali terjadi. Kubur PNS Disnakertrans…

Kamis, 19 Juli 2018 21:48

Nasib Aset Komura Belum Jelas

SAMARINDA. Setelah mengeksekusi Ketua dan Sekretaris Koperasi Samudera Sejahtera (Komura), Jafar Abdul…

Kamis, 19 Juli 2018 21:46

Pembunuh PNS Tak Pernah Masuk RSJ

SAMARINDA. Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam, dr Padilah Mante Runa memastikan…

Kamis, 19 Juli 2018 21:45

Antre BBM, Angkot Terbakar di SPBU

TENGGARONG. SPBU di Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), sekitar pukul…

Kamis, 19 Juli 2018 21:45

Tewas Terbakar di Atap Masjid

SAMARINDA. Kemacetan di Jalan Pangeran Suryanata, tak jauh dari simpang empat Air Putih sudah biasa…

Rabu, 18 Juli 2018 21:51

Pembunuh PNS Bukan Gangguan Jiwa?

SAMARINDA. Aksi Saripuddin yang mengamuk menggunakan palu mirip dengan adegan film Thor, dewa petir…

Rabu, 18 Juli 2018 21:48

Gelar Razia, Enam Orang Diamankan

Tewasnya pegawai Disnakertrans Kaltim, Muhammad Riharja (38) di tangan terduga penderita gangguan jiwa…

Rabu, 18 Juli 2018 21:45

Rindu Orangtua, Beri Kejutan sebelum Meninggal Dunia

Rasa tidak percaya bekecamuk di benak Jafar Agang Aji Samaria. Putra kebanggaannya, Muhammad Riharja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .