MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Sabtu, 12 Mei 2018 00:21
Efektivitas Kinerja Satgas Tambang Tak Bisa Diukur, Desak Ambil Langkah Hukum
DIBIDIK. Salah satu titik pertambangan batu bara di Samarinda Utara yang dibidik Satgas Tambang. Meski pelanggaran terjadi di depan mata namun belum ad tindakan konkret dari satgas yang sudah dibentuk.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tambang masalah yang sensitif di Samarinda. Selama ini dalam menangani masalah kerusakan lingkungan akibat tambang, Pemkot Samarinda dianggap tidak pernah becus. Langkah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Tambang oleh Pemkot Samarinda masih diragukan efektifitasnya. Harusnya pemkot mengambil langkah yang lebih ambisius lagi.

Demikian yang diungkapkan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim, Fathur Roziqin Fen. Ambisius yang dimaksud adalah bagaimana pemkot harus lebih berani mengambil langkah untuk menghentikan masalah yang diakibatkan tambang.
“Karena jika membentuk Satgas tambang ini, bukan jaminan untuk bisa mengurangi kerusakan lingkungan yang sudah diakibatkan,” ucap Iqin, sapaan akrabnya.

Akan lebih baik, lanjutnya, jika pemkot lebih berani melakukan review dan audit terhadap semua izin tambang. Setelah melakukan itu, pemkot lalu memilah mana saja tambang yang layak untuk diteruskan izinnya dan tidak. “Tentunya semua itu dilakukan dengan terbuka. Kalau perlu libatkan warga yang merasakan lagsung dampak aktivitas tambang,” bebernya.

Iqin masih meragukan upaya pemkot untuk mengurangi kerusakan lingkungan akibat tambang. Sebab kebijakan membentuk Satgas Tambang ini tak mencerminkan political will yang baik. Bahkan ia menganggap hal itu seperti upaya yang sia-sia saja.
“Kenapa tidak ambil langkah hukum. Buat tata cara mengembalikan rona alam yang sudah dirusak. Tentu semuanya diserahkan kepada perusahaan tambang,” tegasnya.

Mengingat, pembentukan Satgas seperti ini sudah sering terjadi. Baik itu yang dilakukan oleh pihak kepolisian, Pemprov Kaltim dan kini Pemkot Samarinda. Dari dua Satgas yang sudah dibentuk saja tak ada tindak lanjut hasil kerjanya. Ia khawatir, hal ini akan berlaku dengan Satgas Tambang bentukan pemkot yang baru ini.

“Yang ada saja tidak efektif. Tidak baik menjalankan tugasnya. Kenapa mesti dibuat lagi yang baru,” tuturnya.
Dari pengamalaman mengikuti perkembangan Satgas Tambang yang sudah dibentuk, ia menilai efektifitas kerjanya tak bisa diukur. Apalagi tim tersebut berfungsi membantu Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kaltim dalam bentuk rekomendasi.
“Sementara rekomendasi yang diberikan juga tidak semuanya dieksekusi. Takutnya Satgas pemkot ini juga begitu. Rekomendasi lempar terus tak ada tindak lanjutnya,” imbuhnya.

Sementara dengan mengambil langkah review dan audit izin tambang, justru hal itu membantu Distamben Kaltim. Mengingat pihak provinsi tinggal meminta data mana perusahaan tambang yang layak mendapat izin dan tidak. “Jadi secara tidak langsung dengan begitu sudah membantu,” tuturnya.

Diketahui, Pemkot Samarinda telah membentuk Satgas Tambang. Saat ini diklaim sudah bekerja. Bahkan target sudah dibidik dengan 3 titik lokasi yang ada aktivitas ilegal mining. Semuanya berada di Samarinda Utara. Tapi hingga pekan ini belum ada tanda-tanda tim tersebut akan turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak). (hfz/nha)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*