MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 11 Mei 2018 00:21
Kegagalan Multi Organ

Penyebab Tewasnya Anggun Akibat Luka Bakar

GAGAL BERTAHAN. Korban luka bakar akibat ledakan gas elpiji 3 kilogram di Jalan Kasturi bernama Anggun meninggal akibat kegagalan multi organ yang dialaminya.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Luka bakar yang diderita Anggun, yang tewas usai menjalani operasi ketiga pembersihan luka bakar atau dalam istilah kedokteran biasa disebut debridement, memang hanya 15 persen. Namun demikian akibat luka bakar itu terjadi komplikasi pada bocah 8 tahun itu.
Komplikasi dari luka bakar itu sendiri dijelaskan Kepala Unit Humas RSUD AW Syahranie, dr M Fabian Satrio dikonfirmasi Sapos, kemarin (9/5), menyebabkan terjadinya kegagalan organ.
“Ujung-ujungnya nanti juga ke sana yakni kegagalan multi organ,” tegas Satrio.
Satrio menjelaskan, untuk pasien luka bakar memang harus dilakukan beberapa kali operasi pembersihan luka bakar untuk membersihkan sel kulit yang mati.
“Karena itu kalau masih ada sel kulit yang mati pasti akan dilakukan operasi pembersihan itu. Kalau sudah tidak ada maka pasien baru bisa dipulangkan,” ujar Satrio.
Karena itulah penanganan pasien luka bakar memerlukan waktu yang cukup lama karena harus melalui beberapa pase yakni kritis, pembersihan, pemulihan hingga memperbaiki bagian tubuh yang rusak karena terkena luka bakar.
“Untuk itulah mengapa perawatan pada pasien luka bakar membutuhkan waktu yang lama, terutama mengenai pemulihannya,” ucap Satrio.
Sementara itu, satu dari tiga pasien luka bakar yang dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) sudah dipindahkan ke ruang perawatan biasa yakni di Ruang Seruni. Sayang, dr Satrio enggan menyebutkan nama pasien tersebut.
“Benar sudah ada satu pasien yang dipindahkan dari ICU ke ruang Seruni,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol R Sigit menuturkan, dirinya belum menerima laporan adanya satu lagi korban meninggal dunia akibat ledakan gas elpiji 3 kilogram di kediaman Mursidi di Jalan Kasturi, RT 27 No 97, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, 28 April lalu.
“Saya belum mendapat laporan. Saya akan minta anggota saya mengecek langsung ke rumah sakit,” tutur Sigit.
Terkait penyelidikan, Sigit menyatakan yang sudah dilakukan jajarannya yakni memintai keterangan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).
“Namun untuk pemilik rumah (Mursidi, Red) belum kami lakukan karena pemilik rumah yang berprofesi sebagai dosen meminta waktu untuk mengatur waktu agar bisa dimintai keterangan,” pungkasnya.(oke/beb)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 00:21

Tangkap Maling, Dapat Sabu

SAMARINDA. Tasbir (21) bakal dijerat pasal berlapis. Pria ini semula dicurigai sebagai pelaku pencurian…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:22

Saksi Meringankan Bekas Wartawan Itu Tak Hadir

SAMARINDA. Mantan oknum wartawan TV nasional Kasmirudin alias Buyung (37), warga Jalan Kakap, RT 6,…

Jumat, 18 Mei 2018 01:05

Pembunuh Mahasiswi Cantik Itu Dituntut Penjara 15 Tahun

SAMARINDA.  Persidangan kasus pembunuhan seorang mahasiswi cantik yang menempuh pendidikan di salah…

Kamis, 17 Mei 2018 00:19
Ketua LPK Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Diduga Uang Korupsi Dibelikan Rumah dan Mobil

SAMARINDA. Ketua LPK Jmicron, Ednand Apria Danthus menjalani persidangan dengan agenda penuntutan yang…

Rabu, 16 Mei 2018 00:37

Suami Istri Divonis Masuk Penjara

SAMARINDA. Sepasang suami istri (pasutri) bernama Siti (42) dan Hamrulah alias Arul (39), warga Kelurahan…

Selasa, 15 Mei 2018 20:30

Digerebek Makan Pisang, Dibui 4,5 Tahun

SAMARINDA. Dua warga, masing-masing bernama Rahmat Ismail alias Amat (29), warga Jalan Otto Iskandardinata,…

Senin, 14 Mei 2018 19:55

Pernah Beberapa Kali Curi Motor

SAMARINDA. Dua sekawan, Haris (23) dan Rexy Bagus alias Eci (22), keduanya warga Kelurahan Jawa, Kecamatan…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:28

Curi Motor Tetangga, Divonis 12 Bulan

SAMARINDA. Seorang pemuda bernama Sandy Pranata (24), warga Jalan Durian Tunggal, Kecamatan Sungai Kunjang,…

Rabu, 09 Mei 2018 00:41

MIRIS..!! Belum Cukup Umur, Tapi Sudah Terbiasa Masuk Bui

SAMARINDA. Usia bisa dikatakan belum cukup umur alias belum 17 tahun. Namun soal sepak terjang melakukan…

Selasa, 08 Mei 2018 00:29
Cawagub yang Digugat di PN karena Diklaim Berutang Miliaran

Hakim Ditentukan, Segera Disidangkan

SAMARINDA. Pengadilan Negeri (PN) Samarinda rupanya mengakomodir permohanan gugatan perdata yang ditujukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .