MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 11 Mei 2018 00:17
Laskar Merah Putih Peduli Penderita Thalasemia
KEPEKAAN SOSIAL. Laskar Merah Putih menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang kepada penderita penyakit thalasemia.

PROKAL.CO, KEPEDULIAN terhadap sesama tak hanya ditunjukkan Laskar Merah Putih Samarinda pada mereka yang tertimpa musibah saja, seperti kebakaran dan kebanjiran, pada penderita penyakit langka pun tak luput dari perhatian mereka. Seperti halnya kemarin, mereka memberikan bantuan kepada Anisa Nurjanah, yang mengidap thalasemia sejak masih berada dikandungan, membuatnya harus mendapatkan transfusi darah seumur hidupnya.
“Kami memang sedapat mungkin berbagi. Barangkali bagi sebagian orang, kurang familiar atau baru mendengar penyakit thalasemia. Rupanya angka penderita di Samarinda cukup besar, terlebih lagi seperti adik kita ini (Anisa Nurjanah, red), harus mendapatkan transfusi darah minimal sebulan sekali,” kata Ketua Harian DPC Laskar Merah Putih Samarinda Joko Soekarno melalui Kepala Bidang Sosial Ahmad, ketika menyerahkan bantuan di rumah Anisa, Jalan Biawan Gang 10, kemarin.
Untuk diketahui thalasemia merupakan kelainan darah yang ditandai dengan rusaknya sel darah merah. Normalnya, pembentukan sel darah merah terjadi selama 120 hari, namun pada penderita thalasemia, sel darah merah mudah rusak kurang dari 30 hari. Akibatnya penderita thalasemia akan mengalami gejala anemia diantaranya pusing, muka pucat, badan sering lemas, sukar tidur, nafsu makan hilang, dan infeksi berulang.
Joko menambahkan bantuan yang diberikan memanglah tak seberapa dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan sekali transfusi darah. “Namun inilah wujud keperdulian kami, sedapat mungkin kami berbuat. Bahkan kami siap bergandeng tangan dengan orangtua penderita thalasemia untuk mengkampanyekan pencegahan thalasemia,” ujarnya didampingi Sekjen Laskar Merah Putih Arie Wibowo.
Orangtua Anisa, Sukram tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Setidaknya bisa meringankan beban mereka, kendati dalam transfusi darah sudah ditanggung BPJS. “Karena sekali transfusi darah setidaknya menghabiskan biaya tidak sedikit Rp 7-8 juta, itu termasuk obat-obatan untuk menetralisir racun dalam tubuh penderita. Jadi sekali lagi, bantuan ini sangat membantu kami,” ucapnya. (adv/ama)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 12:34

Satpol PP Pantau PNS Mucil

TANJUNG REDEB. Surat edaran Bupati Berau terkait kedisiplinan PNS di…

Jumat, 18 Januari 2019 00:05

Adakan Tausiah dan Beri Santunan Anak Yatim

MEMPERINGATI hari jadi ke-12 Partai Hanura, DPD Hanura Kaltim menggelar…

Kamis, 17 Januari 2019 11:16

Jargas Segera Dioperasionalkan

BONTANG. Pengoperasian 8.000 jaringan gas atau jargas di Bontang untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 11:25

Mendesak Regulasi Penjualan Lem

TANJUNG REDEB. Partisipasi aktif pemerintah daerah melawan prilaku anak ngelem…

Selasa, 15 Januari 2019 11:29

Masih Banyak Caleg Bandel

BONTANG. Sejumlah oknum calon anggota legislatif (caleg) sudah melakukan perbuatan…

Selasa, 15 Januari 2019 00:05

Kado Ultah untuk Kaltim

PT Pertamina EP Asset 5 (PEP Asset 5) meresmikan penyaluran…

Senin, 14 Januari 2019 11:44

Sertifikat Lahan KEK Maloy Tuntas

SANGATTA. Proses serifikasi lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta…

Sabtu, 12 Januari 2019 15:38

Banyak Perusahaan Kurangi Karyawan

SAMARINDA. Penetapan upah minimum di level provinsi (UMP) dan Kota…

Jumat, 11 Januari 2019 14:42

Sembunyikan Barang Bukti di Mulut

BONTANG. Polsek Muara Badak kembali menghentikan peredaran narkoba jenis sabu,…

Jumat, 11 Januari 2019 00:05

Ingin Semakin Dekat Melayani Masyarakat

BANKALTIMTARA kembali hadir lebih dekat dengan pelayanan kepada masyarakat. Dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*