MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 11 Mei 2018 00:14
Berita Palsu “Mendarat” di APT Pranoto
PERIKSA KESIAPAN. Pemeriksaan kesiapan Bandara APT Pranoto sebelum diresmikan beberapa pekan mendatang.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meski belum beroperasi, Bandara APT Pranoto dihinggapi informasi palsu. Sebelumnya santer dikabarkan bandara di Kelurahan Sungai Siring tersebut bakal kedatangan pesawat dari Yogyakarta. Ya, informasi tersebut beredar lewat dunia maya yang menyebut salah satu maskapai akan mendarat di APT Pranoto.
Dalam pesan yang beredar luas tersebut dikatakan pilot senior maskapai Citilink akan terbang dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta menuju APT Pranoto. Namun, kabar tersebut buru-buru dibantah Kepala Dinas Perhubungan(Dishub) Kaltim, Salman Lumoindong. “Hoax, enggak ada kabarnya kok,” ucap Salman kemarin. Ia menjelaskan Bandara APT Pranoto masih harus menunggu terbitnya Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari kementerian perhubungan. Tanpa adanya SBU, mustahil bisa dilakukan penerbangan. “Kita tunggu saja, mudahan dalam pekan ini SBU sudah bisa keluar,” tambahnya.
Salman pun meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan beredarnya informasi bohong terkait Bandara APT Pranoto. Disinggung apakah itu cara agar maskapai tertentu mendapat ketenaran, pihaknya enggan berkomentar. “Yang pasti saat ini tim masih lakukan pengecekkan akhir. Tidak fundamental sih, tidak sampai yang mempengaruhi bangunan dan sebagainya,” imbuhnya.
Mantan kepala biro pembangunan setprov Kaltim ini juga menuturkan agenda soft opening akan tetap berlangsung 24 Mei mendatang. Rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bakal meresmikan bandara dengan anggaran sekitar Rp 696 miliar itu. Tapi syarat utamanya SBU harus keluar dulu. Salman menambahkan sudah menyampaikan persoalan ini kepada gubernur untuk dibahas kembali. Meski demikian pihaknya berharap pada saat RI-1 mendarat, bandara sudah siap.
Pemeriksaan terakhir tersebut mencakup pengecekkan aspal di runway. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Salman Lumoindong mengutarakan, anggota tim yang mengecek berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan beberapa dari kementerian. Meski demikian, pengecekkan tersebut tidak begitu vital perannya. “Untuk mengukur kelembutan dan kekuatan aspal, tapi tidak mempengaruhi SBU,” tambahnya. Setelah pengecekkan terakhir rampung, barulah bisa dilakukan soft opening.  “Saya sudah bicara dengan Pak Dirjen Udara, mudahan enggak ada masalah. Dalam minggu ini SBU mungkin keluar, karena tim teknis sudah bekerja,” imbuh Salman.  
Senada, Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto, Wahyu Siswoyo membantah kabar datangnya maskapai Citilink tersebut. “Enggak benar, ngaco itu,” ucapnya singkat melalui akun whatsapp. (cyn/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*