MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 11 Mei 2018 00:12
Banyak Masyarakat Tak Tahu Kima Dilindungi
DILINDUNGI. Kima dengan mudah didapatkan di pasar tradisional di Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Di tengah ketidaktahuan masyarakat banyak terhadap satwa dilindungi, Dinas Perikanan Berau melakukan sosialisasi formal atas perlidungan pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati khususnya satwa kerang besar atau kima.
Masyarakat diharapkan mengetahui dan mematuhi ketentuan tersebut. Keterlibatan banyak pihak dalam sosialisasi, diharapkan mampu menjadi jembatan informasi kepada masyarakat luas.
Dinas Perikanan bersama Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak dan PSDKP Tarakan juga sempat mengundang peserta dari pengusaha rumah makan, tour guide, motoris dan masyarakat setempat. Sosialisasi ini menekankan pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.
Kepala Dinas Perikanan Berau Fuadi mengatakan, saat ini populasi kima di perairan Berau semakin menurun. Hal ini disebabkan banyak faktor, sebagian besar penangkapan langsung untuk dikonsumsi bahkan diperjualbelikan. Dikhawatirkan kalau kondisi ini dibiarkan berlangsung maka jumlahnya akan habis.
Fuadi menegaskan antisipasi harus dilakukan sejak dini. Selain ada aturan hukum yang mengatur, membuat populasinya tetap terjaga merupakan tugas bersama yang harus dijalankan. Pemerintah daerah juga menseriusi tentang perlindungan kima yang disusun dalam bentuk peraturan daerah. “Ada disinggung itu mengenai konsumsi daging kima. Perdanya saat ini sedang digodok di DPRD,” ujarnya.
Fuadi mengatakan dari pemantauan yang dilakukan pihaknya di daerah pesisir, jumlah kima semakin menurun akibat masih maraknya perburuan. Perburuan yang dilakukan tidak berbanding lurus dengan tingkat reproduksi. Sehingga jumlahnya semakin menurun bahkan bisa habis.
“Kalau kita lihat kima ini pengembangbiakannya lama, tapi menangkapnya sangat mudah. Ini yang membuat cepat habis. Makanya keluarlah larangan tersebut,” tegasnya.
Penurunan kima disebabkan dua faktor, konsumsi pribadi, dan penjualan. Untuk konsumsi pribadi, masyarakat di pesisir telah lama menjadikan kima sebagai kuliner khas. Dinas Perikanan mengakui sebagian besar masyarakat belum mengetahui larangan perburuan kima. “Ini yang kita sosialisasikan ke masyarakat sehingga informasinya jelas,” ujar Fuadi.
Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui larangan tersebut. Terbukti adanya pedagang yang dengan bebas menjual kima baik kering maupun basah di pasar. Diharapkan dengan sosialisasi ini tidak ada lagi perdagangan bebas kima. (as/nin)

loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 00:38

Pusaka Kaltim Dukung Kepolisian

Silaturahmi pengurus Persekutuan Suku Asli Kaltimantan (Pusaka) Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (15/5)…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

Pengamanan Bandara Kalimarau Diperketat

TANJUNG REDEB. Teror bom yang terjadi di sejumlah daerah membuat seluruh pihak waspada, termasuk pengamanan…

Jumat, 18 Mei 2018 00:15

Perusahaan Juga Harus Bisa Cetak SDM Andal

TANJUNG REDEB. Salah satu rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati…

Kamis, 17 Mei 2018 00:19

Safaruddin Kunjungi Kutai Lama

Sehari jelang Ramadan yang jatuh mulai hari ini (17/5), calon wakil gubernur (Cawagub) Kaltim Safaruddin…

Kamis, 17 Mei 2018 00:15

Kutim Waspada Teroris

SANGATTA. Teroris bsa ada dimana-mana. Namun keberadaannya tak bisa terdeteksi dengan pasti. Seperti…

Rabu, 16 Mei 2018 00:27

Kontraktor Lokal “Teriak” Lagi, KENAPA LAGI?

TENGGARONG. Badai defisit telah mendera keuangan daerah Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dalam beberapa…

Selasa, 15 Mei 2018 20:21

Honor dan Gaji Pasti Dibayar

SANGATTA. Bupati Kutai Timur Ismunandar memastikan jika dalam bulan Ramadan, kebutuhan akan meningkat.…

Senin, 14 Mei 2018 19:49

Lusa, THM Wajib Tutup

TANJUNG REDEB. Seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) di Berau wajib tutup sejak 16 Mei. Sesuai edaran yang…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:25

Lulusannya Diberi Sertifikat Hafidz Quran

SEBANYAK 69 murid kelas VI SD Muhammadiyah 5 mengikuti wisuda dan pelepasan murid angkatan III, Jumat…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:24

Waroeng Dhuafa Sediakan 150 Porsi Makan Gratis

WAROENG Dhuafa milik Takmir Masjid Al Intsar bekerja sama Dispora Kaltim dan Lazis Mu Kota Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .