MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Kamis, 10 Mei 2018 00:13
Penghijauan, Jaga Kualitas Air SKM

Jangan Hilangkan Rawa dan Tumbuhan Tepi Sungai

ALAMI. Ketua GMSS-SKM, Misman menunjukkan kondisi sungai yang alami di Kawasan Muang Dalam, Lempake. Penghijauan sangat bermanfaat menjaga kualitas air sungai.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Air adalah sumber kehidupan bagi manusia, maka sudah seharusnya kualitasnya mesti dijaga. Kota Tepian yang asal muasal air bersihnya dari sungai, berarti wajib pula merawat kualitas air sungainya. Salah satunya dengan melakukan penghijauan.

Setidaknya hal itu sudah mulai dikampanyekan oleh komunitas Gerakan Memungut Sehelai Sampah di Sungai Karang Mumus (GMSS-SKM). Salah satu caranya dengan melakukan penghijauan dan mencoba mengembalikan kondisi alam di sekitar SKM. “Pertama harus membiarkan rawa beserta tumbuhannya. Setelah kami coba tanami kembali pohon-pohon yang ada dulu tumbuh di sepanjang SKM,” ucap Misman, ketua GMSS-SKM.

Ia menambahkan, menjaga kualitas air sungai adalah dengan menjaga kondisi alamnya. Karena tumbuhan itu akan membantu proses ekologi yang ada di air sungai. Dengan begitu kualitas air sungai akan kembali membaik. “Termasuk binatang yang hidup di sungai maupun yang di sekitarnya.  Seperti burung dan serangga yang biasa hidup di kawasan sungai,” imbuhnya.

Kemudian, rawa di tepi sungai beserta dengan tumbuhan air yang ada juga sangat bermanfaat untuk sungai itu sendiri. Pertama rawa berfungsi sebagai daerah sempadan sungai ketika debit air meningkat, banjir pun bisa dihindari. “Tumbuhan air, seperti eceng gondok ternyata bisa menyaring berbagai zat logam yang ada di air. Sehingga kualitas air tetap terjaga,” bebernya.

Atas dasar itu pihaknya terus mengampanyekan penghijauan di SKM untuk menjaga kualitas air sungai. Kemudian terkait dengan rencana Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim yang ingin menormalisasi SKM, menurutnya hal itu keliru. Tetapi jika program itu tetap berjalan, dirinya meminta agar pada bagian ulu SKM tetap harus hijau. “Diturap tetap tidak menjamin bebas banjir. Karena debit air yang datang tidak ada penahan, justru bahaya kalau air datang lebih besar,” urainya.

Pihaknya terus mengajak masyarakat tidak menebang atau membabat tumbuhan yang hidup di di kanan dan kiri sungai. Baik berupa rumput liar, pohon khas sungai, maupun pohon buah yang sudah tumbuh. Ia justru berhasil mengajak sejumlah pihak menanam aneka jenis pohon di pinggir sungai karena manfaatnya sangat besar.

“Hanya saja saya ingatkan, pohon yang cocok dengan SKM adalah Kedemba, Bungur, Rengas dan Putat. Karena kebanyakan yang membantu justru menanam Trembesi,” tutur Misman.

Bahkan selama ini GMSS-SKM juga telah menyiapkan lokasi khusus pembibitan yang sebagian lagi dipagari tali. Karena lokasi tersebut tidak boleh diinjak karena berbagai tumbuhan telah ditanam sekaligus membiarkan tanaman liar tumbuh alami. “Pembibitan sudah lama kami lakukan sehingga hasilnya sudah ribuan bibit yang telah kami tanam di sekitar SKM dan kini masih ada ribuan bibit lagi yang belum layak tanam karena masih kecil,” tandasnya. (hfz/beb)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 November 2018 00:16

Pegawai Diwajibkan Bawa Tumbler

ADA pemandangan langka di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto,…

Rabu, 21 November 2018 01:09

Sehari Hadiri Tiga Maulid

BULAN Maulid Nabi atau peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW…

Rabu, 21 November 2018 01:07

Usulkan OPD Minim Struktur Kaya Fungsi

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengusulkan di 2019 kepada…

Rabu, 21 November 2018 01:06

“Mikiri Sosial Terus, Enggak Bakalan Jalan”

SAMARINDA. Rencana Pemkot Samarinda untuk menggairahkan kembali ekonomi di Citra…

Selasa, 20 November 2018 14:38

Ganggu Pandangan Pilot, Obstacle Dipangkas

SAMARINDA. Petugas dari Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto…

Selasa, 20 November 2018 14:32

Mahasiswa Tuntut Ratusan IUP Dicabut

Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi sumber…

Senin, 19 November 2018 21:36

Penanganan Difteri Diapresiasi WHO

SAMARINDA. Penanganan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri Kota Samarinda…

Senin, 19 November 2018 21:35

Diskominfo Samarinda Pengelola Website Terbaik 2018

SAMARINDA. Penghargaan semakin akrab dengan Dinas Kominfo Samarinda. Kali ini,…

Senin, 19 November 2018 16:19

Cegah Kebocoran, Bentuk Pos Terpadu

SAMARINDA. Kedatangan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo untuk…

Senin, 19 November 2018 16:15

Paving Block Rusak Diganti

SAMARINDA. Jalan lingkar di Taman Samarendah selama ini selalu menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .