MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 08 Mei 2018 00:29
Cawagub yang Digugat di PN karena Diklaim Berutang Miliaran
Hakim Ditentukan, Segera Disidangkan
Joko Sutrisno

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pengadilan Negeri (PN) Samarinda rupanya mengakomodir permohanan gugatan perdata yang ditujukan kepada Awang Ferdian Hidayat, yang saat ini tercatat sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kaltim.

Bahkan dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Samarinda sudah dicantumkan no perkara 62/Pdt.G/2018/PN Smr atas nama PT Optima Kharya Capital Securities, selaku pihak penggugat. Sementara nama Ferdian tertulis sebagai pihak tergugat.

Humas PN Samarinda, AF Joko Sutrisno yang dikonfirmasi Sapos membenarkan jika pihaknya ada menerima gugatan perkara perdata atas nama Ferdian karena ingkar janji (wanprestasi) masalah utang piutang yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

“Sejak Kamis (3/5) lalu sudah dibuatkan penetapan majelis hakim yang akan menyidangkan perkaranya,” ujar Joko.
Selanjutnya terang Joko, mekanismenya adalah tinggal menunggu penetapan waktu sidang saja lagi. “Nanti kedua belah pihak, yaitu penggugat dan tergugat akan dipanggil untuk mengikuti sidang.  Lalu biasanya akan ada tahapan proses mediasi. Jika tak ada titik temu, proses sidang berlanjut,” jelas Joko singkat.

Ferdian digugat secara perdata oleh Lanny V Taruli, selaku direktur PT Optima Kharya Capital Securities.  Inti gugatan adalah karena Ferdian diklaim telah melakukan wanprestasi membayar utang yang jumlahnya sangat fantastis. Jumlah totalnya ditaksir Rp 22 miliar lebih.

Dijelaskan Hermanto, kuasa hukum yang ditunjuk Lanny, utang sebanyak itu merupakan pembelian saham yang jumlahnya mencapai ribuan lembar pada Maret 2007 lalu.

Rinciannya ANTM sebanyak 150.000 lembar dengan harga per lembar Rp 12.500 dan total nominal 1. 875.000.000. Lalu PTRA sebanyak 2.500.000 dengan harga Rp 168 dan totalnya Rp 420.000.000. Kemudian terakhir pembelian TMPI sebanyak 2.200.000 lembar dengan harga Rp 3.313 per lembar dan totalnya Rp 7.288.600.000.

Dari perhitungan total jumlah utang yang belum dibayarkan Ferdian kepada penggugatnya hingga 8 Maret 2018 terkait dengan perjanjian pembukaan rekening efek, totalnya adalah Rp 22 miliar lebih.

Utang tersebut terang Hermanto, akan terus bertambah sampai terjadinya pembayaran secara lunas. Sebenarnya ujar Hermanto lagi, kliennya pernah coba menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Bahkan mereka pernah mengajukan surat tagihan. Dan pihak Ferdian pernah berjanji membayar utang dengan cara mencicil.

“Namun hingga kini tergugat belum melunasi seluruh utangnya. Sebenarnya kami juga pernah mengajukan somasi (peringatan, Red), namun hingga batas waktu yang ditentukan tergugat tetap tak beritikad membayar utangnya tersebut," kata Hermanto.

Dikonfirmasi beberapa waktu lalu, pihak Ferdian terkesan enggan menanggapi gugatan yang dilayangkan kepadanya. Hal itu diutarakan melalui orang terdekatnya, Risa Fahrizal kepada Sapos, Jumat (4/5).
“Tidak benar itu. Mungkin ada yang coba memanfaatkan momentum dalam politik,” ujar pria yang akrab disapa Itang kepada Sapos saat itu. (rin)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 23:16

Istri Dijual Rp 250 Ribu

Akibat menenggak minuman keras (miras), Ali Syauqi (21) tak bisa berpikir jernih. Antara mabuk dan tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .