MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 07 Mei 2018 00:41
Kasus Pembantaian Sadis Ibu dan Anak
Perkuat Penyidikan, Orang Tua Juga Diperiksa
MASIH DIPERIKSA. Haisal Azuan masih menjalani pemeriksaan atas pembunuhan sadis yang dilakukannya. Penyidik Polsek Muara Badak sedang mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi pembantaian Lusiana Novita dan Naufal Aska Harinda, di Jalan Perkebunan, mes perusahaan kelapa sawit, Muara Badak, Kukar.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Penyidik Polsek Muara Badak masih menggali informasi seputar kasus pembantaian sadis ibu dan anak, Lusiana Novita (32) dan Naufal Aska  Harinda (5). Sementara pembunuhnya, Haisal Azuan (19) menjalani pemeriksaan intensif di Polres Bontang, Polsek Muara Badak coba menggali keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian di Jalan Perkebunan, RT 10, mes salah satu perusahaan kelapa sawit.

“Kami coba maksimalkan penyidikan dengan menghimpun keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. Sejauh ini sudah ada beberapa saksi kami minta keterangan,” tegas Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Yusuf.

Menurut Yusuf, makin banyak saksi yang mereka dapat akan lebih baik guna melengkapi berkas penyidikan yang sejauh ini sudah mereka kumpulkan. “Kami masih mencari tahu, kemungkinan ada saksi yang sempat mendengar suara gaduh. Akan lebih baik jika ada yang sempat melihat tersangka (Haisal, Red) berkeliaran di sekitar lokasi kejadian di malam kejadian,” beber Yusuf.

Hal tersebut ujar Yusuf akan memperkuat proses penyidikan jika Haisal orang yang menghabisi Lusiana dan Naufal, Selasa (1/5) pukul 02.00 Wita. “Termasuk memperdalam rekam jejak tersangka selama ini,” tutur Yusuf.

Mengenai kedua orangtua Haisal, polisi tetap melakukan pendalaman guna menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka. “Mungkin besok (hari ini, Red) kedua orangtua tersangka kembali kami minta keterangan. Jika ada indikasi terlibat atau minimal mengetahui dan menutupi perbuatan tersangka, akan kami tindak juga,” pungkas Yusuf. (rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 21:05

Khianati Kepercayaan, Dipenjara 2,5 Tahun

SAMARINDA. Pengkhianatan kepercayaan yang dilakukan Firman (32),  warga Bontang, harus ditebusnya…

Jumat, 17 Agustus 2018 21:42

Mandi Minyak Bekas di Jalanan

SAMARINDA. Motor roda tiga Viar warna hitam dengan nopol KT 3194 ZI, yang dikendarai Jamal (30), seketika…

Jumat, 17 Agustus 2018 21:41

Sekamar, Tiga Bulan Pesta Sabu

SAMARINDA. Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Samarinda bersama TNI-Polri dan BNNK Samarinda mengamankan…

Jumat, 17 Agustus 2018 21:39

Komunitas Ganja Sulit Ditembus

SAMARINDA. Pelajar dan mahasiswa masih menjadi target empuk para pengedar narkoba. Hal ini terbukti…

Kamis, 16 Agustus 2018 23:47

Turun Mobil Langsung Dicokok

SAMARINDA. Sudarno Yatman (42) tak mengira selama perjalanannya mengendari mobil rupanya telah diikuti…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:28

Hilang 10 Menit, Bocah Sekarat

SAMARINDA. Kecerian sekumpulan anak yang bermain di pinggir sungai di atas sebuah batang di kawasan…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:27

Karyawannya Edarkan Sabu, Masterpiece Pastikan Sudah Dipecat

SAMARINDA. Mendapat kabar Haris Ramadhan, tersangka kasus bisnis barang haram jenis ineks masih mengaku-ngaku…

Selasa, 14 Agustus 2018 21:41

Disatroni Maling, Sekolah Terbakar

SAMARINDA. Masih berusia muda. Namun sudah berani melakukan aksi kriminal. Itulah yang dilakoni dua…

Selasa, 14 Agustus 2018 21:35

Pemain Sabu di Tabang dan Kenohan Terciduk

TENGGARONG. Minggu (12/8) malam sekitar pukul 23.30 Wita, petugas Polsek Tabang dipimpin Kapolsek AKP…

Selasa, 14 Agustus 2018 21:33

Diberi Tumpangan, Malah Pilih Penjara

SAMARINDA. Air susu dibalas air tuba. Pepatah itu benar-benar pas disematkan untuk kelakuan Andry Prasetyo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .