MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 07 Mei 2018 00:41
Kasus Pembantaian Sadis Ibu dan Anak
Perkuat Penyidikan, Orang Tua Juga Diperiksa
MASIH DIPERIKSA. Haisal Azuan masih menjalani pemeriksaan atas pembunuhan sadis yang dilakukannya. Penyidik Polsek Muara Badak sedang mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi pembantaian Lusiana Novita dan Naufal Aska Harinda, di Jalan Perkebunan, mes perusahaan kelapa sawit, Muara Badak, Kukar.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Penyidik Polsek Muara Badak masih menggali informasi seputar kasus pembantaian sadis ibu dan anak, Lusiana Novita (32) dan Naufal Aska  Harinda (5). Sementara pembunuhnya, Haisal Azuan (19) menjalani pemeriksaan intensif di Polres Bontang, Polsek Muara Badak coba menggali keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian di Jalan Perkebunan, RT 10, mes salah satu perusahaan kelapa sawit.

“Kami coba maksimalkan penyidikan dengan menghimpun keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. Sejauh ini sudah ada beberapa saksi kami minta keterangan,” tegas Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Yusuf.

Menurut Yusuf, makin banyak saksi yang mereka dapat akan lebih baik guna melengkapi berkas penyidikan yang sejauh ini sudah mereka kumpulkan. “Kami masih mencari tahu, kemungkinan ada saksi yang sempat mendengar suara gaduh. Akan lebih baik jika ada yang sempat melihat tersangka (Haisal, Red) berkeliaran di sekitar lokasi kejadian di malam kejadian,” beber Yusuf.

Hal tersebut ujar Yusuf akan memperkuat proses penyidikan jika Haisal orang yang menghabisi Lusiana dan Naufal, Selasa (1/5) pukul 02.00 Wita. “Termasuk memperdalam rekam jejak tersangka selama ini,” tutur Yusuf.

Mengenai kedua orangtua Haisal, polisi tetap melakukan pendalaman guna menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka. “Mungkin besok (hari ini, Red) kedua orangtua tersangka kembali kami minta keterangan. Jika ada indikasi terlibat atau minimal mengetahui dan menutupi perbuatan tersangka, akan kami tindak juga,” pungkas Yusuf. (rin)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 23:16

Istri Dijual Rp 250 Ribu

Akibat menenggak minuman keras (miras), Ali Syauqi (21) tak bisa berpikir jernih. Antara mabuk dan tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .