MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 18 April 2018 22:27
Berau Melarang, Daerah Lain Dijual Bebas

Pemkab Akui Berat Berantas Pencurian Telur Penyu

HEWAN DILINDUNGI. Selain telur, penyu juga diburu untuk dikonsumsi dagingnya. Sementara cangkangnya dijadikan hiasan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Langkah Pemkab Berau dalam memberantas pencurian telur penyu kian terjal. Ada banyak faktor menyebabkan sulitnya memberantas pencurian. Permintaan pasar, keterlibatan banyak pihak, banyak pulau penghasil telur tak terjaga, tidak adanya anggaran untuk pengawasan adalah diantara faktor itu.
“Kita seperti bergerak sendiri. Saya heran juga kalau misalnya ke Samarinda lihat penjual telur penyu dengan santainya jualan di pinggir jalan aman-aman saja, sementara kita di Berau mati-matian melarang,” ungkap Wakil Bupati Berau Agus Tantomo.
Dengan jujur Agus mengaku sangat menyukai konsumsi telur penyu sejak lama. Tetapi setelah disumpah jabatan sebagai wakil bupati, dirinya mengharamkan telur penyu. Sampai-sampai tidak ada lagi jamuan makan telur penyu kepada tamu-tamu yang datang seperti dulu.
Hal itu juga berlaku bagi tamu baik pejabat atau tamu pribadi yang datang tanpa menyediakan oleh-oleh telur penyu untuk dibawa pulang ke daerah asalnya. Sayangnya, Agus dibuat gerah dengan temuan masih maraknya pencurian.
Berbagai cara sudah dilakukan termasuk dengan menutup jalur peredaran, bekerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk menindak pelaku. “Saya bingung juga, kita di sini melarang, berbagai cara dilakukan tetapi di luar daerah masih bebas berjualan, susahnya ya itu ada permintaan pasar,” keluhnya.
Informasi diperoleh Sapos di lapangan menyebutkan pencurian telur penyu tidak pernah surut bahkan kian marak. Berkurangnya jumlah telur yang “dipanen” bukan karena pencurian menurun, melainkan jumlah penyu yang naik bertelur lah yang berkurang.
Anggota DPRD Berau, Sa’ga yang merupakan warga dari Pulau Derawan mengatakan, 10-20 tahun lalu semalam bisa ratusan penyu naik untuk bertelur. Pulau Derawan yang sudah jadi hunian saja bisa mencapai puluhan ekor naik dalam semalam. “Itu dulu, sekarang seekor saja semalam naik ke Derawan bertelur belum tentu bisa kita lihat,” jelasnya.
Salah seorang warga Kepulauan Derawan mengungkapkan hingga kini pencurian telur masih berlanjut. Bahkan pelakunya semakin banyak. “Bukan cuma telur penyu, penyunya juga dijual hidup atau mati, banyak yang dikirim ke Bali,” ungkap waga yang enggan menyebutkan namanya ini.
Bahkan warga Berau sendiri masih banyak yang gemar mengkonsumsi daging penyu. “Tapi ya diam-diam, cuma kalangan sendiri aja yang tahu, biasanya ada yang kena dijala atau ada yang sengaja memancing penyu. Kalau telur penyu setiap malam ada aja yang ngambil biasanya giliran,” ungkapnya. (as/nin)


loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 00:38

Pusaka Kaltim Dukung Kepolisian

Silaturahmi pengurus Persekutuan Suku Asli Kaltimantan (Pusaka) Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (15/5)…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

Pengamanan Bandara Kalimarau Diperketat

TANJUNG REDEB. Teror bom yang terjadi di sejumlah daerah membuat seluruh pihak waspada, termasuk pengamanan…

Jumat, 18 Mei 2018 00:15

Perusahaan Juga Harus Bisa Cetak SDM Andal

TANJUNG REDEB. Salah satu rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati…

Kamis, 17 Mei 2018 00:19

Safaruddin Kunjungi Kutai Lama

Sehari jelang Ramadan yang jatuh mulai hari ini (17/5), calon wakil gubernur (Cawagub) Kaltim Safaruddin…

Kamis, 17 Mei 2018 00:15

Kutim Waspada Teroris

SANGATTA. Teroris bsa ada dimana-mana. Namun keberadaannya tak bisa terdeteksi dengan pasti. Seperti…

Rabu, 16 Mei 2018 00:27

Kontraktor Lokal “Teriak” Lagi, KENAPA LAGI?

TENGGARONG. Badai defisit telah mendera keuangan daerah Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dalam beberapa…

Selasa, 15 Mei 2018 20:21

Honor dan Gaji Pasti Dibayar

SANGATTA. Bupati Kutai Timur Ismunandar memastikan jika dalam bulan Ramadan, kebutuhan akan meningkat.…

Senin, 14 Mei 2018 19:49

Lusa, THM Wajib Tutup

TANJUNG REDEB. Seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) di Berau wajib tutup sejak 16 Mei. Sesuai edaran yang…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:25

Lulusannya Diberi Sertifikat Hafidz Quran

SEBANYAK 69 murid kelas VI SD Muhammadiyah 5 mengikuti wisuda dan pelepasan murid angkatan III, Jumat…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:24

Waroeng Dhuafa Sediakan 150 Porsi Makan Gratis

WAROENG Dhuafa milik Takmir Masjid Al Intsar bekerja sama Dispora Kaltim dan Lazis Mu Kota Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .