MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Selasa, 17 April 2018 23:24
“Enggak Sulit Urus Dokumen”

Ada Problem Pengelolaan Aset Pemkot

KERAP DIGUGAT. Aset milik Pemkot Samarinda kerap digugat warga karena tak lengkapnya dokumen yang dimiliki. Salah satunya pada Pasar Bengkuring ini yang ingin diambil alih oleh ahli waris pemberi hibah.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pemkot Samarinda kerap digugat warganya sendiri terkait kepemilikan lahan. Kondisi ini merupakan perihal buruk. Tidak bisa dipandang sebelah mata. Dikhawatirkan akan menyulitkan pemerintah dalam menjalankan program pembangunan. Anggapan pun muncul, amburadulnya pengelolaan aset ini karena ada problem internal di instansi pemkot.
Hal tersebut disampaikan oleh Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul), Herdiansyah Hamzah.
Menurutnya, banyaknya gugatan warga berkaitan dengan aset milik pemkot ini jelas menandakan tata kelola dan manajemen aset masih lemah. Atau ada problem internal yang membuat aset ini justru seolah tidak terurus. “Mestinya sejak dulu diperjelas dokumen kepemilikannya untuk menghindai sengketa,” ucap Castro, sapaan akrabnya.
Dosen Fakultas Hukum Unmul ini menambahkan, selain menghindari sengketa, dengan dokumen kepemilikan yang jelas juga bakal memudahkan pemanfaatan aset itu sendiri bagi Pemkot Samarinda. Sehingga menurutnya, banyak manfaat ketika dokumen aset memiliki dasar hukum yang jelas. “Dan saya rasa itu tak sulit untuk melengkapi dokumen kepemilikan aset jika instansi pemerintahan seperti pemkot yang langsung mengurusnya,” tuturnya.
Banyaknya aset yang tak terurus ini juga menjadi akar masalah munculnya klaim dari warga. Pasalnya, lahan hibah dari warga kepada Pemkot Samarinda kebanyakan tanpa surat perjanjian dan dibiarkan begitu saja. Alhasil ketika berganti generasi, ahli waris justru menggugat balik pemkot.
“Apalagi sering kalah karena dokumen yang tak lengkap itu. Bahayanya jika lahan yang disengketakan itu sudah berubah jadi fasilitas publik. Ini jelas merugikan,” bebernya.
Diketahui, belum lama ini lahan yang dipakai SDN 04 di Gang 8, RT 38, Jalan Cendana tiba-tiba digugat warga. Nilai gugatannya mencapai miliaran rupiah. Ahli waris meminta pemkot ganti rugi atau membeli lahan sekolah yang dibangun tahun 1975 itu. Jika tidak, maka kasus ini akan dilarikan di meja hijau. Pemkot pun tak bisa membuktikan kepemilikan lahan tersebut.
Jauh sebelumnya gugatan serupa justru dilayangkan anggota DPRD Samarinda, Chairil Usman. Pemkot diangggap tidak bisa membuktikan surat kepemilikan tanah di Jalan Rapak Indah, Kelurahan Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang. Anggota dewan dari fraksi PDIP ini mengklaim pemkot menyerobot lahan milik orangtuanya seluas 4.356 meter persegi.
Lahan itu kemudian digunakan semenisasi jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 15 meter. Nilai gugatan mencapai Rp 18 miliar. Kini kasus itu sedang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. Bagian hukum Setkot nyaris keteteran menghadapi gugatan demi gugatan di PN Samarinda.
Kembali ke Castro, menurutnya banyak warga yang melakukan gugatan terhadap aset pemkot ini menunjukkan langkah yang bagus. Pasalnya, warga makin kritis dalam memperjuangan kepentingannya. “Ini bermakna positif dalam perspektif saya, Tapi bagi saya warga juga harus melakukan gugatan sesuai dengan jalur hukum yang ada,” imbuhnya.
Mengingat dengan begini, Pemkot Samarinda juga harus berbenah terkait administrasi aset yang dikelola. Warga pun tak bisa disalahkan, karena sengketa yang terjadi dampak dari amburadulnya pencatatan aset tersebut. “Masuknya warga ke lahan yang diklaim milik pemkot, kan juga akibat pemkot yang tak cakap mengurus aset mereka sendiri,” tandasnya. (hfz/nha)

loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 00:32

Pemerintah Harus Benahi Sasaran Subsidi BBM

PRESIDEN Jokowi disarankan segera melakukan antisipasi terhadap gejolak harga crude oil atau harga minyak…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:04

PARAH BANGET..!! Nih Bukti, Taman Samarendah Tak Memenuhi Standar

SAMARINDA. Taman Samarendah dinilai tak memenuhi syarat. Hal ini disampaikan Pengamat Tata Kota…

Jumat, 18 Mei 2018 00:11

Bandara APT Pranoto Mau Beroperasi, Hal Ini yang Bikin Ngga Asyik...

SAMARINDA. Beroperasinya sejumlah maskapai penerbangan di Bandara APT Pranoto diprediksi tidak hanya…

Kamis, 17 Mei 2018 00:17

DPMPTSP Dikunjungi KPK, HAYOOO ADA APA?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang melakukan monitoring pada instansi pemerintahan.…

Kamis, 17 Mei 2018 00:16

DPRD Imbau Warga Waspada Aksi Teror

SAMARINDA. Memasuki bulan suci Ramadan, warga diimbau agar tetap waspada terhadap aksi teror yang belakangan…

Rabu, 16 Mei 2018 00:29

Hindari Makan yang Warnanya Mencolok, MEMANGNYA KENAPA?

SAMARINDA. Kepala Dinas Pariwisata Samarinda, Muhammad Faisal mengatakan tahun ini sentralisasi pasar…

Selasa, 15 Mei 2018 20:23

Sidak Tambang Dijamin Tak Bocor

SAMARINDA. Banyak yang meragukan aksi tim Satuan Tugas (Satgas) Tambang yang dibentuk Pemkot Samarinda.…

Senin, 14 Mei 2018 19:51

Tekan Golput, KPU Gelar Jalan Sehat

SAMARINDA. Kurang lebih satu bulan lagi warga Kaltim menggunakan hak politiknya pada pesta demokrasi…

Minggu, 13 Mei 2018 00:32

Antisipasi Penukaran Uang Ilegal

SAMARINDA. Meski lebaran baru sebulan lagi, Bank Indonesia Perwakilan (BI Pwk) Kaltim sudah menyiapkan…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:21

Efektivitas Kinerja Satgas Tambang Tak Bisa Diukur, Desak Ambil Langkah Hukum

SAMARINDA. Tambang masalah yang sensitif di Samarinda. Selama ini dalam menangani masalah kerusakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .