MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 16 April 2018 23:22
Pembebasan Lahan Hambat Proyek Drainase

Empat Warga Tuntut Ganti Rugi

RUSAK. Jalan HARM Ayoeb yang selama ini rusak akan ditingkatkan sekaligus dibangun drainase. Namun proyek terhambat karena masih ada lahan yang belum dibebaskan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Lahan yang belum dibebaskan kembali menjadi pengganjal dalam proyek pembangunan. Contohnya seperti yang terjadi dalam proyek peningkatan jalan dan pembuatan drainase di Jalan HARM Ayoeb, Tanjung Redeb. Proyek tersebut belum bisa berjalan maksimal karena ada empat warga yang menuntut ganti rugi pembebasan lahan.
Sayangnya, hingga kini belum ada titik temu terhadap persoalan tersebut. Empat warga belum menyerahkan surat keterangan hibah lahan untuk proyek yang didanai pemerintah pusat itu. Wakil Bupati Berau Agus Tantomo menyebutkan akan meminta instansi terkait terlebih dahulu untuk melakukan pengukuran. “Sebelumnya sudah ada rapat membahas masalah ini,” ungkap Agus.
Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni melakukan pengukuran dari badan jalan hingga titik pembuatan drainase yang akan dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Berau. Sebab menurutnya ini penting untuk memastikan apakah proyek tersebut terkena lahan warga atau tidak. “Sebelumnya ada juga yang seperti itu, begitu diukur ternyata enggak kena,” sambungnya.  
Agus mengungkapkan, pihaknya akan membantu memperbaiki kerusakan bangunan milik warga akibat pengerjaan proyek. Juga membantu melakukan pembongkaran bagi bangunan yang nantinya terkena pembangunan.
Terkait tuntutan ganti rugi lahan, Agus menjelaskan pihaknya tidak memiliki anggaran untuk biaya pembebasan lahan. Terlebih, proyek pembangunan jalan di sekitar Pasar Sanggam Adji Dilayas itu berasal dari APBN.
“Sebab jika ada yang diganti rugi pasti yang lainnya juga akan menuntut, sementara kita tidak punya anggaran untuk mengganti rugi, dan proyek peningkatan jalan itu merupakan bantuan dari pusat yang juga tidak memasukkan anggaran ganti rugi lahan,” jelasnya.
Tuntutan warga muncul ternyata dipicu dari tidak konsistennya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Berau. Diterangkan salah seorang warga yang menuntut ganti rugi, Rokani, saat sosialisasi pertama oleh perwakilan DPUPR Berau bersama pelaksana proyek beberapa bulan lalu, warga tidak ada yang keberatan jika lahannya terkena kegiatan pembangunan. Karena PUPR memastikan pelaksana proyek akan memperbaiki kerusakan bangunan warga yang lahannya terkena kegiatan pembangunan.
Namun pada sosialisasi lanjutan untuk meminta tanda tangan pemilik lahan yang siap menghibahkan lahannya, PUPR dianggap mengabaikan komitmennya. Karena menyebut warga yang lahannya terkena kegiatan pembangunan, ikhlas dan tidak mengharapkan perbaikan atas kerusakan bangunan yang ditimbulkan akibat proyek.
“Dari pertama saya tidak ingin ganti rugi, karena PU mau melakukan perbaikan rumah setelah pembongkaran. Cuma tiba-tiba ada surat pernyataan yang menyebutkan bahwasanya kami (warga yang lahannya terkena kegiatan pembangunan, red) tidak meminta diperbaiki. Itu yang buat kami kecewa sampai akhirnya meminta ganti rugi,” jelasnya. (as/nin)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 23:16

Syafii Efendi: Generasi Muda Harus Pimpin Perubahan

"Kita adalah pewaris negeri ini..! Kita yang akan membersihkan negeri ini dari orang-orang kotor berniat…

Senin, 23 April 2018 23:15

Pererat Ukhuwah, KKG PAI Gelar Isra Mikraj

Kerukunan Keluarga Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Sungai Kunjang sukses menggelar…

Senin, 23 April 2018 23:14

Lomba Mewarnai Faber Castle

SEKITAR 100 orang anak  TK-SD Al Azhar meramaikan lomba mewarnai yang digelar di Big Mall Samarinda.…

Senin, 23 April 2018 23:05

Ketika Safaruddin Bertemu “Musuh” Politik

SAMARINDA. Tak ada yang menduga Calon Wakil Gubenur Kaltim Safaruddin akan bertemu “musuh”…

Senin, 23 April 2018 22:08

Pj Wali Kota Terkesima dengan Labbaika

UNTUK memastikan jalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di tingkat Sekolah Menengah…

Senin, 23 April 2018 22:05

Inspektorat Siap Mengusut

TANJUNG REDEB. Hasil sidak anggota DPRD Berau ke Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) terkait proyek pengecatan…

Minggu, 22 April 2018 21:27

Adegan Makan Satwa Langka Dikecam

TANJUNG REDEB. Kaltim memiliki banyak satwa dilindungi. Namun sayangnya, ternyata tidak banyak masyarakat…

Minggu, 22 April 2018 00:17

Pagi Ini Lomba Burung Berkicau Digeber

PAGI ini, tepat pukul 09.00 Wita, lomba burung berkicau bertajuk “Kapolres Cup Samarinda”…

Sabtu, 21 April 2018 00:25

Safaruddin Sapa Pedagang Pasar Muara Komam

PASER. Dibalut rasa penasaran dengan kondisi Pasar Muara Komam di perbatasan Kaltim-Kalsel, Calon Wakil…

Jumat, 20 April 2018 22:28

Wabup Gagas Sekolah Alam

TANJUNG REDEB. Luas geografis Kabupaten Berau menjadi satu kendala besar penuntasan wajib belajar 12…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .