MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Senin, 16 April 2018 23:20
Mahasiswa Minta Polisi Buka Mata

Lemah Pengawasan, Narkoba di Perbatasan Semakin Marak

PASAR POTENSIAL. Pengedar narkoba menjadikan kawasan di ulu Mahakam sebagai pangsa pasar potensial.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Peredaran narkoba kini mulai merangsek ke daerah terpencil dan perbatasan, sebab pengawasan pihak keamanan di daerah tersebut sangat longgar. Maka pihak aparat pun diminta membuka mata, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Hal ini disampaikan Sekretaris Ikatan Mahasiswa Kabupaten Mahakam Ulu (IMKMU), Asriani kepada Sapos. Ia prihatin karena kini di kampung halamannya narkoba begitu merajalela. Bahkan anak kecil pun sudah kenal menggunakan narkoba yang hal itu dijual bebas dan terang-terangan. “Bahkan para pengedar menawarkan barang itu dengan terang-terangan. Hal ini yang membuat kami khawatir,” ujar Astri.
Sedangkan untuk jalur distribusi narkoba tersebut, satu-satunya jalan masuk melalui jalur air menggunakan kapal ataupun speedboat. Nah kemudian para pengedar itu secara terang-terangan menawarkan barang haram tersebut di dermaga. “Jadi praktik itu dilakukan di depan mata. Bahkan jumlah yang masuk tidak sedikit, bahkan saya juga pernah ditawarkan terang-terangan,” tuturnya.
Nah yang lebih membuat ia kecewa adalah pihak aparat yang seolah menutup mata mengenai persoalan ini. Tak berkutiknya pihak kepolisian untuk mengurusi kejadian ini seolah sudah menjadi rahasia umum. “Saya yakin aparat tahu soal keberadaan narkoba di Mahulu ini. Tapi mereka seperti tidak tahu dan tak ada yang bisa mengamankan para bandar narkoba ini,” ungkapnya.
Makanya pihaknya berharap agar para penegak hukum bisa melihat langsung kondisi ini dan melakukan tindakan tegas. Sebab hal ini jika terus dibiarkan akan berdampak buruk bagi Mahakam Ulu sendiri. “Data memang belum ada yang valid kami punya. Tapi saya yakinkan jika hal itu sudah menjadi pemandangan umum di Mahulu,” paparnya.
Selain itu, IMKMU juga akan mengambil langkah, yaitu dengan cara menggalang dukungan terkait kondisi di sana. Kemudian upaya memotong jalur distribusi yang hanya lewat jalur air pun juga harus dikampanyekan. “Jadi sebenarnya mudah diidentifikasi, karena hanya melalui jalur air. Tapi karena pengawasan kurang, kapal tak pernah dicek. Nah kontrol masyarakat coba kami munculkan,” tandasnya. (hfz/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .