MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 10 April 2018 23:10
Bangun Kohesivitas Antara Keluarga dan Sekolah

Seminar Fakultas Psikologi Untag Samarinda

GIFTEDTEDTED. Anak berkebutuhan khusus seperti gifted harus diseimbangkan kecerdasan pikirannya dan perkembangan hubungan sosialnya. Hal itu dikupas dalam seminar yang digelar oleh Fakultas Psikologi Untag Samarinda kemarin.

PROKAL.CO, Sebagai seorang calon psikolog, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus Samarinda harus bisa membedakan berbagai jenis kepribadian manusia. Hal itulah yang mereka dapatkan dalam Seminar Psikologi Pendidikan bertema “Kompetensi Sosial pada Anak Cerdas Istimewa (Gifted): Membangun Kohesivitas Antara Keluarga dan Sekolah,” yang digelar di Hotel Amaris, Selasa (10/4) pagi.
Menariknya, materi psikologi pendidikan tersebut disampaikan langsung Dekan Fakultas Psikologi Universitas Semarang, yang juga Praktisi Psikolog Bidang Pendidikan dan Perkembangan Dr. Rini Sugiarti S.Psi., M.Si., Psikolog.
Dijelaskannya, tujuan materi tersebut untuk memberikan bekal kepada para mahasiswa yang akan terjun langsung ke masyarakat setelah lulus nantinya. “Mereka nanti bisa membedakan secara umum anak berkebutuhan khusus itu seperti apa. Dalam materi ini kita bicara gifted (anak cerdas istimewa, Red). Dengan begitu mereka tahu cara memperlakukan anak kebutuhan khusus sesuai perkembangannya,” jelasnya.
Seperti yang kita tahu juga, anak gifted dari sisi kognitif sangat bagus karena mereka cerdas. Namun di sisi lain mereka punya kekurangan seperti hubungan sosial mereka. Nah di sana lah tugas para psikolog memberikan masukan atau pendampingan agar bapak dan ibu guru mereka mengerti harus memperlakukan anak seperti apa. “Dengan mengetahui perbedaan itu mereka tahu apa yang mereka harus berikan. Anak gifter harus dibuat berjalan beriringan antara kecerdasan mereka dan sosialnya,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi Untag Samarinda Diana Imawati, S.Psi, M.Psi melanjutkan, kegiatan yang digelar di luar kelas tersebut adalah bagian dari pengembangan keilmuan. Bahkan kegiatan serupa sudah rutin digelar di dalam kampus namun baru kali ini digelar di luar kampus.
“Kita ingin hal baru. Biasanya kami di dalam kampus sudah rutin, sekarang keluar. Tujuan lainnya juga kami ingin agar ilmu ini bisa dirasakan masyarakat umum. Makanya peserta seminar ini juga banyak dari mahasiswa di luar Untag,” paparnya. (adv/sal)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .