MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 26 Februari 2018 20:37
Imigrasi Amankan 3 WN Filipina

Masuk Wilayah Berau Tanpa Dokumen

DIPERIKSA. Kepala Kantor Imigrasi Klas III Tanjung Redeb Muhammad Kacung menginterogasi tiga warga negara (WN) Filipina yang diamankan karena masuk wilayah perairan Berau tanpa izin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kantor Imigrasi Klas III Tanjung Redeb tengah melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Filipina di Manado. Upaya konfirmasi menyangkut pengamanan 3 Warga Negara Asing (WNA) yang mengaku berasal dari Filipina. Imigrasi telah menerima pelimpahan ketiganya dari Polres Berau.
Kepala Imigrasi Tanjung Redeb Muhammad Kacung menyebutkan, pelimpahan diterima pada Sabtu (24/2) dan langsung diproses untuk mencocokkan data diri ketiga WNA dengan Konjen Filipina.
“Kami begitu dapat pelimpahan langsung menghubungi Konsulat Jenderal Filipina yang ada di Manado, juga melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang ini,” jelasnya, Minggu (25/2).
WNA atas nama Bilibilalan (51), Saleh (43) dan Arbin (21) saat ini berada di Kantor Imigrasi Tanjung Redeb untuk menjalani pemeriksaan, mengingat saat pertama kali diamankan di Pulau Maratua, mengaku berasal dari Filipina.
Imigrasi, jelas Muhammad, memeriksa data diri sesuai pengakuan ketiganya untuk kemudian data tersebut disampaikan ke Konjen Filipina untuk dicocokkan. Setelah mendapat konfirmasi terkait data diri dan dinyatakan benar warga Filipina, Imigrasi baru dapat menentukan langkah selanjutnya.
“Kalau sudah jelas baru bisa kita proses untuk deportasi ke negara asal,” lanjutnya. Sehingga proses pemeriksaan dan deportasi tergantung dari seberapa cepat Konjen Filipina mengkonfirmasi keabsahan data diri ketiganya yang mengaku terpaksa merapat ke Pulau Maratua karena mengalami kerusakan mesin kapal saat berlayar.
Dijelaskan juga, pihaknya akan segera melayangkan data diri ketiganya ke Konjen Filipina. Pemeriksaan awal ketiganya mengaku berasal dari Filipina, berlayar menuju Bungon yang berada di Pulau Lamun, Filipina.
Ketiga WNA tersebut menggunakan kapal buatan Filipina dengan dua mesin kecil dan satu besar. Saat di perairan lepas ketiganya diterpa hujan dan angin kencang dalam kondisi mengalami kerusakan mesin kapal. Dalam posisi sulit itu, mereka kemudian mencari daratan terdekat untuk merapat.
Kemudian melihat Pulau Maratua lalu merapat. Saat merapat di Nouri Resort, Pulau maratua, ketiganya dalam kondisi kelaparan karena kehabisan bekal dan air minum. Untuk bertahan hidup, mereka hanya mengandalkan air hujan setelah 4 hari terombang ambing di laut.
Dari informasi yang diberikan, Bilibilalan hendak mengantarkan 2 anak buahnya yakni Saleh dan Arbin ke Bungo dengan waktu tempuh sehari semalam, namun mengalami kerusakan mesin kapal besar mereka. Untuk bertahan terpaksa mengandalkan 2 mesin dari perahu kecil yang dibawa serta. (as/nin)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 00:26

Halalbihalal, Masjid Pelita Gelar Sunatan Massal

Ramadan mungkin sudah berlalu, namun cerminan dari bulan mulia itu harus terus terpancar dalam kehidupan…

Minggu, 24 Juni 2018 00:18

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Mutiara Indah

Hari kedua atau H+1 Lebaran 2018, dimanfaatkan warga untuk berlibur bersama keluarga. Salah satu objek…

Sabtu, 23 Juni 2018 00:29

Distribusi Logistik Pilgub Dikawal Aparat

TANJUNG REDEB. Untuk mencapai target pendistribuisan tepat waktu, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)…

Jumat, 22 Juni 2018 00:38

Program Dinkes Banyak Batal

SANGATTA. Dana cukai rokok yang bernilai sekitar Rp 12 miliar   yang masuk APBD Kutim tahun…

Rabu, 20 Juni 2018 00:29

DPRD Terima Banyak Keluhan

SANGATTA. Meskipun Desa Singa Gembara masuk Sangatta, namun fasilitas masih banyak dikeluhkan masyarakat.…

Selasa, 19 Juni 2018 00:38

Jangan Lupa Program Lama yang Mandek

SANGATTA. Banyak program yang tidak terealisasi akibat defisit dalam beberapa tahun. Bagi masyarakat,…

Selasa, 19 Juni 2018 00:34

Aktivis Kaltim Siap “Hambur” Jakarta

SAMARINDA. Sejumlah aktivis Kaltim yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Muda (GAM) berencana berkumpul…

Senin, 18 Juni 2018 00:02

Desak Peremajaan Armada Pemadam Kebakaran

BONTANG. DPRD Kota Bontang meminta pemerintah segera melakukan peremajaan seluruh kendaraan truk pengangkut…

Senin, 18 Juni 2018 00:01

Pengawasan Tenaga Kerja Tidak Efektif

BONTANG. Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris, menyebut persoalan ketenagakerjaan di Bontang akan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:16

Gelar Bukber, Ketua DPRD Pilih Sambangi Ponpes

BONTANG. Ketua DPRD Bontang Nursalam memanfaatkan momen bulan suci Ramadan 1439 H untuk berbagi kebahagiaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .