MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 26 Februari 2018 20:37
Imigrasi Amankan 3 WN Filipina

Masuk Wilayah Berau Tanpa Dokumen

DIPERIKSA. Kepala Kantor Imigrasi Klas III Tanjung Redeb Muhammad Kacung menginterogasi tiga warga negara (WN) Filipina yang diamankan karena masuk wilayah perairan Berau tanpa izin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kantor Imigrasi Klas III Tanjung Redeb tengah melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Filipina di Manado. Upaya konfirmasi menyangkut pengamanan 3 Warga Negara Asing (WNA) yang mengaku berasal dari Filipina. Imigrasi telah menerima pelimpahan ketiganya dari Polres Berau.
Kepala Imigrasi Tanjung Redeb Muhammad Kacung menyebutkan, pelimpahan diterima pada Sabtu (24/2) dan langsung diproses untuk mencocokkan data diri ketiga WNA dengan Konjen Filipina.
“Kami begitu dapat pelimpahan langsung menghubungi Konsulat Jenderal Filipina yang ada di Manado, juga melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang ini,” jelasnya, Minggu (25/2).
WNA atas nama Bilibilalan (51), Saleh (43) dan Arbin (21) saat ini berada di Kantor Imigrasi Tanjung Redeb untuk menjalani pemeriksaan, mengingat saat pertama kali diamankan di Pulau Maratua, mengaku berasal dari Filipina.
Imigrasi, jelas Muhammad, memeriksa data diri sesuai pengakuan ketiganya untuk kemudian data tersebut disampaikan ke Konjen Filipina untuk dicocokkan. Setelah mendapat konfirmasi terkait data diri dan dinyatakan benar warga Filipina, Imigrasi baru dapat menentukan langkah selanjutnya.
“Kalau sudah jelas baru bisa kita proses untuk deportasi ke negara asal,” lanjutnya. Sehingga proses pemeriksaan dan deportasi tergantung dari seberapa cepat Konjen Filipina mengkonfirmasi keabsahan data diri ketiganya yang mengaku terpaksa merapat ke Pulau Maratua karena mengalami kerusakan mesin kapal saat berlayar.
Dijelaskan juga, pihaknya akan segera melayangkan data diri ketiganya ke Konjen Filipina. Pemeriksaan awal ketiganya mengaku berasal dari Filipina, berlayar menuju Bungon yang berada di Pulau Lamun, Filipina.
Ketiga WNA tersebut menggunakan kapal buatan Filipina dengan dua mesin kecil dan satu besar. Saat di perairan lepas ketiganya diterpa hujan dan angin kencang dalam kondisi mengalami kerusakan mesin kapal. Dalam posisi sulit itu, mereka kemudian mencari daratan terdekat untuk merapat.
Kemudian melihat Pulau Maratua lalu merapat. Saat merapat di Nouri Resort, Pulau maratua, ketiganya dalam kondisi kelaparan karena kehabisan bekal dan air minum. Untuk bertahan hidup, mereka hanya mengandalkan air hujan setelah 4 hari terombang ambing di laut.
Dari informasi yang diberikan, Bilibilalan hendak mengantarkan 2 anak buahnya yakni Saleh dan Arbin ke Bungo dengan waktu tempuh sehari semalam, namun mengalami kerusakan mesin kapal besar mereka. Untuk bertahan terpaksa mengandalkan 2 mesin dari perahu kecil yang dibawa serta. (as/nin)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 05 September 2018 21:43

Sabu 1 Kg Gagar Beredar

TANJUNG REDEB. Polres Berau berhasil menggagalkan masuknya narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat…

Senin, 03 September 2018 00:29

Imunisasi MR di Kaltim Rendah

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim menggelar sosialisasi kampanye imunisasi vaksin Measles Rubella (MR),…

Sabtu, 01 September 2018 00:45

Ada Pemeriksaan, Diserbu Warga

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim kembali turut meramaikan kegiatan Kaltim Expo 2018. Kegiatan ini berlangsung…

Jumat, 31 Agustus 2018 00:47

Pendukung Padi Resmi Dibentuk

SAMARINDA. Barisan pendukung capres dan cawapes Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mulai dibentuk. Salah…

Kamis, 30 Agustus 2018 22:04

Waspada Bencana Karhutla

TENGGARONG. Berbagai bencana alam dapat terjadi kapan saja. Untuk menanggulangi ketika terjadi bencana…

Senin, 27 Agustus 2018 23:33

BKKBN Kaltim Segera Luncurkan Rumah Data

Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berecana Nasional (BKKBN) Provinsi Kaltim menggelar Sosialisasi …

Jumat, 24 Agustus 2018 23:50
Di Rumah Bertengkar, di Kantor Ban Dikempesi

Sering Di-Bully, PNS Gantung Diri

SAMARINDA. Tidur nyenyak Warga Jalan KH Usman Ibrahim, Gang Buntu, Samarinda Ilir, terusik. Mereka dibuat…

Jumat, 03 Agustus 2018 22:04

Kukar Luncurkan Program Odah Bedarup

TENGGARONG. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Tim Deputi Pencegahan, terus melakukan edukasi…

Kamis, 02 Agustus 2018 21:30

Tutup Portal, Bangun Posko Perlawanan

SAMARINDA. Setelah menghentikan paksa ekskavator yang hendak menggaruk wilayah mereka, kini warga RT…

Selasa, 31 Juli 2018 00:07

Dinkes Kaltim Semarakkan HAN

MEMPERINGATI Hari Anak Nasional (HAN) 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim turut ambil bagian dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .