MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 22 Februari 2018 21:18
Cerianya Bunda Rita di Sidang Perdana

Meski Didakwa Terima Gratifikasi Rp 469,46 Miliar

IKHLAS. Senyum lepas Rita Widyasari saat meladeni wefie dengan kerabatnya sebelum sidang.

PROKAL.CO, JAKARTA. Dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mulai masuk persidangan, kemarin (21/2). Rita tidak sendirian. Dia bersama komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin mendengarkan dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Keduanya didakwa bersama-sama untuk dugaan gratifikasi senilai Rp 469,4 miliar. Sedangkan terkait indikasi suap senilai Rp 6 miliar yang diduga diterima Rita dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun, jaksa membacakan surat dakwaan secara terpisah. Sebab, Khairudin tidak dijerat dengan dugaan suap tersebut.
Rita tiba di ruang sidang Koesoemah Atmadja Pengadilan Tipikor Jakarta pukul 09.45 WIB. Anak mantan Bupati Kukar Syaukani Hasan Rais tersebut didampingi sejumlah keluarga dan kolega serta pendukung. Sebagian pendukung Rita itu datang langsung dari Kukar, Kaltim.
Sebelum sidang dimulai pukul 10.55 WIB, Rita yang mengenakan setelah blazzer modern warna hitam dan kerudung hitam itu tampak sibuk meladeni para kolega dan pendukung yang meminta berfoto bersama. Politikus Partai Golkar itu pun terlihat semringah karena mendapat dukungan tambahan dari para pendukungnya.
Jaksa lantas merinci penerimaan gratifikasi Rita. Diantaranya Rp 2,53 miliar dari para pemohon terkait penerbitan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan (SKKL) dan izin lingkungan Badan Lingkungan Hidup Daerah Kukar secara bertahap, dan Rp 220 juta terkait penerbitan AMDAL pada BLHD Pemkab Kukar.
Selain itu, uang Rp 286,284 miliar terkait 867 proyek pada Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Kukar, uang Rp 49,548 miliar terkait proyek pembangunan RSUD Parikesit, proyek pembangunan Jalan Tabang, proyek pembangunan SMAN Unggulan 3 Tenggarong, proyek lanjutan semenisasi kota Bangun Liang Ilir, proyek jalan Kembang Janggut - Kelekat Tenggarong, proyek irigasi Jonggon Kukar dan pembangunan Royal World Plaza Tenggarong. Rita juga dituding telah menerima uang Rp 67,393 miliar dari pelaksana proyek pada Dinas Pendidikan Pemkab Kukar
Tak hanya itu, Rita bersama Khairudin juga menerima uang sebesar Rp 18,9 miliar atas penjualan PT Gerak Kesatuan Bersama terkait pemberian izin pertambangan seluas 2.000 hektare. Padahal modal perusahaan diketahui hanya Rp 250 juta.  
“Perbuatan dengan menerima gratifikasi dalam bentuk uang harus dianggap suap karena berhubungan dengan jabatan,” ujar jaksa, Fitroh Rohcahyanto saat membacakan surat dakwaan.
Jaksa juga menilai Rita menerima suap sebesar Rp 6 miliar dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun. Suap itu diberikan terkait izin lokasi perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk PT Sawit Golden Prima. Serta aneka suap dan gratifikasi hingga Rp 496 miliar.
Jaksa mengungkapkan, perkenalan Rita dengan Abun, terjadi sebelum wanita berumur 44 tahun itu sebagai Bupati Kukar pada 2010 lalu. Rita mengenal Abun karena laki-laki bertubuh gempal tersebut dekat dengan ayahnya yang juga mantan Bupati Kukar Syaukani.
Beberapa hari setelah dilantik sebagai bupati, Rita kemudian menugaskan Khairudin sebagai staf khususnya untuk mengondisikan penerimaan uang terkait perizinan dan proyek-proyek yang ada di Kukar. Dia lantas mendatangi para kepala dinas di Kukar agar mengutip sejumlah uang kepada para pemohon izin serta rekanan proyek. Menurut jaksa, selama rentang waktu 2010 sampai Agustus 2017, Rita-Khairudin berhasil mengumpulkan uang korupsi senilai Rp 469.465.440.000.
Atas perbuatannya, Rita Widyasari dan Khairudin dijerat dengan dakwaan Pasal 12 huruf B UU Tipikor. Ancaman hukuman Pasal 12 huruf B adalah hukuman penjara minimal 4 tahun hingga 20 tahun serta denda Rp 200 juta sampai Rp 1 miliar.
Meski begitu, baik sebelum dan sesudah persidangan Rita Widyasari tetap ceria dan tak tertekan. Hadir dengan blazer dan jilbab hitam dirinya tetap ramah meladeni pewarta yang ada di ruang sidang. Ia pun masih yakin jika dakwaan dari jaksa kepada dirinya tak benar.
"Seperti dengan pak Abun, uang tersebut murni berkaitan dengan jual beli emas," jelasnya usai persidangan.
Sementara itu, Komisaris Media Bangun Bersama Khairudin enggan berkomentar. Mulai dari datang hingga sidang kelar, Khairudin tampak lesu. "Nanti saja, nanti," ucapnya ketik diminta berkomentar. (hfz/nha)

loading...

BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 12:22

Rp 14 Juta Ditemukan di Ember

SAMARINDA. Kawasan Gang Pulau Indah, yang terletak di Jalan DI…

Senin, 10 Desember 2018 12:14

Diterpa Isu Suap

“Semua sudah terjadi. Kita kalah dengan tim yang berjuang habis-habisan.…

Minggu, 09 Desember 2018 14:43

Tak Selamat di Gunung Keramat

SAMARINDA. Sejak di tanjakan Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata, truk…

Minggu, 09 Desember 2018 13:49

Oknum PNS Dinsos Bonyok

SAMARINDA. Urat malu Hidayat Firdaus (36), sepertinya sudah putus. Tak…

Sabtu, 08 Desember 2018 12:59

Berebut Beri Nama Anak, Istri Dihajar

SAMARINDA. Perselingkuhan dan ekonomi biasanya menjadi pemicu terhadinya kekerasan dalam…

Kamis, 29 November 2018 17:23

Mayat Berdarah Mengapung SKM

SAMARINDA. Warga dan siswa SMPN 21 di Jalan Tongkol, Samarinda…

Rabu, 28 November 2018 14:11

Kantor Aktivis Diserang

SAMARINDA. Aktivis lingkungan dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali…

Selasa, 27 November 2018 16:04

Sekap Polisi, 9 Tahanan Kabur

SAMARINDA. Peristiwa kaburnya 4 tahanan di Polsek Samarinda Ulu, Jumat…

Senin, 26 November 2018 20:49

Curi Motor, Fitnah Sahabat

SAMARINDA. Meski dihadapkan dengan polisi, tapi Ivan Patisina tetap tak…

Senin, 26 November 2018 20:46

Hidup di Bontang, Nakal di Samarinda

SAMARINDA. Polres Bontang menjadikan Yusuf alias Ucup (33), warga Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .