MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 19 Februari 2018 20:45
Suami yang Hajar Bini Akibat Semalam Tak Pulang
Istri Melunak, Tetap Dipenjara
MASIH DIPROSES. HD masih menjalani pemeriksaan di markas Polsekta Samarinda Ulu. Kasus KDRT yang dilakukan HD masih diproses polisi.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sampai kemarin, HD (28), pria yang menghajar istrinya masih mendekam di tahanan Polsekta Samarinda Ulu. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan HD terhadap istrinya, KW (25), masih diproses polisi.

Bahkan status HD sudah menyadang tersangka. Pria yang memiliki dua orang anak tersebut dijerat pasal 44 ayat 1 UU RI Nomor 23 Tahun 2004. Ancaman hukuman yang akan dijalani HD adalah penjara di atas 5 tahun.

Namun KW yang semula ngotot meminta agar polisi memproses HD karena tak terima atas penganiayaan yang dialaminya, mulai melunak.

“Informasinya pihak istri (KW, Red) sempat berniat mengajukan pencabutan laporan. Tapi sejauh ini belum ada surat pengajuan dan proses hukum tetap berlanjut,” terang Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol R Sigit kepada Sapos.

Mengenai motif, ujar Sigit, dari hasil pemeriksaan tetap diduga terjadi kesalahpahaman. Soalnya HD emosi saat KW semalaman tak pulang, padahal pamit ke rumah temannya tak bermalam.

Telah diberitakan,  semalaman ditunggu istri tak ada kabar apalagi pulang, HD pun jadi gelisah. Padahal istri HD berinisial KW hanya pamit main ke rumah teman. Setelah semalaman ditunggu, akhirnya KW pulang, Kamis (15/2) pagi.

Saat itulah HD mencecar sejumlah pertanyaan kepada istrinya. Keduanya pun cekcok. Setelah itu KW meninggalkan HD bekerja ke salah satu tempat makan di kawasan Dr Soetomo. Cekcok berlanjut dan HD menemui KW di tempat kerjanya. Tak ingin cekcok mereka didengar orang lain, HD membawa KW ke bangunan kosong tempatnya bekerja. Di situlah HD tak kuasa mengendalikan emosinya.

Tangan HD melayang dan mendarat di wajah KW. Tak hanya dihajar menggunakan tangan, HD juga menendang kaki kanan wanita yang memberinya anak kembar tersebut.

Akibat pukulan dan tendangan HD, KW mengalami memar di sekitaran mata kiri dan kaki kanan. Tak terima, KW pun mengadukan perbuatan suami yang sudah hidup bersamanya selama delapan tahun belakangan. Akhirnya HD pun diciduk polisi. (rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*