MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 18 Februari 2018 15:46
Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

Polisi Tangkap Lima Tersangka, Satu Bocah Ikut Terjerat

TERUNGKAP. Empat tersangka pembunuh orangutan akhirnya diringkus. Polres Kutim mengeskpos empat tersangka, kemarin. Sementara satu tersangka lagi masih di bawah umur.

PROKAL.CO, SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah penyelidikan dimulai Minggu (4/2) lalu, Polres Kutim  akhirnya berhasil menangkap lima tersangka. Empat pucuk senapan angin yang digunakan membunuh satwa yang dilindungi itu turut disita petugas.
Penangkapan lima orang terkait dengan kasus pembunuhan orangutan, dibeberkan Kapolres Kutim dalam jumpa pers yang digelar di Polres Kutim, kemarin, Sabtu (17/2).  
Kapolres Kutim AKBP Tedi Ristiawan menjelaskan, penangkapan terhadap para pelaku berhasil dilakukan setelah dilakukan  pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Kelima pelaku tersebut adalah  Mu bin Ce (36), An bin Ha (37), Na bin Sa (54), Na (37), dan seorang anak-anak berinisial Dio. Dio saat ini tidak ikut ditahan karena masih dibawah umur.
“Dari keterangan saksi, kami menyipulkan jika kelima orang ini adalah pelaku pembunuhan orangutan itu. Apalagi, dari mereka berhasil disita empat pucuk senapan angin, yang mereka akui digunakan untuk membunuh orangutan. Meskipun lima tersangka, tapi karena salah seorang  di antaranya masih di bawah umur, makanya tidak ikut ditahan, tapi proses hukum tetap jalan,” katanya.
Diakui Kapolres, kelima pelaku diamankan sejak Kamis (15/2)  lalu di Desa Teluk Pandan, oleh tim penyidik Polres Kutim. Dari keterangan para tersangka diperoleh, jika motif penganiayaan orangutan, dengan cara menembak menggunakan senapan angin itu, karena orangutan telah merusak kebun warga Teluk Pandan ini. Padahal lokasi perkebunan itu sendiri masih  masuk dalam areal Taman Nasional Kutai(TNK) yang menjadi habitat orangutan.
Dalam jumpa pers yang berlangsung sekitar pukul 9.00 Wita, empat pucuk senapan angin, termasuk foto-foto proyektil yang diangkat dari tubuh orangutan, juga diperlihatkan polisi. Di mana  proyektil peluru  diangkat dari tubuh orang utan yang ditemukan Minggu (4/2) lalu dalam kedaan luka, yang kemudian tewas karena ditembus sekitar 130 peluru.
Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 21 ayat 2 huruf a jo pasal 40 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDAE Jo Pasal 55 KUHP yang  bunyinya, setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup. “Ancaman hukuman dari perbuatan tersangka  adalah hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta,” jelasnya .(jn/beb)

loading...

BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 12:14

Diterpa Isu Suap

“Semua sudah terjadi. Kita kalah dengan tim yang berjuang habis-habisan.…

Minggu, 09 Desember 2018 14:43

Tak Selamat di Gunung Keramat

SAMARINDA. Sejak di tanjakan Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata, truk…

Minggu, 09 Desember 2018 13:49

Oknum PNS Dinsos Bonyok

SAMARINDA. Urat malu Hidayat Firdaus (36), sepertinya sudah putus. Tak…

Sabtu, 08 Desember 2018 12:59

Berebut Beri Nama Anak, Istri Dihajar

SAMARINDA. Perselingkuhan dan ekonomi biasanya menjadi pemicu terhadinya kekerasan dalam…

Kamis, 29 November 2018 17:23

Mayat Berdarah Mengapung SKM

SAMARINDA. Warga dan siswa SMPN 21 di Jalan Tongkol, Samarinda…

Rabu, 28 November 2018 14:11

Kantor Aktivis Diserang

SAMARINDA. Aktivis lingkungan dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali…

Selasa, 27 November 2018 16:04

Sekap Polisi, 9 Tahanan Kabur

SAMARINDA. Peristiwa kaburnya 4 tahanan di Polsek Samarinda Ulu, Jumat…

Senin, 26 November 2018 20:49

Curi Motor, Fitnah Sahabat

SAMARINDA. Meski dihadapkan dengan polisi, tapi Ivan Patisina tetap tak…

Senin, 26 November 2018 20:46

Hidup di Bontang, Nakal di Samarinda

SAMARINDA. Polres Bontang menjadikan Yusuf alias Ucup (33), warga Jalan…

Sabtu, 24 November 2018 15:02

Markas Nelayan Digerebek

SAMARINDA. Hasil laut yang berlimpah sepertinya masih belum cukup bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .