MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 18 Februari 2018 15:46
Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

Polisi Tangkap Lima Tersangka, Satu Bocah Ikut Terjerat

TERUNGKAP. Empat tersangka pembunuh orangutan akhirnya diringkus. Polres Kutim mengeskpos empat tersangka, kemarin. Sementara satu tersangka lagi masih di bawah umur.

PROKAL.CO, SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah penyelidikan dimulai Minggu (4/2) lalu, Polres Kutim  akhirnya berhasil menangkap lima tersangka. Empat pucuk senapan angin yang digunakan membunuh satwa yang dilindungi itu turut disita petugas.
Penangkapan lima orang terkait dengan kasus pembunuhan orangutan, dibeberkan Kapolres Kutim dalam jumpa pers yang digelar di Polres Kutim, kemarin, Sabtu (17/2).  
Kapolres Kutim AKBP Tedi Ristiawan menjelaskan, penangkapan terhadap para pelaku berhasil dilakukan setelah dilakukan  pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Kelima pelaku tersebut adalah  Mu bin Ce (36), An bin Ha (37), Na bin Sa (54), Na (37), dan seorang anak-anak berinisial Dio. Dio saat ini tidak ikut ditahan karena masih dibawah umur.
“Dari keterangan saksi, kami menyipulkan jika kelima orang ini adalah pelaku pembunuhan orangutan itu. Apalagi, dari mereka berhasil disita empat pucuk senapan angin, yang mereka akui digunakan untuk membunuh orangutan. Meskipun lima tersangka, tapi karena salah seorang  di antaranya masih di bawah umur, makanya tidak ikut ditahan, tapi proses hukum tetap jalan,” katanya.
Diakui Kapolres, kelima pelaku diamankan sejak Kamis (15/2)  lalu di Desa Teluk Pandan, oleh tim penyidik Polres Kutim. Dari keterangan para tersangka diperoleh, jika motif penganiayaan orangutan, dengan cara menembak menggunakan senapan angin itu, karena orangutan telah merusak kebun warga Teluk Pandan ini. Padahal lokasi perkebunan itu sendiri masih  masuk dalam areal Taman Nasional Kutai(TNK) yang menjadi habitat orangutan.
Dalam jumpa pers yang berlangsung sekitar pukul 9.00 Wita, empat pucuk senapan angin, termasuk foto-foto proyektil yang diangkat dari tubuh orangutan, juga diperlihatkan polisi. Di mana  proyektil peluru  diangkat dari tubuh orang utan yang ditemukan Minggu (4/2) lalu dalam kedaan luka, yang kemudian tewas karena ditembus sekitar 130 peluru.
Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 21 ayat 2 huruf a jo pasal 40 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDAE Jo Pasal 55 KUHP yang  bunyinya, setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup. “Ancaman hukuman dari perbuatan tersangka  adalah hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta,” jelasnya .(jn/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 13:25

Kotak Suara Mulai Didistribusikan

SAMARINDA. KPU Samarinda mulai mendistribusikan kotak suara ke 10 kecamatan…

Jumat, 22 Maret 2019 13:59

MEMPRIHATINKAN..!! Oknum Lurah Ditangkap karena Isap Sabu

SAMARINDA. Satu lagi pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda yang terjaring…

Jumat, 22 Maret 2019 13:54

Penghuni Kolong Jembatan Ditelan Mahakam

SAMARINDA. Udara panas yang menyengat Kota Samarinda membuat sekumpulan anak…

Kamis, 21 Maret 2019 10:36

Tendang Ojek Online, Maling Digebuki

SAMARINDA. Darah segar mengalir di wajah  Rahmadani (33). Laki-laki dengan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:32

Alasan Mandi Buang Penyakit, Ehhh...Dukun Ini Malah Grepe-Grepe Anunya Gadis 16 Tahun

TENGGARONG. Zaman serba modern ini praktik perdukunan masih saja dijumpai.…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Pangkalan Elpiji Nakal Ditutup

SAMARINDA. Di tengah kesusahan warga memperoleh elpiji 3 kg, sejumlah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:35

Dahsyat! 42 Rumah Jadi Arang

TENGGARONG. Si jago merah terus mengintai ketenangan warga Kota Raja…

Selasa, 19 Maret 2019 10:38

Bernostalgia, Jaang Minta Selalu Dikritik

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menjadi tamu paling spesial pada…

Selasa, 19 Maret 2019 10:30

Tongkang Karam, Mahakam Tercemar

SAMARINDA. Tongkang bermuatan ribuan metrix ton emas hitam perlahan miring…

Senin, 18 Maret 2019 10:48

Halaman Museum Samarinda Mendadak Ramai

SAMARINDA. Kasus kenakalan remaja perlu mendapat perhatian khusus oleh semua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*