MANAGED BY:
RABU
23 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Minggu, 18 Februari 2018 15:43
Hantu Kacak Terancam Penjara 9 Tahun

Kemungkinan Ada Korban Lain Masih Ditelusuri

PROSES BERLANJUT. Kasus pencabulan yang dilakukan Munti (kanan) masih disidik anggota Polsekta Samarinda Ulu. Akibat perbuatan yang dilakukannya, Munti terancam penjara 9 tahun. (rin/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ulah usil Munti (22), warga Palaran, harus dibayarnya mahal. Proses hukum kasus pencabulan yang dilakukan Munti, yang meremas payudara gadis muda bernisial DP (26) di kawasan M Yamin, berlanjut.
Status Munti pun ditingkatkan polisi menjadi tersangka. Penyidik Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu menjerat Munti dengan pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman kurungan penjara selama 9 tahun.
“Proses hukumnya tetap berlanjut. Pihak korban (DP, Red) keberatan dan  tetap meminta agar kasusnya diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutur Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol R Sigit kepada Sapos.
Sejauh ini Munti mengaku total sudah tiga kali menggerayangi gadis di jalanan. “Seingat tersangka (Munti, Red) sudah tiga dia melakukan perbuatan itu. Dua dilakukan di wilayah Samarinda Seberang dan yang terakhir di kawasan M Yamin,” kata Sigit.
“Kami masih menelusuri kemungkinan ada korban lain. Yang pasti modusnya tersangka memepet motor pengendara wanita dan menjalankan aksinya. Jika mungkin pernah ada yang merasa jadi korban, mungkin bisa memeriksa apakah pelakunya orang yang sama,” kata Sigit lagi.
Telah diberitakan, gara-gara kebiasaan buruknya yang nyeleneh, Munti  terpaksa mendekam di sel tahanan markas Polsekta Samarinda Ulu. Munti diciduk polisi akibat ulah jahilnya meremas payudara gadis muda berinisial DP di kawasan M Yamin, Samarinda Ulu, Kamis (15/2) sekitar pukul 21.00 Wita.
Munti mengaku, meremas payudara DP karena tak bisa menahan hasratnya. Tak hanya dibuat kesal, gara-gara kelakuan Munti tersebut nyaris saja motor yang ditunggangi DP bersama temannya berinisial GD (22) terjatuh. Ketika itu DP yang memegang kendali stang motor kaget dan hampir tak bisa mengendalikan laju motor.
Tanpa rasa bersalah, usai meremas payudara DP, dengan santainya Munti mengendarai motor Yamaha Xeon miliknya. Tanpa rasa takut akan dikejar DP dan GD, Munti menghentikan motornya di simpang Lembuswana. Saat itu lampu pengatur jalan memang sedang merah, menunjukkan kendaraan harus berhenti.
Warga sempat emosi, namun sebelum terjadi hal tak diinginkan, Munti langsung diamankan dan diserahkan ke polisi. (rin)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 00:59

Terdengar Minta Ampun, Sempat Dilakban

SAMARINDA. Kasus pembunuhan Hasanudin alias Hasan (10) yang diduga akibat dianiaya ayah tirinya, Rahmatulah…

Minggu, 20 Mei 2018 00:21

Tangkap Maling, Dapat Sabu

SAMARINDA. Tasbir (21) bakal dijerat pasal berlapis. Pria ini semula dicurigai sebagai pelaku pencurian…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:22

Saksi Meringankan Bekas Wartawan Itu Tak Hadir

SAMARINDA. Mantan oknum wartawan TV nasional Kasmirudin alias Buyung (37), warga Jalan Kakap, RT 6,…

Jumat, 18 Mei 2018 01:05

Pembunuh Mahasiswi Cantik Itu Dituntut Penjara 15 Tahun

SAMARINDA.  Persidangan kasus pembunuhan seorang mahasiswi cantik yang menempuh pendidikan di salah…

Kamis, 17 Mei 2018 00:19
Ketua LPK Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Diduga Uang Korupsi Dibelikan Rumah dan Mobil

SAMARINDA. Ketua LPK Jmicron, Ednand Apria Danthus menjalani persidangan dengan agenda penuntutan yang…

Rabu, 16 Mei 2018 00:37

Suami Istri Divonis Masuk Penjara

SAMARINDA. Sepasang suami istri (pasutri) bernama Siti (42) dan Hamrulah alias Arul (39), warga Kelurahan…

Selasa, 15 Mei 2018 20:30

Digerebek Makan Pisang, Dibui 4,5 Tahun

SAMARINDA. Dua warga, masing-masing bernama Rahmat Ismail alias Amat (29), warga Jalan Otto Iskandardinata,…

Senin, 14 Mei 2018 19:55

Pernah Beberapa Kali Curi Motor

SAMARINDA. Dua sekawan, Haris (23) dan Rexy Bagus alias Eci (22), keduanya warga Kelurahan Jawa, Kecamatan…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:28

Curi Motor Tetangga, Divonis 12 Bulan

SAMARINDA. Seorang pemuda bernama Sandy Pranata (24), warga Jalan Durian Tunggal, Kecamatan Sungai Kunjang,…

Jumat, 11 Mei 2018 00:21

Kegagalan Multi Organ

SAMARINDA. Luka bakar yang diderita Anggun, yang tewas usai menjalani operasi ketiga pembersihan luka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .