MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 16 Februari 2018 19:47
CATAT NIH..!! Angkutan Online di Kaltim Diberi Tanda

Ditempel Stiker, Dibatasi 200 Kendaraan

TUNJUKKAN STIKER. Kepala Dishub Kaltim, Salman Lumoindong menunjukkan stiker yang bakal dipasang di kendaraan angkutan online.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim akhirnya mengeluarkan stiker bagi kendaraan angkutan online. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa kendaraan bersangkutan sudah resmi beroperasi dan mengikuti aturan.

Aturan yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Kepala Dishub Kaltim, Salman Lumoindong mengutarakan kendaraan angkutan online yang ingin mendapatkan stiker layak dari Dishub harus penuhi sejumlah persyaratan. Mulai dari NPWP, izin usaha dan lainnya.

Berkas sendiri diajukan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setelah mendapat rekomendasi dari Dishub Kaltim. Selain itu kendaraan juga harus ikuti serangkaian pemeriksaan. Mulai dari mendapat izin trayek dari Dishub Kaltim, kemudian mendapat kartu pengawasan, setelah itu kendaraan harus melalui uji KIR dan wajib mendapat STNK. Kalau semua persyaratan itu lengkap, Dishub akan mengeluarkan stiker khusus untuk ditempelkan di kendaraan.

Untuk saat ini baru Go Car Balikpapan yang bisa ditempel stiker dari Dishub Kaltim. “Koperasi dari Samarinda sudah masuk di meja saya tinggal diproses dan dilihat berkasnya,” kata Salman kemarin. Nah, untuk memberi waktu agar pihak pengusaha angkutan online melengkapi persyaratan, Dishub memberi waktu hingga 28 Februari. Selama rentang waktu itu pihaknya hanya bisa lakukan operasi simpatik bekerja sama dengan Satlantas. Itu pun sifatnya hanya persuasif. Setelah lewat masa simpatik barulah bisa diambil tindakan kepada driver maupun pengusaha online roda empat.

Untuk kuota kendaraan sendiri katanya tidak ada perubahan, yakni 200 untuk Samarinda dan 150 di Balikpapan. Meski demikian Dishub pun mengimbau agar pihak aplikator tidak lagi menerima driver per orangan yang baru. Cukup mempekerjakan driver yang sudah bernaung dalam koperasi yang sah. Kuota sendiri lanjutnya silakan dirembukkan dengan pengusaha lain. “Di Balikpapan Go Car dapat 50, Grab 50 dan Uber 50. Tapi semua sambil berjalan, bisa saja ada salah satu yang kuotanya berkurang,” jelas Salman.

Salman pun meminta pihak koperasi Go Car di Samarinda agar bisa melengkapi persyaratan yang kurang. “Sampai hari ini baru Gojek Balikpapan melalui PT Bumi yang mengurus. Di meja saya ada beberapa koperasi yang masuk termasuk di Samarinda,” tutupnya.

Sementara itu, Vice Manager PT Bumi Jasa Utama (BJU) Kalimantan, Muhamad Agus mengakui baru Go Car Balikpapan yang memenuhi persyaratan. Untuk saat ini pihaknya baru bekerja sama dengan aplikasi Go Car. “Mau tidak mau perusahaan rental harus berkerjasama dengan aplikasi. Kita tidak bisa halangi teknologi,” ujarnya. Saat ini pihaknya sedang berupaya memenuhi persyaratan untuk membuka Go Car di Samarinda. “Perhatian kami adalah kendaraan pribadi karena harus di bawah naungan koperasi,” imbuhnya. (cyn/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .