MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 15 Februari 2018 16:34
Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

Maret, Runway BSB Rampung

PROKAL.CO, SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB). Kendati demikian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim tetap optimistis runway BSB bisa rampung pertengahan Maret mendatang.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Salman Lumoindong kepada Sapos.

Diketahui kendala utama progres runway adalah cuaca yang tidak bersahabat. Ya, beberapa hari terakhir Kota Tepian berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dilanda cuaca ekstrem. Hal itu diyakini berimbas pada proses pengerjaan runway.  Salman pun menjelaskan proses percepatan runway tengah dikebut.

“Hari ini (kemrin, Red) progressnya dikebut terus. Awal Maret pengaspalan bisa segera selesai,” katanya.
Pengaspalan sendiri sudah dilakukan sejak Januari. Saat ini, lanjutnya tinggal, 25 meter sisa landasan yang belum diaspal. Pihaknya menargetkan pertengahan Maret mendatang landasan sudah diaspal semua. Setelah pengaspalan rampung, pengerjaan selanjutnya adalah menimbun air strip atau bahu runway.    

Dijelaskan pula sebelum diaspal landasan harus dipasang 5.005 tiang pancang.Setelah itu semua rampung barulah dipasang matras beton terlebih dulu, baru kemudian dilapisi dengan tanah beberapa lapis untuk menguatkan. Setelah tanah sudah ditimbun selanjutnya adalah menaruh agregat A. Dilanjutkan CTBC 30 sentimeter baru terakhir pengaspalan. “Jadi memang banyak lapisannya. Karena ini kan dilintasi pesawat, bukan kontainer,” katanya.

Karena prosesnya tinggal sedikit lagi, pihaknya pun tidak muluk-muluk memasang target rampung pertengahan Maret. “Insya Allah, kalau bisa sih secepatnya,” imbuh Salman.

Salman pun sempat menyinggung keberadaan persoalan lahan dengan tujuh orang warga. Katanya proses sudah selesai, meski pun dia tidak tahu berapa anggaran yang diminta. Dia pun menambahkan area bandara seluas 280 hektare sudah bersertifikat sejak pertengahan 2000. Pembebasan dilakukan pada dasawarsa 90-an. “Sementara warga hanya bermodal pelepasan hak atas tanah. Itu tidak bisa dijadikan sandaran, secara substansi lebih tinggi sertifikat,” tuturnya. (cyn/nha)

 


loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 13:25

Kotak Suara Mulai Didistribusikan

SAMARINDA. KPU Samarinda mulai mendistribusikan kotak suara ke 10 kecamatan…

Jumat, 22 Maret 2019 13:59

MEMPRIHATINKAN..!! Oknum Lurah Ditangkap karena Isap Sabu

SAMARINDA. Satu lagi pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda yang terjaring…

Jumat, 22 Maret 2019 13:54

Penghuni Kolong Jembatan Ditelan Mahakam

SAMARINDA. Udara panas yang menyengat Kota Samarinda membuat sekumpulan anak…

Kamis, 21 Maret 2019 10:36

Tendang Ojek Online, Maling Digebuki

SAMARINDA. Darah segar mengalir di wajah  Rahmadani (33). Laki-laki dengan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:32

Alasan Mandi Buang Penyakit, Ehhh...Dukun Ini Malah Grepe-Grepe Anunya Gadis 16 Tahun

TENGGARONG. Zaman serba modern ini praktik perdukunan masih saja dijumpai.…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Pangkalan Elpiji Nakal Ditutup

SAMARINDA. Di tengah kesusahan warga memperoleh elpiji 3 kg, sejumlah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:35

Dahsyat! 42 Rumah Jadi Arang

TENGGARONG. Si jago merah terus mengintai ketenangan warga Kota Raja…

Selasa, 19 Maret 2019 10:38

Bernostalgia, Jaang Minta Selalu Dikritik

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menjadi tamu paling spesial pada…

Selasa, 19 Maret 2019 10:30

Tongkang Karam, Mahakam Tercemar

SAMARINDA. Tongkang bermuatan ribuan metrix ton emas hitam perlahan miring…

Senin, 18 Maret 2019 10:48

Halaman Museum Samarinda Mendadak Ramai

SAMARINDA. Kasus kenakalan remaja perlu mendapat perhatian khusus oleh semua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*