MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Rabu, 14 Februari 2018 21:51
Kawin Gaib, Prosesnya Paling Panjang

Perceraian di Samarinda Didominasi karena Cemburu

CALON JANDA. Beberapa wanita memenuhi ruang tunggu di Pengadilan Agama Kelas 1-A, Samarinda. Sebagian besar memang wanita yang melakukan gugatan cerai.

PROKAL.CO, Perceraian adalah perkara halal yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, perceraian harus menjadi opsi terakhir dalam menyelesaikan permasalahan suami-istri. Sulitnya proses cerai dilakukan tak membuat mereka yang sudah terlanjur dirundung masalah untuk mengurungkan niatnya.


BAHARUSNYAH, SAMARINDA


Trend perceraian di Samarinda terus meningkat. Penyebab tertinggi adalah pertengkaran atau cekcok yang terjadi terus menerus.
Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kelas 1-A Samarinda, ada 13 faktor penyebab perceraian. Namun tiga diantaranya justru penyumbang perkara terbanyak. Seperti perselisihan terus menerus, kawin gaib atau meninggalkan salah satu pihak, dan faktor ekonomi.
Panitera Muda PA Kelas 1-A Samarinda, Muhammad Rizal membeber bahwa tiga faktor itu selalu mendominasi terjadinya perceraian setiap tahunnya. Selama 2017 lalu, faktor perselisihan atau pertengkaran terus menerus terdapat 674 laporan. Sedangkan gaib atau salah satu pihak meninggalkan, ada 359 laporan. Alasan ekonomi ada 353 laporan. “Ada juga yang umur 19 tahun sudah bercerai. Itu karena bertengkar terus. Sebab emosi pasangan masih sangat labil,” jelasnya.
Pihaknya meyakini mayoritas yang menggugat cerai adalah pihak perempuan. Meski pun pihaknya mengaku belum merekap data tersebut. Rizal mendasarkan keyakinan itu dari berkas perkara yang ditangani. “Data siapa mayoritas penggugat kami belum buat. Tapi kalau dari banyaknya data berkas perkara, perempuan lebih banyak yang menggugat,” imbuhnya.
Ditambahkan Rizal, laporan mengenai tiga faktor penyebab perceraian itu juga terjadi tahun ini. Selama Januari lalu perselisihan dan pertengkaran terus menerus masih mendominasi dengan 79 laporan, disusul kawin gaib dengan 35 laporan, lalu faktor ekonomi 35 laporan.
Rizal juga menerangkan alasan perselisihan atau pertengkaran umumnya karena salah satu pasangan memiliki sifat temperamen. Rata-rata yang ia hadapi karena alasan cemburu. “Kalau mau ditelaah lagi penyebabnya banyak. Karena pasangan termperamen hingga cemburuan, yang akhirnya berimbas kepada hubungan suami istri,” terangnya lagi. Biasanya Pengadilan Agama meyediakan waktu untuk mediasi antara kedua belah pihak. Mediasi wajib dilalui kalau penggugat dan tergugat sama-sama hadir saat sidang. Kalau satu diantaranya enggan menjalankan, perkara otomatis dianggap gugur. Namun, kalau hanya salah satu yang hadir maka proses mediasi bisa dilalui dan lanjut ke proses persidangan selanjutnya.
Tapi tidak semua proses peceraian mudah. Masih di tahapan mediasi, biasanya yang memakan waktu panjang adalah laporan tentang kawin gaib. Prosesnya bisa sampai empat bulan. “Karena si penggugat harus bisa mendatangkan si tergugat yang hilang entah kemana ini. Penggugat harus sampaikan ke media massa,” bebernya. “Kalau tidak hadir selama empat bulan, baik pihak wali atau tergugat, sidang bisa dilanjutkan. Karena dia sudah berusaha,” sambung Rizal.  (*/nha)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*