MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 12 Februari 2018 10:14
Kepergok Mencuri, Nekat Membunuh

Gara-gara Ketahuan Hendak Membawa Lari Pikap

MASIH DIPERIKSA. Gara-gara terlilit utang, MK (empat dari kiri) nekat membunuh untuk mencuri sebuah mobil pikap. (dok)

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Polres Berau mendalami kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan Redy Siswanto (76). Dua pembunuh yang diperiksa berdalih terpaksa menghabisi nyawa Redy. Kedua pelaku masing-masing berinisial MK (31) dan An (28) mengaku nekat membunuh dan membawa kabur mobil milik Redy karena perlu uang bayar utang.

Kasus pembunuhan itu terungkap setelah jasad Redy ditemukan tak jauh dari pondoknya di kawasan Kecamatan Kelay. Jasad Redy dikubur dengan kedalaman sekitar 40 sentimeter dan panjang liang lahat kurang lebih 60 sentimeter. Dengan kondisi lubang yang tak terlalu dalam dan sempit, tubuh Redy pun tertekuk.

Pengejaran Redy dilakukan Polres Berau dibackup Unit Jatanras Polda Kaltim bekerja sama dengan Polres Blitar membuahkan hasil. Dugaan pembunuh Redy melarikan diri ke kampung halamannya terbukti benar. Polisi menciduk MK dan An. MK mengakui membunuh karena perlu duit bayar utang.
MK merupakan mantan karyawan Redy di salah satu Losmen di Tanjung Redeb. Selain itu MK juga dibantu rekannya, An.
Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, melalui Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena menyebut, MK dan An awalnya hanya ingin mencuri mobil milik Redy.

Mobil tersebut digunakan Redy untuk berangkat ke kebunnya, 9 Januari lalu. Pelaku yang berprofesi sebagai buruh angkut kayu itu bersama temannya beraksi. Mereka hendak membawa lari mobil pickup Mitsubisi L300.

Sayangnya saat beraksi, MK dan An dipergoki Redy. Lantaran kaget dan panik, MK segera memukul kepala Redy dengan kayu sepanjang 80 sentimeter. Redy kemudian terjatuh.

“Pelaku ini panik, karena saat beraksi ketahuan korban. Pelaku langsung memukul korban, setelah itu keduanya memastikan bahwa korban tewas dengan cara membekap korban menggunakan bantal. Kemudian korban dikubur di sekitar kebun korban,” jelasnya.

Setelah itu, MK dan An membawa mobil L300 KT 8744, dan dijual di Balikpapan seharga Rp 90 juta. Hasil penjualan dibagi dua, masing-masing MK Rp 70 juta, dan AN Rp 20 juta.

Hasil kejahatan tersebut digunakan MK untuk membayar utang, juga membeli motor baru dan pulang ke kampung halamannya di Blitar, Jawa Timur (Jatim).

"Akhirnya tersangka MK kami amankan di Blitar, setelah dibantu oleh Polres setempat. Dan AN ditangkap di Kelay," lanjut Andika.

Atas perbuatannya, MK dan An dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman mati, atau seumur hidup minimal 20 tahun penjara.(as/rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 21:05

Khianati Kepercayaan, Dipenjara 2,5 Tahun

SAMARINDA. Pengkhianatan kepercayaan yang dilakukan Firman (32),  warga Bontang, harus ditebusnya…

Jumat, 17 Agustus 2018 21:42

Mandi Minyak Bekas di Jalanan

SAMARINDA. Motor roda tiga Viar warna hitam dengan nopol KT 3194 ZI, yang dikendarai Jamal (30), seketika…

Jumat, 17 Agustus 2018 21:41

Sekamar, Tiga Bulan Pesta Sabu

SAMARINDA. Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Samarinda bersama TNI-Polri dan BNNK Samarinda mengamankan…

Jumat, 17 Agustus 2018 21:39

Komunitas Ganja Sulit Ditembus

SAMARINDA. Pelajar dan mahasiswa masih menjadi target empuk para pengedar narkoba. Hal ini terbukti…

Kamis, 16 Agustus 2018 23:47

Turun Mobil Langsung Dicokok

SAMARINDA. Sudarno Yatman (42) tak mengira selama perjalanannya mengendari mobil rupanya telah diikuti…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:28

Hilang 10 Menit, Bocah Sekarat

SAMARINDA. Kecerian sekumpulan anak yang bermain di pinggir sungai di atas sebuah batang di kawasan…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:27

Karyawannya Edarkan Sabu, Masterpiece Pastikan Sudah Dipecat

SAMARINDA. Mendapat kabar Haris Ramadhan, tersangka kasus bisnis barang haram jenis ineks masih mengaku-ngaku…

Selasa, 14 Agustus 2018 21:41

Disatroni Maling, Sekolah Terbakar

SAMARINDA. Masih berusia muda. Namun sudah berani melakukan aksi kriminal. Itulah yang dilakoni dua…

Selasa, 14 Agustus 2018 21:35

Pemain Sabu di Tabang dan Kenohan Terciduk

TENGGARONG. Minggu (12/8) malam sekitar pukul 23.30 Wita, petugas Polsek Tabang dipimpin Kapolsek AKP…

Selasa, 14 Agustus 2018 21:33

Diberi Tumpangan, Malah Pilih Penjara

SAMARINDA. Air susu dibalas air tuba. Pepatah itu benar-benar pas disematkan untuk kelakuan Andry Prasetyo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .