MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 12 Februari 2018 10:14
Kepergok Mencuri, Nekat Membunuh

Gara-gara Ketahuan Hendak Membawa Lari Pikap

MASIH DIPERIKSA. Gara-gara terlilit utang, MK (empat dari kiri) nekat membunuh untuk mencuri sebuah mobil pikap. (dok)

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Polres Berau mendalami kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan Redy Siswanto (76). Dua pembunuh yang diperiksa berdalih terpaksa menghabisi nyawa Redy. Kedua pelaku masing-masing berinisial MK (31) dan An (28) mengaku nekat membunuh dan membawa kabur mobil milik Redy karena perlu uang bayar utang.

Kasus pembunuhan itu terungkap setelah jasad Redy ditemukan tak jauh dari pondoknya di kawasan Kecamatan Kelay. Jasad Redy dikubur dengan kedalaman sekitar 40 sentimeter dan panjang liang lahat kurang lebih 60 sentimeter. Dengan kondisi lubang yang tak terlalu dalam dan sempit, tubuh Redy pun tertekuk.

Pengejaran Redy dilakukan Polres Berau dibackup Unit Jatanras Polda Kaltim bekerja sama dengan Polres Blitar membuahkan hasil. Dugaan pembunuh Redy melarikan diri ke kampung halamannya terbukti benar. Polisi menciduk MK dan An. MK mengakui membunuh karena perlu duit bayar utang.
MK merupakan mantan karyawan Redy di salah satu Losmen di Tanjung Redeb. Selain itu MK juga dibantu rekannya, An.
Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, melalui Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena menyebut, MK dan An awalnya hanya ingin mencuri mobil milik Redy.

Mobil tersebut digunakan Redy untuk berangkat ke kebunnya, 9 Januari lalu. Pelaku yang berprofesi sebagai buruh angkut kayu itu bersama temannya beraksi. Mereka hendak membawa lari mobil pickup Mitsubisi L300.

Sayangnya saat beraksi, MK dan An dipergoki Redy. Lantaran kaget dan panik, MK segera memukul kepala Redy dengan kayu sepanjang 80 sentimeter. Redy kemudian terjatuh.

“Pelaku ini panik, karena saat beraksi ketahuan korban. Pelaku langsung memukul korban, setelah itu keduanya memastikan bahwa korban tewas dengan cara membekap korban menggunakan bantal. Kemudian korban dikubur di sekitar kebun korban,” jelasnya.

Setelah itu, MK dan An membawa mobil L300 KT 8744, dan dijual di Balikpapan seharga Rp 90 juta. Hasil penjualan dibagi dua, masing-masing MK Rp 70 juta, dan AN Rp 20 juta.

Hasil kejahatan tersebut digunakan MK untuk membayar utang, juga membeli motor baru dan pulang ke kampung halamannya di Blitar, Jawa Timur (Jatim).

"Akhirnya tersangka MK kami amankan di Blitar, setelah dibantu oleh Polres setempat. Dan AN ditangkap di Kelay," lanjut Andika.

Atas perbuatannya, MK dan An dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman mati, atau seumur hidup minimal 20 tahun penjara.(as/rin)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 23:16

Istri Dijual Rp 250 Ribu

Akibat menenggak minuman keras (miras), Ali Syauqi (21) tak bisa berpikir jernih. Antara mabuk dan tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .