MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

BORNEO FC

Minggu, 11 Februari 2018 21:20
UNGGUL KUALITAS

4 Borneo FC v Kalteng Putra 0

DUA GOL. Srdjan Lopicic (tengah), merayakan gol bersama Marlon Da Silva dan Abdul Rachman.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Perbedaan kasta di sepak bola Indonesia memang tak bisa dibohongi. Kalteng Putra yang menyambangi Stadion Segiri malam tadi dalam laga uji coba menjadi salah satu contoh nyata. Bermain dengan 10 orang di lapangan sejak menit ketiga, anak-anak Pesut Etam tetap berpesta ke gawang lawannya. Ya, kemenangan 4 gol tanpa balas di dapat anak asuh Iwan Setiawan tersebut. Empat gol tersebut lahir dari Srdjan Lopicic (21” dan 41’), serta masing-masing sebiji gol dari Lerby Eliandri (46’), Titus Bonai (81’). Borneo FC bermain dengan 10 pemain, setelah kiper M Ridho diganjar kartu merah di menit ketiga, setelah mengganjal pemain depan Kalteng Putra. Titus Bonai pun menjadi korban. Ia harus ditarik keluar, dengan memasukan kiper Nadeo Agrawinata. Meski demikian, Borneo FC tetap dominan. Skema 4-1-3-1 dimainkan Iwan Setiawan, dengan Julien Faubert, Sultan Samma serta Lopicic mengisi pos gelandang.
“Terus terang, saya memilih mengeluarkan Tibo (Titus Bonai) karena pertimbangan, Sultan bisa membantu pertahanan. Makanya kami akhirnya memilih menarik Tibo,” ujar Iwan.
Namun karena hanya uji coba, Tibo kembali dimainkan di babak kedua. Namun jumlah pemain Borneo FC tetap 10 di lapangan. Hal ini dilakukan karena Tibo masih dalam tahap seleksi di skuad Pesut Etam. Dan pihak Kalteng Putra pun tak mempermasalahkannya.
Iwan mengatakan, apa yang terjadi di lapangan adalah bahan pelajaran bagi timnya. Sebab bisa saja di kompetisi nanti, Borneo akan mengalami hal yang sama seperti uji coba lawan Kalteng Putra.
“Ini pertandingan bagus dan kita banyak dapat pelajaran,” ujarnya.
Meski menang dengan skor besar, Iwan menegaskan akan tetap melakukan evaluasi pada timnya. Sebab ia juga melihat ada beberapa kesalahan dilakukan pemainnya. Iwan pun kembali menjelaskan, program yang ia jalankan masih di fase kasar, terkait taktik dan strategi.
Sementara itu Marlon Da Silva, pemain Borneo FC mengaku senang ia dan rekan-rekannya bekerja keras meraih kemenangan malam tadi. Ia pun menyatakan sudah tak mempermasalahkan cederanya.
“Sekarang saya masih meningkatkan kemampuan fisik. Di Piala Gubernur Kaltim, saya akan siap 100 persen,” terangnya.
Terpisah, arsitek Kalteng Putra Kas Hartadi mengakui timnya memang kalah kelas dan kualitas dari tuan rumah. Kas sangat berterima kasih, karena mendapat pelajaran berharga dari Borneo FC.
“Yang jelas banyak evaluasi saya lakukan pada tim saya. Sebab banyak kesalahan koordinasi mulai dari belakang, tengah dan depan. Juga kiper yang sempat membuat blunder. Kita juga kalah dalam hal kecepatan dan permainan,” katanya.
Sementara itu Zulvin Zamrun, perwakilan pemain dari Kalteng Putra mengatakan, kekalahan timnya disebabnya karena ia dan rekan-rekannya terlalu terburu-buru dalam permainan.
“Kami juga kalah dalam hal persiapan. Borneo FC sudah melakukan persiapan panjang, sementara kami baru saja akan memulainya,” kata Zulvin. (upi)

loading...

BACA JUGA

Senin, 12 Oktober 2015 02:05

Warga Diminta Cari Jalan Alternatif

<p>SAMARINDA. Selama proses pengecoran Jalan M Said sepanjang 415 meter, warga Lok Bahu dan sekitarnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*