MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

BORNEO FC

Rabu, 07 Februari 2018 18:50
Aturan Tegas, Kompetisi Sehat
BEREBUT BOLA. Pemain depan SSB Pratama Yudha (oranye) dikawal gelandang SSB Friends Soccer (merah putih) saat kedua tim bentrok di pekan ke-2, 4 Februari lalu di Lapangan Expan, Anggana, Kukar.

PROKAL.CO, Pelaksanaan Liga Bocah Samarinda-Sapos (LBS) U-12 di musim perdana langsung mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Pujian tidak hanya datan dari sejumlah pemerhati sepak bola di Kota Tepian, bahkan juga dari beberapa pemain bintang Borneo FC yang berlaga di Liga 1.
CEO Sukan Samarinda Fajrian Nur Darmansyah selaku operator LBS berambisi menjadikan kompetisi ini menjadi percontohan untuk even-even yang lebih besar lainnya.
Kata Fajrian, sehat tidaknya kompetisi tergantung dari seberapa tegas dalam menjalankan aturan atau regulasi yang sudah disepakati bersama. Nah, untuk LBS di musim perdana ini, Fajrian memastikan tidak ingin mundur sedikit pun menerapkan aturan. Termasuk aturan yang paling krusial adalah soal usia pemain yang boleh bermain.
“Kalau di atas 12 tahun kita tidak bisa mainkan. Kami bisa melacak dari sisi medis atau administrasi untuk membuktikan usia setiap pemain,” kata Fajrian.
LBS U-12, untuk musim perdana sudah mulai digelar 21 Januari lalu. Kegiatan ini merupakan kerja sama berbagai unsur di Samarinda. Dioperatori oleh Sukan Samarinda yang menggandeng Samarinda Pos (Sapos) sebagai media partner. Lineza Group dan Tepian TV, merupakan dua perusahaan yang juga ikut mendukung liga ini.
Meski bertajuk liga bocah, namun sistem dan aturan main dalam liga ini semua dibuat seprofesional mungkin, layaknya liga di kasta tertinggi.
Bahkan, laga bertajuk Sukan Samarinda ini dimainkan dengan sistem kompetisi full (kandang dan tandang). Sebanyak 8 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terlibat dalam kompetisi di musim perdana ini. Semua SSB yang menjadi peserta memang sudah memenuhi serangkaian persyaratan. Salah satu syarat utama SSB yang terlibat adalah memiliki lapangan sendiri.
“Setiap pekan kami melakukan evaluasi. Jadi harus ada perbaikan yang dilakukan. Baik di tingkatan perangkat pertandingan ataupun hal-hal teknisnya lainnya,” pungkas Fajrian. (nha)




loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 14:15

Lagi, Kalahkan Tim Papua

STABILITAS permainan anak-anakBorneo FC U-16 patut diacungi jempol. Usai menang…

Senin, 19 November 2018 16:09

Diliburkan Lebih Panjang

TAK bisa dimungkiri, perjalanan jauh ke Serui adalah yang terpanjang…

Minggu, 18 November 2018 16:02

Lupakan, Fokus Persela

SAMARINDA. Borneo FC harus menelan pil pahit kala melakukan lawatan…

Sabtu, 17 November 2018 20:14

JANGAN LIHAT POSISI

SAMARINDA. Musim ini kompetisi Liga 1 menghadirkan banyak partai kejutan.…

Jumat, 16 November 2018 11:54

HARAPAN TINGGAL KHAYALAN

SAMARINDA. Ambisi anak-anak Borneo FC U-19 melangkah ke partai puncak…

Jumat, 16 November 2018 11:52

Mantan Bakal Menyusahkan

DUEL Borneo FC kontra Perseru Serui di pekan ke-21 Liga…

Kamis, 15 November 2018 14:43

ASA UKIR SEJARAH

SAMARINDA. Kompetisi Liga 1 U-19 dalam beberapa tahun terakhir memang…

Kamis, 15 November 2018 14:40

90 Menit Menuju Final

SUDAH dua musim Borneo FC U-19 gagal menjadi dua tim…

Rabu, 14 November 2018 13:11

BERSIAP PERJALANAN PANJANG

SAMARINDA. Nyaris semua tim di kompetisi  Liga 1 setiap musimnya…

Rabu, 14 November 2018 13:07

Hanya Tersisa Diego

MASALAH di pertahanan Borneo FC akan sangat terasa ketika bertemu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .