MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

BORNEO FC

Rabu, 07 Februari 2018 18:50
Aturan Tegas, Kompetisi Sehat
BEREBUT BOLA. Pemain depan SSB Pratama Yudha (oranye) dikawal gelandang SSB Friends Soccer (merah putih) saat kedua tim bentrok di pekan ke-2, 4 Februari lalu di Lapangan Expan, Anggana, Kukar.

PROKAL.CO, Pelaksanaan Liga Bocah Samarinda-Sapos (LBS) U-12 di musim perdana langsung mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Pujian tidak hanya datan dari sejumlah pemerhati sepak bola di Kota Tepian, bahkan juga dari beberapa pemain bintang Borneo FC yang berlaga di Liga 1.
CEO Sukan Samarinda Fajrian Nur Darmansyah selaku operator LBS berambisi menjadikan kompetisi ini menjadi percontohan untuk even-even yang lebih besar lainnya.
Kata Fajrian, sehat tidaknya kompetisi tergantung dari seberapa tegas dalam menjalankan aturan atau regulasi yang sudah disepakati bersama. Nah, untuk LBS di musim perdana ini, Fajrian memastikan tidak ingin mundur sedikit pun menerapkan aturan. Termasuk aturan yang paling krusial adalah soal usia pemain yang boleh bermain.
“Kalau di atas 12 tahun kita tidak bisa mainkan. Kami bisa melacak dari sisi medis atau administrasi untuk membuktikan usia setiap pemain,” kata Fajrian.
LBS U-12, untuk musim perdana sudah mulai digelar 21 Januari lalu. Kegiatan ini merupakan kerja sama berbagai unsur di Samarinda. Dioperatori oleh Sukan Samarinda yang menggandeng Samarinda Pos (Sapos) sebagai media partner. Lineza Group dan Tepian TV, merupakan dua perusahaan yang juga ikut mendukung liga ini.
Meski bertajuk liga bocah, namun sistem dan aturan main dalam liga ini semua dibuat seprofesional mungkin, layaknya liga di kasta tertinggi.
Bahkan, laga bertajuk Sukan Samarinda ini dimainkan dengan sistem kompetisi full (kandang dan tandang). Sebanyak 8 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terlibat dalam kompetisi di musim perdana ini. Semua SSB yang menjadi peserta memang sudah memenuhi serangkaian persyaratan. Salah satu syarat utama SSB yang terlibat adalah memiliki lapangan sendiri.
“Setiap pekan kami melakukan evaluasi. Jadi harus ada perbaikan yang dilakukan. Baik di tingkatan perangkat pertandingan ataupun hal-hal teknisnya lainnya,” pungkas Fajrian. (nha)




loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:44

MASUK GRUP NERAKA

SAMARINDA. Undian kurang baik didapat Borneo FC pada gelaran Piala…

Senin, 18 Februari 2019 10:45

Tetap Fokus Lolos

SAMARINDA. Kemenangan di laga kandang saat bertemu PSS Sleman di…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:57

Tak Kecewa, Tetap Bangga

SAMARINDA. Seleksi pembentukan timnas U-22 yang dipersiapkan ke Piala AFF…

Jumat, 15 Februari 2019 11:54

Amankan Laga Kandang

SAMARINDA. Tugas berat menanti para pemain Borneo FC pada leg…

Kamis, 14 Februari 2019 10:27

Berharap Pemain ke-12

SAMARINDA. Perjuangan Borneo FC di gelaran Piala Indonesia baru masuk…

Rabu, 13 Februari 2019 10:46

DUA PILAR BELUM PASTI

SAMARINDA. Jelang laga leg pertama babak 16 Besar Piala Indonesia…

Selasa, 12 Februari 2019 10:58

Tak Ada Keuntungan

SAMARINDA. Bertemu PSS Sleman di leg pertama babak 16 Besar…

Senin, 11 Februari 2019 12:06

PANPEL SIAPKAN 7.000 TIKET

SAMARINDA. Leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2018 antara…

Sabtu, 09 Februari 2019 14:49

Hadapi PSS Sleman di 16 Besar

SAMARINDA. Kemenangan Borneo FC atas Mojokerto Putra, mengantarkan langkah anak-anak…

Jumat, 08 Februari 2019 14:16

Sinar Asri Akbar

SAMARINDA. Nama Asri Akbar sontak jadi pembicaraan hangat para suporter…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*