MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Sabtu, 03 Februari 2018 10:48
Pengunjung Mabuk, Lokalisasi Mencekam

Diduga Tersinggung, Kasir Wisma Dibogem

DIAMANKAN. Diduga melakukan penganiayaan dan terlibat kasus narkoba, Madi diciduk anggota Polsekta Samarinda Seberang. (IST)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meski sempat dinyatakan ditutup, ternyata Lokalisasi Loa Hui, di Jalan Kurnia Makmur, RT 23, Kelurahan Harapan Baru, masih beroperasi. Bahkan Sabtu (27/1) dini hari, sekitar pukul 01.30 Wita, lokalisasi tersebut sempat mencekam.
Seorang pengunjung wisma Cempaka IV, Maddi alias Madi mengamuk. Pria 31 tahun merusak wisma tempatnya menikmati lantunan musik dangdut. Botol minuman keras (miras) kosong dipecah, begitu pula dengan gelas. Madi juga menganiaya Dian, kasir wisma tersebut.
Satu pukulan tepat mengarah di mata kiri Dian dan membuatnya sulit untuk melihat. Usai menganiaya Dian, Madi melarikan diri bersama temannya dalam keadaan mabuk.
Dian tak terima. Dian pun mengadukan kasus penganiayaan itu ke Polsek Samarinda Seberang atas tuduhan penganiayaan yang dilakukan Madi, yang dipicu salah paham.
“Sebelum kejadian, korban (Dian, Red) bermaksud hanya memindahkan mikrofon yang ada di meja pelaku (Madi, Red) ke meja lain karena kebetulan pelaku tak menggunakan mikrofon tersebut,” beber Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Fatich Nurhadi, melalui Kanit Reskrim Iptu Dedi Setiawan kepada Sapos, kemarin (2/2).
Tak terima mikrofon itu dipindahkan tanpa seizinnya, Madi lantas mengamuk dan melakukan pengrusakan.
“Pintu masuk wisma juga dirusak pelaku,” ujar Dedi.
Berdasarkan laporan Dian, polisi melakukan pengejaran terhadap Madi. Sejumlah tempat persembunyian Madi didatangi polisi, namun Madi sepertinya kabur keluar kota. Sialnya, Kamis (1/2) lalu, Madi berhasil diringkus di Wisma Sedap Malam 2, di areal Lokalisasi Loa Hui.
“Pelaku kami tangkap bukan hanya karena tuduhan penganiayaan, tapi juga karena adanya temuan narkoba jenis sabu sebanyak 4 poket seberat 1,24 gram. Sabu tersebut kami temukan di kantong celana depan sebelah kanan,” tutur Dedi.
Kasus penganiayaan dan narkoba yang dilakukan serta didapat polisi dari tangan Madi masih dikembangkan.
“Kami tengah mengejar siapa pemasok sabu tersebut,” tandasnya.(oke/rin)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:39

Belum Ada Korban Lain

SAMARINDA. Penyidik Polsek Sungai Pinang masih melakukan pemeriksaan terhadap TE…

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…

Sabtu, 17 November 2018 20:25

Kabel Telkom Dijarah Komplotan ABG

SAMARINDA. Proses hukum terhadap remaja 15 tahun berinisial FR terus…

Sabtu, 17 November 2018 20:09

Lengkapi BAP, Siapkan Rekon

SAMARINDA. Penyidik Polsek Samarinda Seberang tengah menggeber proses penanganan perkara…

Jumat, 16 November 2018 11:49

Kesal, Lalu Tonjok Tetangga, Dibui 12 Bulan

SAMARINDA. Tak bisa menahan emosinya, Kus (43) jadi gelap mata.…

Kamis, 15 November 2018 14:38

IRT Dibui 12 Tahun Penjara

SAMARINDA. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Aidah (43) dinyatakan…

Rabu, 14 November 2018 12:52

Tiada Kata Maaf, Masih Ditahan

SAMARINDA. Penyesalan yang dirasakan SW (28) mungkin sudah terlambat. Akibat…

Sabtu, 10 November 2018 22:45

Empat Tahanan Polsek Ulu Kabur

SAMARINDA. Suara berisik atap seng bagian belakang ruang tahanan Polsek…

Jumat, 09 November 2018 22:01

Ada Apa Ini..?? Komnas HAM Turun ke Samarinda

SAMARINDA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia  (Komnas HAM…

Selasa, 06 November 2018 22:09

Digasak Buronan Licin, Ditinggal 5 Menit, Motor Raib

SAMARINDA. Rahmad bukan orang penting. tapi bagi polisi pria 41…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .