MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 18 Januari 2018 16:46
Lahan di Maratua Dikuasai Asing

KKP Ingatkan Jaga Pulau di Berau

DIJAGA! Pulau Sambit dan Pulau Maratua juga masuk dalam kawasan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan pentingnya memelihara aset negara yang ada di Kabupaten Berau. Aset yang dimaksud adalah sejumlah pulau kecil yang kapan saja bisa dicaplok negara lain ataupun dimanfaatkan oleh pihak asing tanpa prosedur jelas. Peringatan itu penting sebagai langkah antisipasi dalam menjaga beberapa pulau dan perairan yang berbatasan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina.
“Kita pernah kehilangan dua pulau (Sipadan dan Ligitan), jangan sampai terulang lagi,” kata Ahmad Aris, Kasubdit Pengolahan Ekosistem Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat kunjungannya ke Berau.
Saat ini, lanjut Aris, pemerintah telah mendaftarkan 16.056 pulau di wilayah Indonesia ke Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Dan masih ada 1.448 pulau yang belum didaftarkan. Pulau Sambit dan Pulau Maratua telah terdaftar di PBB.
Pulau Sambit dan Pulau Maratua juga masuk dalam kawasan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Meski begitu, masih terdapat berbagai persoalan yang muncul di beberapa pulau lainnya di Berau.
Persoalan tersebut, kata Aris, mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, sebagian pulau dan bahkan satu pulau ada yang dikuasai oleh koorporasi asing.
“Seperti Pulau Bakungan, sekarang dikelola oleh orang Jerman. Bahkan kami pun tidak bisa masuk ke pulau itu, ini berbahaya,” tegasnya. Hal yang sama ditemukan di Pulau Maratua. Sejumlah perusahaan asing berinvestasi di Pulau Maratua dengan cara yang tidak prosedural. Aris mencontohkan, ada lahan yang dikuasai Warga Negara Asing (WNA).
“WNA ini menikah dengan warga Maratua yang punya lahan 20 hektare, kemudian dibanguni resor,” ungkapnya. Sementara Pulau Maratua, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2017, masuk sebagai kawasan Pengelolaan Pulau Kecil Terluar. “Ini persoalan serius yang akan kami sampaikan ke presiden,” tegasnya.
Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Yunda Zuliarsih mengatakan, Pemkab Berau kesulitan mengatasi persoalan ini lantaran tidak lagi memiliki kewenangan. “Tapi memang ada persoalan seperti itu, ada perusahaan asing yang mendirikan resor di Pulau Maratua termasuk di Nabuco, Pulau Kaniungan, dan sebagainya,” ungkap Yunda.
Pemerintah pusat melalui KKP tengah fokus untuk mengelola Pulau Maratua dan Pulau Sambit. KKP berencana membuat zona hak kelola lahan untuk masyarakat, sehingga selain untuk memberikan peluang usaha bagi masyarakat, juga untuk mencegah pulau terluar ini dikuasai asing.(as/beb)

 


loading...

BACA JUGA

Senin, 28 Mei 2018 00:37

Warga Jawa Siap Menangkan Rusmadi-Safaruddin

BALIKPAPAN. Dukungan kepada calon gubernur dan calon wakil gubernur Kaltim, Rusmadi-Safaruddin terus…

Senin, 28 Mei 2018 00:17

Tebar Cinta Kasih Melalui Bakti Sosial

DALAM rangka Dharmasanti Waisak 2562 BE/2018 dan HUT ke-25 Vihara Muladharma panitia penyelenggara menggelar…

Senin, 28 Mei 2018 00:16

BKKBN Masih Berpedikat WDP

HINGGA saat ini BKKBN-RI masih mendapatkan penilian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari dari Badan…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:10

Siapkan Armada Khusus Mudik

TANJUNG REDEB. Dinas Perhubungan Berau akan menyediakan angkutan mudik Lebaran. Sejumah armada akan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:24

WADUH..!! Perairan Berau Terus Terancam

TANJUNG REDEB. Luas perairan Kabupaten Berau yang mencapai 1,2 juta hektar menjadi persoalan tersendiri…

Jumat, 25 Mei 2018 00:23

Waspada Terorisme, Jaga Kerukunan Umat Beragama

TENGGARONG. Bulan suci Ramadan 1439 Hijriyah ini digunakan jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar)…

Kamis, 24 Mei 2018 00:27

“Habis Hujan, Busuknya Minta Ampun”

TANJUNG REDEB. Masyarakat sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, Berau,…

Rabu, 23 Mei 2018 00:16

Alat Elektronik Banyak Rusak, Sekkab Minta Kantor Bupati segera Dialiri Listrik

SANGATTA. Pemkab Kutai Timur harus menanggung kerugian karena Kantor Bupati di Bukit Pelangi belum mendapat…

Rabu, 23 Mei 2018 00:11

Wakil Kaltim Masuk Nominasi Nasional

KALTIM boleh berbangga diri, karena H Umar Dani yang jadi wakil Kaltim berhasil masuk sebagai 10 nominasi…

Selasa, 22 Mei 2018 00:03

Berau Belum Bebas dari Bom Ikan

TANJUNG REDEB. Kendati mengalami penurunan, namun aksi bom ikan masih berlangsung di perairan Berau.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .