MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 18 Januari 2018 16:46
Lahan di Maratua Dikuasai Asing

KKP Ingatkan Jaga Pulau di Berau

DIJAGA! Pulau Sambit dan Pulau Maratua juga masuk dalam kawasan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan pentingnya memelihara aset negara yang ada di Kabupaten Berau. Aset yang dimaksud adalah sejumlah pulau kecil yang kapan saja bisa dicaplok negara lain ataupun dimanfaatkan oleh pihak asing tanpa prosedur jelas. Peringatan itu penting sebagai langkah antisipasi dalam menjaga beberapa pulau dan perairan yang berbatasan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina.
“Kita pernah kehilangan dua pulau (Sipadan dan Ligitan), jangan sampai terulang lagi,” kata Ahmad Aris, Kasubdit Pengolahan Ekosistem Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat kunjungannya ke Berau.
Saat ini, lanjut Aris, pemerintah telah mendaftarkan 16.056 pulau di wilayah Indonesia ke Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Dan masih ada 1.448 pulau yang belum didaftarkan. Pulau Sambit dan Pulau Maratua telah terdaftar di PBB.
Pulau Sambit dan Pulau Maratua juga masuk dalam kawasan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Meski begitu, masih terdapat berbagai persoalan yang muncul di beberapa pulau lainnya di Berau.
Persoalan tersebut, kata Aris, mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, sebagian pulau dan bahkan satu pulau ada yang dikuasai oleh koorporasi asing.
“Seperti Pulau Bakungan, sekarang dikelola oleh orang Jerman. Bahkan kami pun tidak bisa masuk ke pulau itu, ini berbahaya,” tegasnya. Hal yang sama ditemukan di Pulau Maratua. Sejumlah perusahaan asing berinvestasi di Pulau Maratua dengan cara yang tidak prosedural. Aris mencontohkan, ada lahan yang dikuasai Warga Negara Asing (WNA).
“WNA ini menikah dengan warga Maratua yang punya lahan 20 hektare, kemudian dibanguni resor,” ungkapnya. Sementara Pulau Maratua, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2017, masuk sebagai kawasan Pengelolaan Pulau Kecil Terluar. “Ini persoalan serius yang akan kami sampaikan ke presiden,” tegasnya.
Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Yunda Zuliarsih mengatakan, Pemkab Berau kesulitan mengatasi persoalan ini lantaran tidak lagi memiliki kewenangan. “Tapi memang ada persoalan seperti itu, ada perusahaan asing yang mendirikan resor di Pulau Maratua termasuk di Nabuco, Pulau Kaniungan, dan sebagainya,” ungkap Yunda.
Pemerintah pusat melalui KKP tengah fokus untuk mengelola Pulau Maratua dan Pulau Sambit. KKP berencana membuat zona hak kelola lahan untuk masyarakat, sehingga selain untuk memberikan peluang usaha bagi masyarakat, juga untuk mencegah pulau terluar ini dikuasai asing.(as/beb)

 


loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:33

Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Pagi ini (19/2), pakar…

Senin, 19 Februari 2018 20:46

Guru Honerer Diangkat Jadi PNS

BONTANG. Para guru honorer di Bontang tahun ini bakal naik status. Pasalnya dari informasi yang diterima…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…

Rabu, 14 Februari 2018 21:43

Kesadaran Masyarakat Meningkat

SANGATTA. Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), ternyata cukup memberikan efek positif…

Selasa, 13 Februari 2018 11:46

Tiga Jembatan di Tiga Kecamatan

SANGATTA. Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim, akan membangun tiga jembatan.…

Selasa, 13 Februari 2018 11:37

Lebihi Kapasitas, Didenda Rp 2 Juta

TANJUNG REDEB. Kerusakan badan jalan khususnya di jalan poros antarkecamatan kerap menjadi keluhan masyarakat…

Senin, 12 Februari 2018 11:21

Dandim Minta Masyarakat Bersatu

SANGATTA. Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha meminta masyarakat bersatu. Permintaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .