MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 17 Januari 2018 16:43
Dua ABG Nyaris Terpanggang

Asyik Main Laptop, Rumah Terbakar

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ember dan gayung menjadi alat pertama sebelum petugas pemadam kebakaran datang di lokasi kebakaran. Inilah yang dilakukan warga Jalan Sejahtera IV, RT 001, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, saat melihat api berkobar di salah satu rumah warga, pukul 13.30 Wita, Selasa (16/1).
Usaha warga melakukan pemadaman manual itu, tentu tak sebanding dengan besarnya api yang kadung membara. Ditambah lagi rumah dengan bahan dasar kayu membuat api dengan cepat merambat dari bagian satu ke bagian lainnya. Warga yang kehabisan cara akhirnya dipukul mundur lantaran panas api yang menyengat.
Api selanjutnya menjalar ke rumah warga yang berada di samping kiri dan kanan. Hal ini membuat kepanikan semakin menjadi. Beruntung satu persatu petugas pemadam kebakaran bersama relawan datang, dan langsung melakukan penyemprotan.
Petugas harus berjibaku dengan api serta menjebol beberapa bagian rumah yang terbakar untuk melakukan penyemprotan ke titip api. Jerih payah petugas akhirnya membuahkan hasil. Api bisa dipadamkan 45 menit kemudian.
Dari informasi yang dihimpun Sapos, asal mula api berasal dari kediaman Akhmad Rafiq (56). Saat kejadian hanya terlihat Ayu (17) dan Ica (15)
anak dari Akhmad.
“Saat itu api sudah berkobar di dalam rumah. Ayu dan Ica sudah berada di luar rumah. Mereka menangis histeris di pinggi jalan. Ayu yang saat itu menangis dengan erat memegang sebuah laptop,” kata Anto (37,) salah seorang warga.
Diduga, sebelum rumah terbakar, kedua ABG ini berhasil keluar terlebih dulu. Dan Ayu yang tengah bermain laptop langsung membawa computer jinjing kesayangnya itu keluar bersama dengan Ica.
“Saya tidak sempat bertanya kenapa bisa rumahnya terbakar. Karena dia menangis terus. Terlihat ketakutan saat itu,” ucap Anto.
Di saat warga dan petugas tengah sibuk melakukan pembasahan, Ida Laila (50) ibunda kedua bocah malang itu, datang setelah mendengar bahwa kediamannya terbakar. Sama seperti Ayu dan Ica, Ida tak kuasa menahan duka saat melihat rumahnya telah rata dengan tanah. Berulang kali Ida menangis histeris bersama kedua putrinya. Bibir wanita paruh baya itu tak henti-hintinya berucap. ”Ya Allah kenapa begini. Kalian enggak apa kah nak,” tangis Ida.
Sementara itu, Jamaluddin (57) yang kediamannya ikut terbakar mengaku kaget mendengar suara histeris warga saat melihat api. Dirinya pun langsung berlari ke arah suara.
“Saya sedang jaga warnet yang ada si samping rumah. Tidak tau juga jika rumah di sebelah saya itu yang terbakar. Beberapa barang elektornik memang sempat kami keluarkan. Selebihnya hangus terbakar,” Kata Jamaluddin.
Nanang Arifin, Koordinator TRC BPBD Kota Samarinda menerangkan, dari hasil pendataan yang telah dilakukan, terdapat dua buah rumah hangus terbakar. Tiga rumah lainnya mengalami rusak ringan dalam musibah ini.
”Untuk data sementara, derdapat 17 jiwa dari 8 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban. Untuk sementara waktu, para korban mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kerugian akibat musibah ini ditaksir lebih dari Rp 700 juta,” kata Nanang.
Untuk penyebab kebakaran sendiri, Nanang belum dapat memastikan. Beruntung tidak terdapat korban jiwa maupun luka dari pemilik rumah. “Tak kurang dari 10 unit tangki dan 15 mesin portable dikerahkan untuk segera memadamkan api. Dan Alhamdulillah dalam tempo 45 menit api berhasil dipadamkan,” terang Nanang.
Di lain pihak, Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Ervin Suryatna mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan dan mencari keterangan dari para korban dan saksi di lapangan. Sehingga belum bisa menyimpulkan penyebab kebarakab.
”Masih dalam penyelelidikan. Namun dari informasi warga yang ada di tempat kejadian diduga berasal dari konsleting listrik,” singkat Ervin. (kis/nha)








loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 21:54

Curi Beras, Motor Dibakar

SAMARINDA. Seperti malam biasanya, Suwito (47) bertugas menjaga gedung SMPN 13 di Jalan Sukorejo, RT…

Sabtu, 15 September 2018 22:47

Kompor Meleduk, Warga Berhamburan

SAMARINDA. Suara sirine meraung-raung di seputaran Jalan Perum Idaman, Pelita 7, Kelurahan Sambutan,…

Jumat, 14 September 2018 23:30
La Bario, Lurah Berprestasi Tersangka Penyerobotan Lahan di Mata Atasan

Diduga Miliki KTP Palsu, Bangun Posyandu Tanpa Dana Pemerintah

Nama mantan Lurah Gunung Lingai, Saripudin La Bario mendadak viral. Ia ditangkap dengan status tersangka…

Jumat, 14 September 2018 23:27

Kebakaran Lahan, 2 Hari Api Tak Padam

SAMARINDA. Setidaknya 13 hektare lahan di Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan habis terbakar. Selain…

Jumat, 14 September 2018 23:26

Sopir Taksi Gelap Tabrak Tentara dan Polisi

SAMARINDA. Kamis kemarin (13/9) menjadi hari yang tak akan dilupa Zakaria (21). Ketika bermaksud pulang…

Selasa, 11 September 2018 21:39

Minta Maaf, Dihajar sampai Sekarat

SAMARINDA. Rudi menjadi orang yang paling dicari oleh warga Jalan Pesut, Gang 6, RT 16, Kelurahan Sungai…

Selasa, 11 September 2018 21:38

Nasib Masjid Itu di Tangan Wali Kota Samarinda

SAMARINDA. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat meminta Wali Kota Samarinda Syaharie…

Sabtu, 08 September 2018 20:46

Duar!!! Tewas Terbakar sampai Gosong

SAMARINDA. Arus lalu lintas di depan SPBU Jalan Slamet Riyadi tiba-tiba macet, Jumat (7/9) kemarin.…

Jumat, 07 September 2018 22:32

Wakil Ketua DPRD Kaltim Kecelakaan

SAMARINDA. Wakil Ketua DPRD Kaltim Samsun nyaris celaka. Mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan…

Jumat, 07 September 2018 22:29

Masuk Jurang, Anak-Istri Terluka

SAMARINDA. Niat Taufik Hidayat (29) untuk menjemput neneknya di Muara Badak, Kukar, gagal total. Mobil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .