MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 17 Januari 2018 16:43
Dua ABG Nyaris Terpanggang

Asyik Main Laptop, Rumah Terbakar

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ember dan gayung menjadi alat pertama sebelum petugas pemadam kebakaran datang di lokasi kebakaran. Inilah yang dilakukan warga Jalan Sejahtera IV, RT 001, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, saat melihat api berkobar di salah satu rumah warga, pukul 13.30 Wita, Selasa (16/1).
Usaha warga melakukan pemadaman manual itu, tentu tak sebanding dengan besarnya api yang kadung membara. Ditambah lagi rumah dengan bahan dasar kayu membuat api dengan cepat merambat dari bagian satu ke bagian lainnya. Warga yang kehabisan cara akhirnya dipukul mundur lantaran panas api yang menyengat.
Api selanjutnya menjalar ke rumah warga yang berada di samping kiri dan kanan. Hal ini membuat kepanikan semakin menjadi. Beruntung satu persatu petugas pemadam kebakaran bersama relawan datang, dan langsung melakukan penyemprotan.
Petugas harus berjibaku dengan api serta menjebol beberapa bagian rumah yang terbakar untuk melakukan penyemprotan ke titip api. Jerih payah petugas akhirnya membuahkan hasil. Api bisa dipadamkan 45 menit kemudian.
Dari informasi yang dihimpun Sapos, asal mula api berasal dari kediaman Akhmad Rafiq (56). Saat kejadian hanya terlihat Ayu (17) dan Ica (15)
anak dari Akhmad.
“Saat itu api sudah berkobar di dalam rumah. Ayu dan Ica sudah berada di luar rumah. Mereka menangis histeris di pinggi jalan. Ayu yang saat itu menangis dengan erat memegang sebuah laptop,” kata Anto (37,) salah seorang warga.
Diduga, sebelum rumah terbakar, kedua ABG ini berhasil keluar terlebih dulu. Dan Ayu yang tengah bermain laptop langsung membawa computer jinjing kesayangnya itu keluar bersama dengan Ica.
“Saya tidak sempat bertanya kenapa bisa rumahnya terbakar. Karena dia menangis terus. Terlihat ketakutan saat itu,” ucap Anto.
Di saat warga dan petugas tengah sibuk melakukan pembasahan, Ida Laila (50) ibunda kedua bocah malang itu, datang setelah mendengar bahwa kediamannya terbakar. Sama seperti Ayu dan Ica, Ida tak kuasa menahan duka saat melihat rumahnya telah rata dengan tanah. Berulang kali Ida menangis histeris bersama kedua putrinya. Bibir wanita paruh baya itu tak henti-hintinya berucap. ”Ya Allah kenapa begini. Kalian enggak apa kah nak,” tangis Ida.
Sementara itu, Jamaluddin (57) yang kediamannya ikut terbakar mengaku kaget mendengar suara histeris warga saat melihat api. Dirinya pun langsung berlari ke arah suara.
“Saya sedang jaga warnet yang ada si samping rumah. Tidak tau juga jika rumah di sebelah saya itu yang terbakar. Beberapa barang elektornik memang sempat kami keluarkan. Selebihnya hangus terbakar,” Kata Jamaluddin.
Nanang Arifin, Koordinator TRC BPBD Kota Samarinda menerangkan, dari hasil pendataan yang telah dilakukan, terdapat dua buah rumah hangus terbakar. Tiga rumah lainnya mengalami rusak ringan dalam musibah ini.
”Untuk data sementara, derdapat 17 jiwa dari 8 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban. Untuk sementara waktu, para korban mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kerugian akibat musibah ini ditaksir lebih dari Rp 700 juta,” kata Nanang.
Untuk penyebab kebakaran sendiri, Nanang belum dapat memastikan. Beruntung tidak terdapat korban jiwa maupun luka dari pemilik rumah. “Tak kurang dari 10 unit tangki dan 15 mesin portable dikerahkan untuk segera memadamkan api. Dan Alhamdulillah dalam tempo 45 menit api berhasil dipadamkan,” terang Nanang.
Di lain pihak, Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Ervin Suryatna mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan dan mencari keterangan dari para korban dan saksi di lapangan. Sehingga belum bisa menyimpulkan penyebab kebarakab.
”Masih dalam penyelelidikan. Namun dari informasi warga yang ada di tempat kejadian diduga berasal dari konsleting listrik,” singkat Ervin. (kis/nha)








loading...

BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 14:43

Tak Selamat di Gunung Keramat

SAMARINDA. Sejak di tanjakan Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata, truk…

Minggu, 09 Desember 2018 13:49

Oknum PNS Dinsos Bonyok

SAMARINDA. Urat malu Hidayat Firdaus (36), sepertinya sudah putus. Tak…

Sabtu, 08 Desember 2018 12:59

Berebut Beri Nama Anak, Istri Dihajar

SAMARINDA. Perselingkuhan dan ekonomi biasanya menjadi pemicu terhadinya kekerasan dalam…

Kamis, 29 November 2018 17:23

Mayat Berdarah Mengapung SKM

SAMARINDA. Warga dan siswa SMPN 21 di Jalan Tongkol, Samarinda…

Rabu, 28 November 2018 14:11

Kantor Aktivis Diserang

SAMARINDA. Aktivis lingkungan dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim kembali…

Selasa, 27 November 2018 16:04

Sekap Polisi, 9 Tahanan Kabur

SAMARINDA. Peristiwa kaburnya 4 tahanan di Polsek Samarinda Ulu, Jumat…

Senin, 26 November 2018 20:49

Curi Motor, Fitnah Sahabat

SAMARINDA. Meski dihadapkan dengan polisi, tapi Ivan Patisina tetap tak…

Senin, 26 November 2018 20:46

Hidup di Bontang, Nakal di Samarinda

SAMARINDA. Polres Bontang menjadikan Yusuf alias Ucup (33), warga Jalan…

Sabtu, 24 November 2018 15:02

Markas Nelayan Digerebek

SAMARINDA. Hasil laut yang berlimpah sepertinya masih belum cukup bagi…

Jumat, 23 November 2018 16:03

Terbakar, Kawan Disangka Terpanggang

SAMARINDA. Menangis sejadi-jadinya. Hanya itu yang bisa dilakukan Maimunah (50).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .