MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Rabu, 17 Januari 2018 16:17
Waktu Tempuh Lebih Singkat

Alasan Warga Masih Menggunakan Tambangan

EKSIS. Tambangan melalui Dermaga Batang Aji di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang masih jadi primadona untuk sebagian warga sebagai transportasi umum. (Marpilus)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meski terbilang sangat konvensional, namun tambangan masih menjadi primadona sebagai alat transportasi umum bagi warga. Dengan menggunakan perahu berbahan dasar kayu ulin tersebut, warga dapat dengan cepat menuju kawasan Pasar Pagi dari Samarinda Seberang.
Seperti pantauan Sapos terhadap suasana Dermaga Batang Aji yang terletak di bilangan Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang. Lokasi yang digunakan para motoris tambangan untuk tambat ini masih diserbu warga yang ingin menyeberangi Sungai Mahakam setiap harinya.
Seperti yang diungkapkan Ketua Tambangan di Dermaga Jembatan Batang Aji, Jamaluddin. Menurut pria berusia 50 tahun itu, hingga saat ini minat warga untuk menggunakan jasa penyeberangan dari dermaga tersebut masih cukup tinggi, meski tak sebanyak pada beberapa tahun yang lalu.  “Sehari, satu dua kali berangkat. Sekali berangkat dapat tujuh penumpang,” ungkapnya.
Banyak warga yang memilih transportasi air tersebut karena aksesnya lebih cepat menuju kawasan Pasar Pagi di Samarinda Kota.  “Dari pada naik angkot lewat jembatan (Mahakam, Red) jauh, menyeberang dari sini hanya butuh waktu lima sampai sepuluh menit untuk sampai di Pasar Pagi,” paparnya.
Selain itu, tarif yang dipatok untuk sekali menyeberang cukup terjangkau. Jamaluddin menyebut, bagi warga yang menggunakan jasa tambangan hanya dikenakan tarif sebesar Rp 5 ribu per penumpang untuk sekali menyeberang. “Masih sangat terjangkau,” tambanya.
Dia berharap, nasib dermaga yang sudah ada sejak berdiri sejak tahun 1980-an itu tetap diperhatikan pemerintah. Terutama dari segi perawatannya.  “Hanya masalah perwatan saja kami tidak memiliki cukup dana,”  tandasnya. (rm-1/aya)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 17:01

Segera Panggil Pemilik Lahan

SAMARINDA. Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda telah melakukan peninjauan lapangan, guna menindaklanjuti…

Senin, 19 Februari 2018 20:48

Simpang APT Pranoto Perlu Lampu Lalin

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lalin) di simpang tiga Jalan APT Pranoto, menuju Jalan KH Harun Nafsi,…

Minggu, 18 Februari 2018 15:45

Bekas Lahan Tambang Dijadikan Perumahan 

SAMARINDA. Bekas lahan tambang batu bara di Kota Tepian masih menyisahkan PR. Seiring dengan Peninjauan…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:52

Lima Kelurahan Usulkan Semenisasi Gang

SAMARINDA. Usulan-usulan lima kelurahan di wilayah Kecamatan Samarinda Seberang, sudah dibahas dalam…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Perekaman Data Menyasar Sekolah

SAMARINDA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda memaksimalkan perekaman data…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga

SAMARINDA. Akibat jalan rusak sepanjang 500 meter yang berada di Jalan Kenangan 4 RT 76, Kelurahan Sungai…

Rabu, 14 Februari 2018 21:54

Banjir Lumpur Hantui Warga Jalan Suroboyo

SAMARINDA. Hujan deras sebentar saja, warga di Jalan Suroboyo, RT 34, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan…

Selasa, 13 Februari 2018 11:34

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan

SAMARINDA. Kondisi Jalan Biawan, Kelurahan Sidomulyo, Samarinda Ilir kembali rusak. Hal ini karena hujan…

Selasa, 13 Februari 2018 11:30

Tunggu Laporan, Polisi Siap Mengusut

SAMARINDA. Aparat Polsekta Samarinda Ulu siap mengusut kasus pencurian perangkat lampu di areal Polder…

Selasa, 13 Februari 2018 11:23

Ini Baru Maling...

SAMARINDA. Layaknya petugas perbaikan jaringan telepon, Feri Fadly dan Yudi alias Adi, memanjat tiang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .