MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Senin, 15 Januari 2018 01:08
Defisit, Tak Sanggup Tangani Bujangga
PATAH. Salah satu titik jalan di kawasan Bujangga yang memerlukan penanganan segera.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Jalur jalan Gatot Subroto khususnya di kawasan Bujangga telah dibuka untuk roda 2 dan 4. Namun sejumlah titik rawan rusak di kawasan ini sudah muncul sejak lama. Seperti patahan badan jalan di depan Inhutani. Kian hari patahannya semakin dalam. Sementara keuangan Pemkab Berau saat ini masih sangat berat untuk penanganan.
Pasalnya sepanjang kawasan Bujangga merupakan bantaran Sungai Segah. Parahnya lagi berada ditikungan sungai yang merupakan daerah tabrakan arus air dengan daratan. Tidak heran jika kawasan ini terus mengalami erosi sepanjang tahun.
“Jadi memang Bujangga itu sebenarnya rawan, yang gawat adalah bukan hanya didarat, tetapi bagian bawah juga karena disenggol air terus, jadi di atas masih padat dibawahnya berongga,” jelas Wabup. Untuk penanganan langsung disumber masalah yakni sungai, disebutkan membutuhkan biaya yang sangat besar mencapai ratusan miliar.
Sewaktu-waktu jalan ini bisa saja mengalami longsor, seperti sebelumnya-sebelumnya terutama  akses jalan yang baru ditangani 2017 lalu dan baru dibuka beberapa pekan terakhir. Penanganannya juga tidak bisa hanya pada sisi darat melainkan keseluruhan.
Dengan kondisi keuangan Pemkab Berau saat ini hampir bisa dipastikan belum bisa melakukan penanganan antisipasi kerusakan.
Sebab selain biayanya yang demikian besar, paling mendasar adalah batas kewenangan jalan yang bukan mmerupakan kewenangan kabupaten.
Tetapi dari sisi manfaat dan dampak tentunya pasti dirasakan oleh masyarakat Berau sendiri jika terjadi kerusakan jalan. Tanda-tanda kerusakan seperti patahan badan jalan kini sudah bisa dirasakan saat melintas.
Bagi pengendara yang tiak tahu bisa saja kaget bahkan bisa berbahaya bagi pengendara sepeda motor karena rawan terjatuh jika tidak mengurangi kecepatan.
“Sekarang memang sedang ada pengerjaan sisi air di Bujangga, hanya saya tidak tahu apakah smapai disisi depan Inhutani itu penanganannya,” sebutnya lagi.
Untuk itu pihaknya akan kembali melaporkan kondisi terkini jalur ini ke Kementrian PUPR ataupun menyampaikan kepada PU Provinsi agar ada perhatian kembali.
“Sebab berat kalau dengan keuangan sendiri, selain itu kami juga harus menunggu kajian tekhnis lagi kitakan punya orang yang bisa mengkaji itu, walapun dulu sudah pernah dan saya yakin penyebabnya sama yakni air, sebab percuma kalau kita bangun tetapi tidak lama rusak lagi,makanya perlu kajian teknis,” tandasnya. (as/ama)


loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:33

Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Pagi ini (19/2), pakar…

Senin, 19 Februari 2018 20:46

Guru Honerer Diangkat Jadi PNS

BONTANG. Para guru honorer di Bontang tahun ini bakal naik status. Pasalnya dari informasi yang diterima…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…

Rabu, 14 Februari 2018 21:43

Kesadaran Masyarakat Meningkat

SANGATTA. Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), ternyata cukup memberikan efek positif…

Selasa, 13 Februari 2018 11:46

Tiga Jembatan di Tiga Kecamatan

SANGATTA. Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim, akan membangun tiga jembatan.…

Selasa, 13 Februari 2018 11:37

Lebihi Kapasitas, Didenda Rp 2 Juta

TANJUNG REDEB. Kerusakan badan jalan khususnya di jalan poros antarkecamatan kerap menjadi keluhan masyarakat…

Senin, 12 Februari 2018 11:21

Dandim Minta Masyarakat Bersatu

SANGATTA. Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha meminta masyarakat bersatu. Permintaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .