MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 14 Januari 2018 21:58
NGERI..!! Pria Ini Dibunuh Selingkuhan Istri

Diteror Lewat Telepon, Datang Bawa Samurai

PETAKA ASMARA. Rio dan istrinya, Kana, terbaring bersimbah darah akibat diserang seorang pria pada Jumat (12/1) malam di kediamannya, terletak di Jalan Sultan Alimuddin Tenggarong. Akhirnya Rio tewas. Pelaku penyerangan tak lain Er, seorang pria diduga selingkuhan Kana beberapa waktu lalu. (idin/sapos)

PROKAL.CO, TENGGARONG. Kisah hidup Rio (37) berujung tragis. Pria sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan tambang batu bara itu mengembuskan napas terakhir, Jumat (12/1) malam. Senjata tajam (sajam) jenis samurai menembus perut sebelah kirinya. Rio ditemukan tewas di sebuah rumah sewa terletak di Gang Rukun Jalan Sultan Alimuddin Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Ironisnya lagi, terduga pembunuhnya adalah Er, seorang pria selingkuhan Kana (36), tak lain istri Rio. “Pelaku mendadak masuk ke rumah sewa dihuni korban (Rio, Red) dan istrinya pada Jumat malam. Saat itu sang pelaku langsung menusukkan sajam ke bagian perut Kana. Begitu dalam rumah, giliran Rio dilukai pelaku. Sampai kini pelaku masih dikejar petugas kami,” ungkap Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Reskrim AKP Yuliansyah, Sabtu (13/1) malam.

Keterangan diperoleh harian ini, Er, seorang pria berusia 40 tahun juga memiliki istri. Entah bagaimana ceritanya, beberapa waktu lalu Kana dan Er menjalin hubungan asmara. Namun sekitar sebulan terakhir, Kana meninggalkan Er alias kembali dalam pelukan Rio.
“Kemungkinan korban sering bertengkar dengan pelaku melalui telepon. Karena keterangan sejumlah saksi, korban beberapa waktu terakhir sering terlibat adu mulut dengan seseorang yang menelepon, diduga pelaku berinisial Er tersebut,” tambah Yuliansyah.

Dugaan maut berselubung asmara sehingga merenggut nyawa Rio tersebut semakin diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi. Misalnya menurut seorang warga tinggal dekat kediaman pasangan suami istri (Pasutri) itu, sekitar 3 hari lalu mereka kembali mendengar Rio marah-marah dengan seseorang di telepon. Ternyata lawan bicara Rio tak lain Er.

Puncaknya, Jumat malam itu selepas Magrib atau beberapa saat sebelum kejadian, seorang pria tak dikenal mengendarai sebuah motor datang ke Gang Rukun, menanyakan tempat tinggal Rio bersama Kana. Setelah mendapat penjelasan dari seorang warga, pria diduga Er itu langsung mendatangi tempat dimaksud. Sempat mengetuk pintu kemudian dibuka oleh Kana, secepatnya Er kembali ke motornya.

“Ketika pintu dibuka korban perempuan (Kana, Red), secepatnya pelaku mengambil sajam di motornya, berupa sebilah samurai. Dia kembali ke pintu rumah yang sempat dibuka Kana,” katanya lagi.

Begitu melihat Er datang lalu menyambar sebilah samurai, Kana sempat menahan pintu rumahnya. Perempuan itu berupaya kuat agar Er tidak masuk rumah. Tapi usaha tersebut tak berhasil. Kana ambruk bersimbah darah di belakang pintu setelah mendapatkan “hadiah” berupa luka tikaman samurai Er di bagian perut sebelah kiri.

Serangan mendadak dilancarkan Er sama sekali tak disangka Kana maupun Rio. Sehingga begitu Kana roboh setelah ditikam samurai, giliran Rio dilukai Er. Tentu saja Er cukup leluasa menyerang Rio yang tak dapat melakukan perlawanan berarti. Pria bertubuh sedang itu langsung meringis kesakitan begitu perut sebelah kiri robek ditembus samurai Er.

“Pelaku langsung kabur dari TKP setelah melukai kedua korban,” tambah Yuliansyah. Tanpa buang waktu si pelaku langsung angkat kaki, memacu motornya meninggalkan kediaman Rio dan Kana. Sejumlah warga langsung berdatangan ke TKP. Mereka langsung menghubungi polisi dan pihak rumah sakit. Dalam waktu singkat petugas Polres Kukar dan Polsek Tenggarong bersama sejumlah tenaga medis dengan mobil ambulans, tiba di lokasi kejadian.

Tapi malangnya nyawa Rio tak tertolong akibat luka parah dideritanya.(idn/beb)


loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 23:05

Sumber Api dari Kamar Mesin

SAMARINDA. Sejumlah pekerja di areal galangan kapal PT Niaga Baru di RT 6, Kelurahan Bukuan, Kecamatan…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:28

DBD Renggut Nyawa Anak di Palaran

SAMARINDA. Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merenggang nyawa. Hal ini dilaporkan oleh satu…

Senin, 15 Oktober 2018 22:48

Habib Umar Diisukan Diciduk Densus

SAMARINDA. Isu tak sedap menerpa kedatangan Guru Mulia Al'Alimul' Allaamah Al Arif Billah, Al Habib…

Senin, 15 Oktober 2018 22:39

"Gempa" di Loa Janan

SAMARINDA. Gempa 7,4 skala richter di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu, seolah kembali…

Senin, 15 Oktober 2018 00:16

Isran “Haramkan” Antrean Panjang di SPBU

SAMARINDA. Belum sebulan pasca dilantik sebagai Gubernur Kaltim, Isran Noor mulai mereview kembali janji-janji…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:37

Penculik Anak Berkeliaran, Warga Samarinda Resah

SAMARINDA. Kabar penculikan anak di luar Samarinda membuat orangtua khususnya ibu rumah tangga (IRT)…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:35

Jaga Salat, Niscaya Musibah Diangkat

Kedatangan ulama besar asal Tarim, Hadramaut, Habib Umar Bin Hafidz di Samarinda menjadi magnet. Bak…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:09

Tak Tahan Tanah Terus Tergerak-gerak

Gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih menyimpan…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:47

Wanita Hamil Nyaris Dibakar

SAMARINDA. Usman tergolong pria yang sangat sadis. Dihadapan anak-anaknya, pria paruh baya itu nyaris…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:46

Berkat Batang Kayu, Berebut Keluar Kota Palu

TAK ada yang menyangka jika Kota Palu akan luluh lantak akibat gempa dan tsunami.  Termasuk belasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .