MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Jumat, 12 Januari 2018 17:15
Terancam Copot Jabatan

PNS Diwanti-wanti Tak Berpolitik

HARUS NETRAL. PNS di lingkungan Pemkab Kutim diminta tak berpihak ke salah satu pasangan calon Gubernur Kaltim. Jika nekat terlibat politik, Bupati Kutim akan memberikan sanksi pencopotan jabatan dan turun pangkat. (net)

PROKAL.CO, SANGATTA. Pesta Demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 mulai ramai. Apalagi setelah keempat pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018-2023, yang terdiri dari pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi, Syaharie Jaang – Awang Ferdian Hidayat, Andi Sofyan Hasdam – Nusyirwan Ismail, serta Rusmadi – Safaruddin resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.
Tentu, masyarakat kini sudah mulai melakukan kalkulasi peta kekuatan keempat pasang balon pimpinan Kaltim mendatang tersebut. Termasuk  Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim). Apalagi salah satu balon Gubernur Kaltim, Isran Noor merupakan mantan Bupati Kutim. Hal ini bisa jadi magnet tersendiri bagi PNS Kutim, untuk ikut-ikut mendukung salah satu paslon.
Untuk itu Bupati Kutim Ismunandar mewanti-wanti kepada PNS di lingkungan Pemkab Kutim, untuk tetap bersikap netral dan tidak memihak kepada salah satu pasangan balon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.
“PNS sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) memang dituntut netralitasnya. Meski tetap memiliki hak pilih, namun PNS tidak diperkenankan terlibat langsung, baik dalam bentuk dukungan kepada salah satu balon kepala daerah, apalagi sampai ikut serta berkampanye. Karena jika terlibat polisi, maka bisa kena sanksi berat,” kata Ismunandar di depan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutim.
Terpisah, Sekkab Kutim Irawansyah mengatakan, sikap netral PNS ditunjukkan dengan tidak boleh ikut berkampanye. Bahkan berfoto dengan salah satu balon pilkada  juga dilarang. Namun memang PNS tetap memiliki hak pilih dalam menentukan siapa pasangan Gubernur dan Wagub Kaltim kedepan, sesuai hati nurani masing-masing.
“Saat ini sudah ada edaran resmi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait netralitas PNS dalam pilkada serentak 2018. Surat edaran tersebut sudah diteruskan kepada Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kebangpol) Kutim, untuk ditindaklanjuti kepada seluruh PNS pada OPD di lingkungan Pemkab Kutim. Jika ada PNS yang kedapatan melanggar aturan tersebut, maka sanksi mulai dari penurunan pangkat dan golongan serta pencopotan dari jabatan yang ada,” jelasnya.
Dikatakan Irawansyah, Pilkada Gubernur dan Wagub Kaltim sebenarnya tidak terlalu memberikan efek kepada masyarakat yang ada di kabupaten. Jauh berbeda dengan pilkada Bupati dan Wabup yang memang jelas memberikan efek langsung kepada masyarakat di kabupaten. “Namun siapapun paslon Gubernur dan Wagub Kaltim yang nantinya menjadi pemenang, maka seluruh masyarakat di Kaltim wajib mendukungnya, tidak terkecuali dengan PNS,” pungkasnya. (jn/rin)


loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 15:49

Imigrasi Awasi 106 WNA

TANJUNG REDEB. Meningkatkan hubungan kerja dengan negara-negara lain dalam pembangunan nasional, dikemas…

Rabu, 17 Januari 2018 15:41

36 Item Proyek Multiyears Dikawal Kejari

SANGATTA. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta tahun ini akan kerja keras melakukan pendampingan terhadap…

Senin, 15 Januari 2018 01:08

Defisit, Tak Sanggup Tangani Bujangga

TANJUNG REDEB. Jalur jalan Gatot Subroto khususnya di kawasan Bujangga telah dibuka untuk roda 2 dan…

Senin, 15 Januari 2018 01:04

Nasib Honorer K2 Ngambang

SANGATTA. Nasib sekitar 150 orang honorer K2 di Kutim, belum jelas. Meskipun sesuai aturan PP 48 mereka…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:47

Gaji PNS dan TK2D Aman untuk 6 Bulan

SANGATTA. Gaji untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kutim dipastikan…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:44

Kontainer Diminta Tak Lewat Jalan H Isa III

TANJUNG REDEB. Jalan H Isa III, Kecamatan Tanjung Redeb, kini dalam kondisi rusak. Kerusakan tersebut…

Jumat, 12 Januari 2018 17:17

Komisi III Lakukan Evaluasi

TANJUNG REDEB. Memasuki tahun anggaran 2018, Komisi III DPRD Berau mulai  melakukan evaluasi terhadap…

Kamis, 11 Januari 2018 18:00

Pemkab Siap Berutang

TANJUNG REDEB. Untuk pembiayaan proyek-proyek Besar, Pemkab Berau siap berutang ke pemerintah pusat.…

Kamis, 11 Januari 2018 17:58

Proses Panjang, Lahan Belum Siap

SANGATTA.  Meskipun pembangunan Bandara Sangkima telah dianggarkan dalam proyek tahun jamak, namun…

Rabu, 10 Januari 2018 18:27

Pembunuh Sadis Dituntut Seumur Hidup

TANJUNG REDEB. Tiga orang pelaku pembunuhan berencana terhadap seorang pengusaha bernama Samir, pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .