MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 12 Januari 2018 17:15
Terancam Copot Jabatan

PNS Diwanti-wanti Tak Berpolitik

HARUS NETRAL. PNS di lingkungan Pemkab Kutim diminta tak berpihak ke salah satu pasangan calon Gubernur Kaltim. Jika nekat terlibat politik, Bupati Kutim akan memberikan sanksi pencopotan jabatan dan turun pangkat. (net)

PROKAL.CO, SANGATTA. Pesta Demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 mulai ramai. Apalagi setelah keempat pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018-2023, yang terdiri dari pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi, Syaharie Jaang – Awang Ferdian Hidayat, Andi Sofyan Hasdam – Nusyirwan Ismail, serta Rusmadi – Safaruddin resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.
Tentu, masyarakat kini sudah mulai melakukan kalkulasi peta kekuatan keempat pasang balon pimpinan Kaltim mendatang tersebut. Termasuk  Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim). Apalagi salah satu balon Gubernur Kaltim, Isran Noor merupakan mantan Bupati Kutim. Hal ini bisa jadi magnet tersendiri bagi PNS Kutim, untuk ikut-ikut mendukung salah satu paslon.
Untuk itu Bupati Kutim Ismunandar mewanti-wanti kepada PNS di lingkungan Pemkab Kutim, untuk tetap bersikap netral dan tidak memihak kepada salah satu pasangan balon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.
“PNS sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) memang dituntut netralitasnya. Meski tetap memiliki hak pilih, namun PNS tidak diperkenankan terlibat langsung, baik dalam bentuk dukungan kepada salah satu balon kepala daerah, apalagi sampai ikut serta berkampanye. Karena jika terlibat polisi, maka bisa kena sanksi berat,” kata Ismunandar di depan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutim.
Terpisah, Sekkab Kutim Irawansyah mengatakan, sikap netral PNS ditunjukkan dengan tidak boleh ikut berkampanye. Bahkan berfoto dengan salah satu balon pilkada  juga dilarang. Namun memang PNS tetap memiliki hak pilih dalam menentukan siapa pasangan Gubernur dan Wagub Kaltim kedepan, sesuai hati nurani masing-masing.
“Saat ini sudah ada edaran resmi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait netralitas PNS dalam pilkada serentak 2018. Surat edaran tersebut sudah diteruskan kepada Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kebangpol) Kutim, untuk ditindaklanjuti kepada seluruh PNS pada OPD di lingkungan Pemkab Kutim. Jika ada PNS yang kedapatan melanggar aturan tersebut, maka sanksi mulai dari penurunan pangkat dan golongan serta pencopotan dari jabatan yang ada,” jelasnya.
Dikatakan Irawansyah, Pilkada Gubernur dan Wagub Kaltim sebenarnya tidak terlalu memberikan efek kepada masyarakat yang ada di kabupaten. Jauh berbeda dengan pilkada Bupati dan Wabup yang memang jelas memberikan efek langsung kepada masyarakat di kabupaten. “Namun siapapun paslon Gubernur dan Wagub Kaltim yang nantinya menjadi pemenang, maka seluruh masyarakat di Kaltim wajib mendukungnya, tidak terkecuali dengan PNS,” pungkasnya. (jn/rin)


loading...

BACA JUGA

Rabu, 05 September 2018 21:43

Sabu 1 Kg Gagar Beredar

TANJUNG REDEB. Polres Berau berhasil menggagalkan masuknya narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat…

Senin, 03 September 2018 00:29

Imunisasi MR di Kaltim Rendah

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim menggelar sosialisasi kampanye imunisasi vaksin Measles Rubella (MR),…

Sabtu, 01 September 2018 00:45

Ada Pemeriksaan, Diserbu Warga

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim kembali turut meramaikan kegiatan Kaltim Expo 2018. Kegiatan ini berlangsung…

Jumat, 31 Agustus 2018 00:47

Pendukung Padi Resmi Dibentuk

SAMARINDA. Barisan pendukung capres dan cawapes Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mulai dibentuk. Salah…

Kamis, 30 Agustus 2018 22:04

Waspada Bencana Karhutla

TENGGARONG. Berbagai bencana alam dapat terjadi kapan saja. Untuk menanggulangi ketika terjadi bencana…

Senin, 27 Agustus 2018 23:33

BKKBN Kaltim Segera Luncurkan Rumah Data

Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berecana Nasional (BKKBN) Provinsi Kaltim menggelar Sosialisasi …

Jumat, 24 Agustus 2018 23:50
Di Rumah Bertengkar, di Kantor Ban Dikempesi

Sering Di-Bully, PNS Gantung Diri

SAMARINDA. Tidur nyenyak Warga Jalan KH Usman Ibrahim, Gang Buntu, Samarinda Ilir, terusik. Mereka dibuat…

Jumat, 03 Agustus 2018 22:04

Kukar Luncurkan Program Odah Bedarup

TENGGARONG. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Tim Deputi Pencegahan, terus melakukan edukasi…

Kamis, 02 Agustus 2018 21:30

Tutup Portal, Bangun Posko Perlawanan

SAMARINDA. Setelah menghentikan paksa ekskavator yang hendak menggaruk wilayah mereka, kini warga RT…

Selasa, 31 Juli 2018 00:07

Dinkes Kaltim Semarakkan HAN

MEMPERINGATI Hari Anak Nasional (HAN) 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim turut ambil bagian dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .