MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 12 Januari 2018 17:08
Penadah Pucat Dibentak Polisi

Modal Rp 300 Ribu, Beli Motor Curian

DIBEKUK. Pelaku curanmor dan penadahnya dibekuk jajaran Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda, Senin (8/1).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ingin mempunyai motor namun dengan harga sangat murah membuat Riswan harus berurusan dengan polisi. Bukannya mendapat tunggangan baru, pemuda 27 tahun itu gigit jari karena dituduh menadah motor curian.
Warga Jalan Sultan Sulaiman, Pelita VI, Sambutan itu diciduk Opsnal Unit Jatanras satreskrim Polresta Samarinda di kawasan Sambutan, Senin (8/1) lalu. Polisi menghentikan laju motor Honda Vario yang sudah berganti warna. Motor tersebut ketika itu dikendarai Riswan.
Polisi menghentikan Riswan dan motor yang dikendarainya bukan tanpa alasan. Motor tersebut diduga tak bersurat. Setelah diperiksa, dugaan polisi tak meleset, kendaraan itu memang benar bodong.
Wajah Riswan pucat, apalagi ketika itu polisi menodongkan pistol agar Riswan tak melarikan diri ketika dihentikan.
Ditanya surat kendaraan, Riswan berkelit. Polisi meradang hingga nada bicara yang awalnya biasa menjadi meninggi. Riswan gemetaran, ia pun akhirnya menyebutkan jika motor itu dibeli dari temannya seharga Rp 300 ribu.
Motor itu dibeli dari Martin. Polisi gerak cepat menuju rumah pria 27 tahun di Jalan Pipit II, Pelita VII, RT 15, Sambutan. Polisi meringkus Martin dengan barang bukti motor Honda Scoopy.
Martin tak bisa mengelak menjual motor curian karena polisi mempertemukannya dengan Riswan.
“Motor yang dibeli Riswan merupakan motor milik Muhyi, yang dicuri di Jalan Marsda A Saleh (eks Jalan Kehewanan), RT 24, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir,” terang Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, melalui Kasubnit Opsnal, Iptu Kawan.
Riswan tahu motor yang dibelinya itu adalah hasil curian, karena itulah ia turut ditetapkan sebagai tersangka karena menjadi penadah motor curian.
“Modus curanmor yang dilakukan Martin yakni dengan memanfaatkan kelengahan korban, yang mana lupa mencabut kunci kontak. Disaat korban lengah, Martin langsung membawa kabur dan menjualnya,” pungkasnya.(oke/beb)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 29 November 2018 17:24

Uang Miliaran Dihabiskan buat Foya-foya

SAMARINDA. Dapatnya mudah, habisnya pun cepat. Seakan tanpa beban, seorang…

Rabu, 28 November 2018 14:14

Pakai Sabu Sebelum “Layani” Tamu

TENGGARONG. Polres Kutai Kartanegara (Kukar) beserta jajarannya tak pernah lelah…

Selasa, 27 November 2018 16:08

Kakek Gantung Diri di Sarang Walet Menantu

TENGGARONG. Minggu (25/11) pagi, warga RT 05, Desa Mekar Jaya,…

Sabtu, 24 November 2018 15:10

Ibu-ibu Nekat Edarkan Sabu

TENGGARONG. Peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belakangan…

Jumat, 23 November 2018 16:05

Teman Lolos, Maling Diringkus

SAMARINDA. Rahmat Rifai (29) tak menyangka jika pencurian kabel milik…

Kamis, 22 November 2018 14:13

Pacaran, Kepergok Berduaan di Kamar Kos

SAMARINDA. Penyalahgunaan rumah kos diantisipasi oleh anggota Forum Kemitraan Polisi…

Rabu, 21 November 2018 15:01

Bukan Rudal, Ternyata Mortir

SANGATTA. Sempat disangka rudal yang ditemukan warga di Kanal 3,…

Selasa, 20 November 2018 14:10

Dijadikan Penghuni Jeruji Besi

SAMARINDA. Meski Juanda (39) membantah tudingan terlibat dalam dugaan kasus…

Senin, 19 November 2018 15:39

Belum Ada Korban Lain

SAMARINDA. Penyidik Polsek Sungai Pinang masih melakukan pemeriksaan terhadap TE…

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .