MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 10 Januari 2018 18:24
Ratusan Kades Batal Mogok Pelayanan

Hari Ini Tunggakan Tunjangan Dibayar

PERTEMUAN. Ratusan kades mengadakan pertemuan dengan Pemkab Kutim dan DPRD di ruang Panel Kantor DPRD Kutim.

PROKAL.CO, SANGATTA. Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kutai Timur (Kutim) melunak setelah mendapat kepastian akan mendapatkan haknya berupa tunjangan dan operasional yang tertunggak triwulan III dan IV tahun 2016. Tunggakan tersebut akan dibayar dalam waktu satu atau dua hari ini.
“Kan sudah ada kepastian Pemkab akan bayar tunjangan perangkat desa yang tertunggak 2016. Jadi perangkat desa pasti tidak akan mogok memberikan pelayanan 1 Februari akan datang. Karena kami target 31 Januari, ternyata sudah dibayar lebih cepat, jadi tidak akan ada mogok.  Karena kami juga mengerti dengan kondisi keuangan daerah saat ini, setelah ada pertemuan ini,” jelas Ketua APDESI Kutim  Khoirul Aman, usai rapat dengar pendapat dengan DPRD dan Pemkab Kutim yang dipimpin Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, Wakil Ketua DPRD Yulianus Palangiran, serta dihadiri Asisten I Mugeni dan Asisten III Yulianti,  di Kantor DPRD Kutim kemarin  Selasa (9/1).
Dikatakan Khoirul, APDESI juga berpikir rasional. Karena itu, ratusan Kades di Kutim sepakat tetap akan membuka dan memberikan pelayanan di kantor desa sebagaimana mestinya setelah ada pembayaran tunggakan dana operasional tahun 2016.
Dikatakan, pihaknya beserta seluruh Kades di Kutim sudah sepakat tetap akan memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana biasanya, setelah adanya kesepakatan dari pemerintah Kutim yang akan membayarkan terlebih dahulu tunjangan perangkat desa dan Ketua RT dengan nilai total sekitar Rp 28 miliar, paling lambat hari ini. Sedangkan dana Alokasi Dana Desa (ADD) yang tertunggak, akan menyusul kemudian setelah ada dana dari pusat masuk kas daerah Kutim.
Untuk sisa tunggakan,  Khoirul mengatakan  pihaknya tetap akan mengawal agar pencairan anggaran ADD untuk tahun 2016 dan 2017 tetap dilakukan Pemkab Kutim, meski dilaksanakan secara bertahap sesuai kondisi keuangan daerah. Sementara untuk pembelian alat tulis kantor (ATK) dan perlengkapan lainnya, terpaksa harus kembali berutang, sambil menunggu  realisasi pencairan yang diberikan Pemkab Kutim.
“Jadi sisa tunggakan kami akan tetap kawal, karena  itu juga kami akan bayarkan pada rekanan kami. Sebab selama ini, kami membangun  masih utang pada pihak ke tiga, karena itu kami akan pastikan itu harus dibayar,” katanya. (jn/beb)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .