MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Rabu, 10 Januari 2018 15:35
Bawa 1 Kilo Sabu, Dipenjara 15 Tahun

Usai Sidang Sesama Terdakwa Bertengkar

DIHUKUM BERAT. Piyan dan Narto (kanan) mendengarkan putusan hakim di PN Samarinda yang menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara karena keduanya kepergok membawa sabu seberat 1 kilogram lebih. (rin/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Usai majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda dipimpin Hendri Dunant membacakan putusan dan diminta tanggapannya, Sunarto alias Narto (55) langsung menangis.
Mimik wajah Narto yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye menunjukkan dia tak puas dengan vonis majelis hakim. Narto memprotes keputusan majelis hakim. Narto juga meminta kuasa hukum yang ditunjuk negara atau dikenal istilah kuasa hukum prodeo yang duduk di sebelah kanannya, “membantunya”.

"Saya tak tahu masalahnya. Semua yang mengatur dan koordinasi dia, kenapa hukuman saya sama. Tinggi betul," ujar Narto, menunjuk pemuda yang duduk di samping kirinya bernama Sopiansyah alias Piyan (25), yang juga mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.
Narto dan Piyan kemudian diborgol  anggota Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kaltim serta petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, lalu dibawa keluar menuju ruang sidang.
Namun baru sampai pintu, Narto yang tak terima divonis penjara 15 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan langsung marah-marah.
Dia meluapkan kekesalan kepada Piyan. "Semua kamu yang mengatur. Kenapa saya harus ikut-ikutan seperti ini," ujar Narto terlihat emosi, namun cepat ditenangkan petugas kejaksaan maupun polisi yang melakukan pengawalan.
Keduanya memang dihukum berat karena terbukti melanggar pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebenarnya Narto dan Piyan yang merupakan warga Desa Loa Ipuh, bernasib mujur. Soalnya mendapat "potongan diskon" hukuman. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim? menuntut hukuman penjara 17 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.
"Kami masih pikir-pikir atas putusan ini yang mulia (hakim, Red)," ujar kuasa hukum Piyan dan Narto saat diminta tanggapan.
Narto dan Piyan yang merupakan warga Desa Loa Ipuh, Kutai Kartanegara (Kukar), ditangkap anggota Ditreskoba Polda Kaltim, Selasa (8/8) 2017, sekitar pukul 17.00 Wita.
Keduanya ditangkap di sekitaran Jalan Pangeran Suryanata, di sekitar kantor Kelurahan Bukit Pinang. Saat ditangkap Piyan dan Narto berboncengan mengendarai motor matic. Keduanya membawa kardus warna cokelat. Saat digeledah dalam kardus ditemukan bungkusan plastik bening berisi sabu seberat 1 kilogram lebih. Sabu diletakkan diantara minuman kemasan dalam kardus.
"Di persidangan terdakwa mengaku mendapat upah Rp 15 juta," tandas JPU Hendra. (rin)





loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 21:48

Berangkat Kerja, Harta Dikuras Tetangga

SAMARINDA. Kehidupan bertetangga Yudi (33) penuh masalah. Dengan tega ia menguras harta benda di rumah…

Senin, 17 September 2018 22:05

PARAH..!! Maling Ini Gasak 14 Motor Sendirian

SAMARINDA. Untuk ukuran pelaku kriminal, sepak terjang Jumadi (53) bisa dikatakan luar biasa. Meski…

Senin, 17 September 2018 21:35

Pengedar Bongkar Rahasia “Perusahaan”

SAMARINDA. Ibarat sakit satu maka semua harus ikut merasakan. Mungkin itu yang diiginkan Agustani alias…

Senin, 17 September 2018 21:33

Cari Anak dan Istri, Dibui 14 Bulan

SAMARINDA. Gara-gara pusing mencari keberadaan istri yang meninggalkannya pulang kampung ke Jawa, Susanto…

Sabtu, 15 September 2018 22:52

Sopir Taksi Gelap Itu Diduga Lakukan Percobaan Pembunuhan

SAMARINDA. Tindakan Harisman, sopir taksi gelap yang sengaja menabrak pejalan kaki, tentara dan polisi…

Sabtu, 15 September 2018 22:50

Mahasiswa Kuasai Gedung Dewan

SAMARINDA. Rupiah yang kian melemah direspons mahasiswa Samarinda dari lintas perguruan tinggi dengan…

Sabtu, 15 September 2018 22:48

Salahkan Teman-teman yang Kabur

SAMARINDA. Tak ingin mendekam dalam penjara sendirian, Fahrizal (28) semakin “merdu bernyanyi”.…

Sabtu, 15 September 2018 22:38

Napi "Macgyver" Diciduk di Lapas

SAMARINDA. Meski tubuh terpenjara namun tak menjadi penghalang kreatifitas Al Musri, narapidana (Napi)…

Jumat, 14 September 2018 23:24

Warga Resah, Residivis Diciduk

SAMARINDA. Diduga akibat kerap kedatangan tamu tamu asing yang tak dikenal warga sekitar, serta dugaan…

Selasa, 11 September 2018 21:08

Oknum Satpol PP Selundupkan Narkoba

SAMARINDA. Sepertinya Sudirman alias Dirman, oknum honorer Satpol PP Kota Bontang, sudah kehabisan akal.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .