MANAGED BY:
RABU
23 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 10 Januari 2018 15:32
Dimiskinkan, Hanya Disisakan KTP

Kasir Cantik dan Keluarga Divonis Berat

TAK BERKUTIK.Leni Nurusanti (kiri) bersama Jefriansyah alias Jefri (tengah) dan Deni (kanan), divonis bersalah oleh majelis hakim di PN Samarinda, kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Perjuangan kasir cantik Leni Nurusanti untuk meloloskan diri dari jeratan hukum buyar. Selasa (9/1) kemarin, Leni yang didakwa menilap uang penjualan PT Serba Mulia Auto (SMA), distributor mobil merek Daihatsu, bersama suaminya Jefriansyah alias Jefri dan adiknya, Deni Rayindra, terbukti bersalah.
Sekeluarga tersebut divonis majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang dipimpin Fery Haryanta, didampingi Parmatoni dan Decky Felix Wagiju, dengan hukuman berbeda. Leni divonis penjara 10 tahun ditambah denda Rp 1 miliar atau ganti kurungan penjara selama 6 bulan, bila satu bulan setelah putusan inkrah tak bisa membayar denda.
Majelis hakim beranggapan Leni terbukti bersalah melanggar pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan, juncto pasal 55 KUHP dan pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Kaltim, yang menuntutnya hukuman penjara 11 tahun ditambah denda Rp 1 miliar subdiser 1 tahun penjara.
Sementara Jefri, dijatuhi hukuman penjara 9,5 tahun ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara. Sedangkan Deni, dijatuhi hukuman penjara 2,5 tahun ditambah denda Rp 50 juta subsider 6 bulan kurungan penjara.
Tak hanya dijatuhi hukuman berat. Leni dan Jefri juga “dimiskinkan”. Semua barang bukti, berupa dua rumah mewah di Perumahan Bukit Mediterania, Cluster Spain, Blok B, Nomor 20 dan 21, di Jalan MT Haryono, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, ditambah kendaraan mewah disita. Barang bernilai miliran rupiah tersebut dikembalikan kepada PT SMA selaku pihak yang dirugikan.
“Barang bukti selain KTP dan NPWP milik terdakwa (Leni dan Jefri, Red), dikembalikan ke PT SMA,” ujar hakim dalam pembacaan putusan.
Sejumlah kendaraan mewah yang disita dari Leni dan Jefri sebagai barang bukti di antaranya 1 unit mobil Peugeot RCZ warna putih dua pintu KT 88 LJ seharga sekitar Rp 705 juta. Satu unit mobil Daihatsu Copen warna merah KT 888 JL Rp 460 juta.
Ada juga 1 unit mobil Toyota Fortuner KT 1216 JL seharga Rp 563 juta, 1 unit mobil Mercy GLA 200 KT 8 LJ seharga Rp 825 juta, dan 1 unit Ford Focus KT 21 LJ Rp 400 juta. Selain mobil, terdapat juga motor “kelas atas”, Yamaha R1M seharga Rp 812 juta ditambah Yamaha N Max seharga Rp 28 juta.
Selain itu masih ada 4 unit Daihatsu Terios, per unit seharga Rp 240.950.000, 3 Daihatsu Xenia, per unit dibandrol Rp 235.750.000, 3 Daihatsu Sigra masing-masing Rp 150 juta, 1 Daihatsu Ayla Rp 140 juta, dan satu pikap Rp 120 juta.
“Rumah dan mobil mewah dikembalikan ke PT SMA karena dibeli dari hasil pidana penggelapan. Barang bukti tersebut merupakan aset,” tutur hakim.
Ketika pembacaan pertimbangan putusan hakim menyebutkan, dalam fakta persidangan terkuak bahwa untuk lebih meyakinkan Jefri mengaku seolah sebagai pengusaha jual beli mobil bekas, memiliki ternak ayam dan perkebunan kelapa sawit. Uang hasil pidana dibelikan mobil lain untuk dijual kembali sehingga terlihat Jefri benar-benar memiliki usaha jual beli mobil.
Kemudian juga masih dalam pertimbangan hakim, dalam fakta persidangan terungkap ratusan transaksi jual beli kendaraan tak disetorkan Leni yang menjabat sebagai kasir. Yaitu terdiri atas 122 transaksi secara tunai dengan nilai Rp 17,98 miliar dan 225 transaksi secara kredit sebesar Rp 7,39 miliar. Hal ini juga sebagaimana pertimbangan JPU dalam mengajukan tuntutan beberapa waktu lalu.
Usai pembacaan putusan, majelis hakim meminta tanggapan Leni Cs. Setelah sempat berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, Jahidun, Leni bersama suami dan adiknya memutuskan untuk pikir-pikir.
“Pikir-pikir yang mulia,” beber Jahidun.
Hakim pun memberikan kesempatan waktu tujuh hari untuk Leni Cs, guna pikir-pikir untuk menyatakan banding atau menerima putusan tersebut. (rin/beb)


loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 01:33

Peras Guru yang Mesum dengan Siswinya, Delapan Oknum Satpol PP Diperiksa

SAMARINDA. Sukiman Saman tidak ingin menderita seorang diri di penjara. Oknum wakil kepala sekolah (wakepsek)…

Kamis, 17 Mei 2018 00:28

SAKIT HATI..!! Gagal Selingkuh, Istri Orang Ditimpas

TENGGARONG. Sakit hati kemudian dipengaruhi alkohol dari minuman keras (Miras) ditengaknya, membuat…

Rabu, 16 Mei 2018 00:38
Gegerkan Air Hitam, 2 Tahun Tak Lapor RT. Kapolda: Tak Ada Tempat Buat Teroris

Pasca Ledakan, Pria Misterius Menghilang

SAMARINDA. Siapa bilang serangkaian aksi bom bunuh diri di Surabaya tak membuat masyarakat Samarinda…

Selasa, 15 Mei 2018 20:32

“Pertaruhkan Nyawa, Kami Bukan Perampok!”

SAMARINDA. Ribuan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Samudera Samudera Sejahtera (Komura)…

Senin, 14 Mei 2018 19:56
Luka Bakar 16 Persen, Satu Lagi Menjemput Ajal

DUUUAARRRR..!! Ledakan Tabung Gas di Kasturi Tewaskan 5 Orang

SAMARINDA. Ibarat musim gugur, satu persatu pasien korban ledakan elpiji 3 kilogram terus berguguran.…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:27

Rampas HP, Dua Sekawan Saling Tuding

SAMARINDA. Dua sekawan, Haris (23) dan Rexy Bagus alias Eci (22), keduanya warga Kelurahan Jawa, Kecamatan…

Jumat, 11 Mei 2018 00:20

Seruduk Pejalan Kaki, Dikurung 4 Bulan

SAMARINDA. Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengantarkan seorang pemuda bernama Jefri Sa'abi…

Kamis, 10 Mei 2018 00:18
Kasus Pembantaian Ibu dan Anak

Pastikan Kronologis, Siapkan Reka Ulang

SAMARINDA. Guna memastikan dan melihat kronologis pembantaian sadis yang dilakukan Haisal Azuan (19)…

Rabu, 09 Mei 2018 00:42

Bini Tak Pulang Semalam karena Asyik Main di Warnet, Suami Emosi, Bonyoklah Dihajar

SAMARINDA. Emosi EK (31) memuncak. Semalaman istrinya berinisial YR tak pulang. Setelah dicari-cari,…

Selasa, 08 Mei 2018 00:27
Polisi Tunggu Hasil Autopsi Ibu dan Anak yang Dibantai Maling

Tubuh Dipenuhi Luka dan Tusukan

SAMARINDA. Perbuatan Haisal Azuan (19) benar-benar sungguh di luar batas. Aksinya membantai Lusiana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .