MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 08 Januari 2018 01:16
PNS Tewas Disengat Tawon

Ditemukan Terkapar di Genangan Irigasi

TERSENGAT. Jasad Priharno terbaring digenangan irigasi. Beberapa tawon masih menempel di tubuhnya.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Serangan tawon meneror warga Kecamatan Sambutan. Salah seorang korbannya bahkan sampai kehilangan nyawa disengat serangga terbang itu.
Kejadian nahas itu dialami Priharno. Pria paruh baya yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Syahbandar Samarinda itu tewas dengan luka sengatan di sekujur tubuhnya, kemarin (7/1) pukul 11.45 Wita.
Warga Jalan Provinsi, Dusun Sukerejo, RT 22, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan itu, ditemukan terkapar di saluran irigasi. Tak jauh dari jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Pelita VII, Jalan Sultan Sulaiman, Perumahan Sambutan Idaman Permai (SIP), RT 35, Sambutan.
Ketika ditemukan di saluran irigasi sedalam 3 meter, jasad Priharno tampak masih mengenakan baju kaus berkerah dan celana olahraga biru. Tubuh Priharno yang belum kaku terbaring tak bernyawa di atas genangan air irigasi yang hanya setinggi mata kaki.
Tak hanya Priharno yang ditemukan sudah tak bernyawa. Sejumlah tawon yang menyengatnya juga ditemukan telah mati. Beberapa tawon ditemukan mati tertindih motor Yamaha Vega warna merah KT 6076 IG yang dikendarai Priharno. Beberapa serangga mematikan itu juga mati akibat tertindih tubuh pria malang itu.
Kabar tewasnya Priharno dengan cepat menyebar. Warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) berkerumun untuk melihat jasad Priharno. Informasi yang dihimpun, Priharno hendak mencari rumput untuk pakan ternak hingga akhirnya meregang nyawa lantaran “dikeroyok” tawon. Warga menyebut, serangan tawon di kawasan itu bukan pertama kalinya terjadi. Sudah banyak korban yang mengaku diserang serangga penyengat itu saat melintas di lokasi kejadian. Namun baru kali ini berujung kematian.
Kabar tewasnya Priharno, diketahui warga dari seorang pria yang juga menjadi korban keganasan tawon serupa. Pria yang tak diketahui identitasnya itu mendatangi warga yang kebetulan sedang duduk-duduk di sebuah warung. Pria itu meminta air untuk mengompres sengatan tawon.
“Setelah itu dia bilang di belakangnya ada juga orang yang dikejar dan disengat tawon,” tutur Musaini (66), warga Jalan Sultan Sulaiman, Sambutan.
Mendengar penuturan pria itu, warga berinisiatif mendatangi untuk menolong Priharno yang masih terjebak dan diserang tawon.
“Saya datang ke sana ternyata korban sudah berada di dasar saluran irigasi,” ucap Musaini.
Melihat kondisi Priharno yang sudah tak bernyawa, Musaini lantas mengabari warga lainnya yang kemudian berdatangan. Tak berselang lama polisi juga tiba di tempat kejadian, disusul patroli Polsekta Samarinda Ilir.
Saat polisi melakukan identifikasi pada jasad korban, istri Priharno, Ngatini, datang bersama anak dan menantunya. Ibu rumah tangga (IRT) 44 tahun itu tak kuasa menahan sedih. Ia berteriak histeris mengetahui suaminya telah meninggal dunia.
“Bapak keluar rumah jam 11 tadi (kemarin, Red). Biasanya bapak pakai pikap kalau cari rumput. Ini juga baru kali pertama mencari rumput di daerah sini. Bapak punya kebun sendiri, biasanya cari rumputnya di kebun sendiri,” tutur menantu Priharno.
Setelah dilakukan identifikasi, jasad Priharno selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie. Sejumlah tawon masih ditemukan melekat di tubuh Priharno.
“Jadi banyak luka sengatan tawon di tubuh korban (Priharno, Red). Sementara ini dugaannya korban meninggal karena sengatan tawon berdasarkan luka yang didapat serta keterangan saksi,” terang Kapolsek Samarinda Ilir, Kompol Chandra Hermawan, melalui Kanit Reskrim, Ipda Purwanto.
Polisi belum bisa menyimpulkan dari mana tawon tersebut. Beredar kabar di tempat kejadian jika tawon itu berasal dari hutan.
“Informasi warga sudah banyak yang disengat tawon di lokasi yang sama,” pungkasnya. (oke/beb)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 16:43

Dua ABG Nyaris Terpanggang

SAMARINDA. Ember dan gayung menjadi alat pertama sebelum petugas pemadam kebakaran datang di lokasi…

Rabu, 17 Januari 2018 16:32

Gadis Cantik Diduga Dibunuh

SAMARINDA. Mira, warga Desa Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), ditemukan tewas pada, Selasa…

Senin, 15 Januari 2018 15:27

Libatkan Irma se-Samarinda, Siapkan Generasi Emas

SISWA adalah generasi emas Indonesia yang harus dijaga dan dibina.  Pembentukan karakter merupakan…

Minggu, 14 Januari 2018 21:58

NGERI..!! Pria Ini Dibunuh Selingkuhan Istri

TENGGARONG. Kisah hidup Rio (37) berujung tragis. Pria sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan tambang…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:16

2 Pelajar Terjangkit Difteri, Vaksin Massal di Sekolah

SAMARINDA. Bakteri Corynebacterium diphtheriae semakin membuktikan keganasannya. Kuman penyebab penyakit…

Jumat, 12 Januari 2018 17:04

Gas Bocor, Suami Merokok, Istri Terpanggang

SAMARINDA. Hanya dalam hitungan detik saja empat warga terbakar hidup-hidup. Seorang di antaranya anak-anak.…

Jumat, 12 Januari 2018 16:49

Kerja Keras, Pegawai PU Tewas

SAMARINDA. Sudah dua hari Rudy Salbianto tidak turun kerja. Padahal tidak biasanya Pegawai Dinas Pekerjaan…

Kamis, 11 Januari 2018 17:45

Jangan Ada Monopoli Jadwal Protokoler

Ketika Pasangan Berseteru dan Dua “Saudara” Berkompetisi - subAparatur sipil negara (ASN)…

Kamis, 11 Januari 2018 17:41

Belasan Kucing Mendadak Hilang

SAMARINDA. Pencinta hewan, terutama kucing nampaknya harus lebih waspada. Karena belakangan mamalia…

Rabu, 10 Januari 2018 15:32

Dimiskinkan, Hanya Disisakan KTP

SAMARINDA. Perjuangan kasir cantik Leni Nurusanti untuk meloloskan diri dari jeratan hukum buyar. Selasa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .