MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 08 Januari 2018 01:09
Laskar Pelangi dan Gulat Bersaudara yang Bikin Bangga

Juara KPG Awards 2017, Karya Tulis Sapos Terbaik di Kalimantan “Plus” Sumatera

PEMENANG. Ketua dewan redaksi KPg syafril Teha noer didampingi manajemen sapos, menyerahkan piagam kepada Zakarias demon daton. dua tulisan yang berhasil meraih predikat terbaik (kanan).

PROKAL.CO,
Samarinda Pos (Sapos) keluar sebagai juara umum dalam lomba karya tulis jurnalistik Kaltim Post Grup (KPG) Awards 2017. Menyisihkan media-media mapan se-Kalimantan dan dua media dari Sumatera.


Dua produk jurnalistik Samarinda Pos (Sapos) menyabet juara dalam lomba karya tulis Kaltim Pos Grup (KPG) Awards 2017. Dari dua kategori yang dilombakan, keduanya meraih juara.
Untuk lomba kategori tulisan olahraga, berita Sapos berjudul: Tujuh Bersaudara Mengubah Takdir lewat Gulat yang diterbitkan 10 Desember 2017 berhasil meraih juara kedua. Tulisan ini merupakan karya redaktur Sapos, Yudi Dharmawan.
Karya ini mengisahkan perjuangan tujuh bersaudara yang menempuh jalan hidup sebagai atlet gulat. Cerita tentang tujuh atlet gulat bersaudara ini ditulis dengan apik tanpa satu pun kesalahan pengetikan. Alur cerita pun dibuat sedramatis mungkin.
Siapa menyangka, awalnya dihina kini mereka malah menuai pujian karena kesuksesan. Awalnya mereka hidup susah sering dicibir tetangga. Namun akhirnya ketujuh bersudara ini memilih menggeluti gulat, terbukti berprestasi dan mengangkat derajat keluarga.
Kesuksesan sang kakak, Rudiansyah sebagai pegulat menular ke adik-adiknya. M Badriyansyah (anak ketiga), Komariah (anak keempat), Ardiansyah (anak kelima), Dewi Ulfah (anak keenam), Aliansyah (anak ketujuh) serta Iriansyah si bungsu semuanya memilih jadi pegulat. Hanya kakak pertama mereka yakni Sherly yang tak menjadi pegulat, meskipun dirinya juga sempat menjadi atlet pelajar yakni di cabang atletik.
Puncaknya pada PON 2008 di Kaltim. Dari enam bersaudara yang turun bertanding kala itu, Rudiansyah, Badriyansyah, Komariah, Dewi Ulfah dan Aliansyah seluruhnya meraih medali emas. Hanya Ardiansyah yang meraih medali perak. Atas prestasi tersebut, mereka diganjar bonus Rp 150 juta per orang untuk peraih emas.
Sekretaris Dewan Redaksi (DR) KPG, Mukhransyah yang juga sebagai tim juri menyebut tulisan feature kategori olahraga ini sangat inspiratif dan humanis sehingga layak menyabet juara II. Deskripsinya sangat lengkap dan mendalam.
“Tulisan ini salah satu karya terbaik Sapos,” ungkapnya dihadapan jajaran manajemen Sapos Sabtu (6/1) lalu. Mukhransyah hadir didampingi Ketua DR KPG Syafril Teha Noor saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang di Kantor Sapos Mahakam Square, Jalan Untung Suropati, Sungai Kunjang.   
Selanjutnya, lomba kategori umum, Sapos juga meraih juara. Tulisan Zakarias Demon Daton, reporter Sapos berjudul Laskar Pelangi di Batas Kota, meraih juara III. Ulasan ini mengisahkan kondisi SDN Filial 004 di Desa Berambai, Samarinda Utara yang memprihatinkan. Selain infrastruktur sekolah, guru yang mengajar di sana pun tidak ada yang bertahan lama karena lokasi jauh dan akses masuk sulit. Sekolah dengan 26 murid ini juga dikelilingi pertambangan batu bara.
“Di kategori umum, tema liputan yang digarap Bontang Pos mirip dengan Samarinda Pos, yakni tentang sekolah yang kondisinya memprihatinkan. Hanya saja kedalaman dan keragaman yang disajikan Samarinda Pos, jauh lebih mendalam daripada Bontang Pos. “Akhirnya Sapos yang mendapat juara,” tutur Mukhran. Kejuaraan ini mengantarkan Sapos menjadi juara umum pada lomba kali ini.
Syafril Teha Noor (STN) menambahkan, kemenangan Sapos dalam ajang bergengsi ini di luar dugaan. Sebab, yang sering menjadi langganan juara yakni Riau Pos dan Batam Pos. Namun kali ini rontok di hadapan Sapos. Menurut STN, pemilihan isu dan penggarapan Sapos sangat lengkap. Tutur dalam berita pun bersih. Enak dibaca. “Kami harap karya terbaik ini tetap di pertahankan,” ungkap STN.
Tercatat ada 11 media KPG yang mengikuti ajang tiga bulanan ini. Diantaranya, Balikpapan Pos, Berau Post, Bontang Post, Kalteng Pos, Kaltara Pos, Radar Banjarmasin, Radar Sampit, Radar Tarakan, Samarinda Pos, Riau Pos dam Batam Pos. Lomba mini karya jurnalistik KPG kali ini terbilang ketat. Sebab hanya satu kesalahan ketik (typo) pun sudah tak memenuhi syarat juara I.
Selain menyabet juara, lomba kali ini, Sapos mendapat apresiasi khusus dari dewan juri karena Sapos mengalami perbaikan kualitas karya tulis jurnalistik dibandingkan KPG Award triwulan sebelumnya. Di antara karya para peserta lainnya, karya Sapos tidak ada kesalahan penulisan. Hal ini menggambarkan adanya semangat dari awak redaksi Sapos untuk meningkatkan kualitas karya jurnalistik.
Apresiasi atas kejuaraan ini juga dilontarkan Direktur Utama Sapos, Ludia Sampe. Dia berharap agar produk terbaik ini bisa dipertahankan ditengah persaingan ketat. Dia juga berterima kasih kepada tim juri (DR) yang telah menetapkan karya tulis jurnalis Sapos menjadi pemenang.
Pimpinan Redaksi Sapos, Abdurahman Amin mengaku terus memperbaiki kualitas produk jurnalistik yang disajikan untuk pembaca Sapos. Sebab, melahirkan produk jurnalistik terbaik bukan saat dilombakan saja. Tapi dia mendorong agar semua reporter bisa lebih maksimalkan menerbitkan karya jurnalistik yang maksimal.  
Diungkapkannya, tim redaksi akan menyiapkan isu dan penggarapan yang maksimal untuk KPG Awards 2018. “Tahun ini saingan akan lebih ketat karena ada penambahan dua media lagi yakni Kaltim Post dan Indopos Jakarta,” katanya. (zak/nha)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 16:43

Dua ABG Nyaris Terpanggang

SAMARINDA. Ember dan gayung menjadi alat pertama sebelum petugas pemadam kebakaran datang di lokasi…

Rabu, 17 Januari 2018 16:32

Gadis Cantik Diduga Dibunuh

SAMARINDA. Mira, warga Desa Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), ditemukan tewas pada, Selasa…

Senin, 15 Januari 2018 15:27

Libatkan Irma se-Samarinda, Siapkan Generasi Emas

SISWA adalah generasi emas Indonesia yang harus dijaga dan dibina.  Pembentukan karakter merupakan…

Minggu, 14 Januari 2018 21:58

NGERI..!! Pria Ini Dibunuh Selingkuhan Istri

TENGGARONG. Kisah hidup Rio (37) berujung tragis. Pria sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan tambang…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:16

2 Pelajar Terjangkit Difteri, Vaksin Massal di Sekolah

SAMARINDA. Bakteri Corynebacterium diphtheriae semakin membuktikan keganasannya. Kuman penyebab penyakit…

Jumat, 12 Januari 2018 17:04

Gas Bocor, Suami Merokok, Istri Terpanggang

SAMARINDA. Hanya dalam hitungan detik saja empat warga terbakar hidup-hidup. Seorang di antaranya anak-anak.…

Jumat, 12 Januari 2018 16:49

Kerja Keras, Pegawai PU Tewas

SAMARINDA. Sudah dua hari Rudy Salbianto tidak turun kerja. Padahal tidak biasanya Pegawai Dinas Pekerjaan…

Kamis, 11 Januari 2018 17:45

Jangan Ada Monopoli Jadwal Protokoler

Ketika Pasangan Berseteru dan Dua “Saudara” Berkompetisi - subAparatur sipil negara (ASN)…

Kamis, 11 Januari 2018 17:41

Belasan Kucing Mendadak Hilang

SAMARINDA. Pencinta hewan, terutama kucing nampaknya harus lebih waspada. Karena belakangan mamalia…

Rabu, 10 Januari 2018 15:32

Dimiskinkan, Hanya Disisakan KTP

SAMARINDA. Perjuangan kasir cantik Leni Nurusanti untuk meloloskan diri dari jeratan hukum buyar. Selasa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .