MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 08 Januari 2018 00:55
Warga Tagih Janji Pemerintah

Ganti Rugi Lahan Kubur Belum Jelas

TUAI PROTES. Belum ada ganti rugi, lahan kubur di Kelurahan Simpang Pasir, Palaran dimatangkan untuk pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan. (BAGUS/SAPOS)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan di segmen Simpang Pasir sangat bermasalah. Selain belum adanya kejelasan tentang ganti rugi lahan kepada warga, belakangan pemerintah juga belum mengucurkan dana untuk ganti rugi lahan kuburan yang terdampak proyek strategis nasional tersebut.
Hal itu membuat warga Kelurahan Simpang Pasir menggelar aksi, kemarin (7/1). Dalam aksi damai yang digelar tersebut, warga meminta pemerintah segera menyelesaikan kewajibannya memberikan ganti rugi atas lahan makam yang terkena dampak pembangunan jalan.
“Hari ini (kemarin, Red) warga kembali turun menuntut pemerintah agar ganti rugi lahan kuburan yang terkena pembangunan jalan tol segera diselesaikan,” kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Simpang Pasir, Karyono.
Walau demikian dia tidak memaparkan lebih detail berapa besar biaya ganti rugi yang harus dikeluarkan pemerintah dalam hal ini. Menurutnya dana tersebut nantinya akan kembali untuk memenuhi kebutuhan warga Simpang Pasir.
“Yang pasti lahan pemakaman ini milik warga Simpang Pasir. Dalam hal ini pemerintah harus menyelesaikan  kewajibannya,” tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Lurah Simpang Pasir Agus Sukmana menyebut tak mengetahui pasti berapa besar lahan pemakaman yang lokasinya di RT 01 yang terkena dampak pembangunan jalan bebas hambatan tersebut.
“Saya tidak pegang data. Tapi yang jelas, memang sebagian lahan kuburan itu terkena dampak pembangunan jalan tol,” kata Agus.
Pria yang pernah menjabat sebagai Lurah Sengkotek, Loa Janan Ilir ini menyebut, proses pembayaran terbagi menjadi dua tahap. Menurutnya tahap pertama sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu. “Mungkin yang mereka tuntut itu adalah tahap kedua,” paparnya.
Dia pun tidak memungkiri juga lahan tersebut menjadi hak warga Kelurahan Simpang Pasir. Walau demikian dia berharap upaya mendapatkan hak dapat dilakukan dengan cara-cara yang baik, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Kita berharap semuanya bisa berjalan baik,” pungkasnya. (aya/ama)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 00:10

Meriahkan HUT-14, Eramart Hadirkan IDP

MEMERIAHKAN HUT ke-14, Eramart menghadirkan penyanyi ibukota, Indah Dewi Pertiwi…

Minggu, 09 Desember 2018 00:08

PMMS Gelar Mubes dan Dies Natalis

PERSATUAN Mahasiswa Manggarai (PMMS) Flores NTT di Samarinda menghelat  Musyawarah…

Minggu, 09 Desember 2018 00:07

Wadah Rekreasi Keluarga yang Sedang Naik Daun

Rumah Ulin Arya (RUA) kini menjadi salah satu tempat wisata…

Minggu, 09 Desember 2018 00:05

Lava Tour Merapi Kaliurang Yogyakarta

GUNUNG Merapi merupakan salah satu gunung di kawasan Yogyakarta. Dimana…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:15

Anggaran Terbatas Atasi Kekumuhan Kota

SAMARINDA. Predikat Kota Kumuh, tampaknya belum bisa lepas bagi Kota…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:10

Sumber Api Masih Tak Jelas

SAMARINDA. Dari mana sumber api dan apa penyebab kebakaran di…

Sabtu, 08 Desember 2018 00:20

Donorkan Darah di Horison Hari Ini

INGIN donor darah kepada sesama dan mendapat sejumlah hadiah menarik?…

Sabtu, 08 Desember 2018 00:19

SD Loa Janan Ilir Ambil Bagian

BERAGAM inovasi pendidikan diperlihatkan dalam pameran Basic Science Inovasi Festival…

Sabtu, 08 Desember 2018 00:18

DKP3A Lakukan Verifikasi Itsbat Nikah

DINAS Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Bidang Perlindungan…

Jumat, 07 Desember 2018 21:05

Camat Ajak Warga Saling Peduli dan Toleransi

SAMARINDA. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang disertai pemilihan calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .