MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Minggu, 07 Januari 2018 21:53
Polisi Uber Perampok Lain

Kasus Perampasan Motor Rp 30 Juta

KEMBANGKAN PENYIDIKAN. Salah satu anggota geng pemabuk yang diciduk karena dugaan perampasan motor. Anggota geng lainnya masih ditelusuri aparat kepolisian. (dok/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA.  Penyidik Unit Reskrim Polsekta Samarinda Utara tengah mengembangkan penyidikan, terkait pengungkapan perampasan motor yang dilakukan sekelompok pemuda yang tengah berpesta minuman keras (miras), Senin (1/1) dini hari lalu.
Saat ini dua anggota kelompok penenggak miras yang diamankan karena melakukan perampokan terhadap Muhaimin (38), yaitu FC (30) dan IR (38), masih menjalani pemeriksaan.  Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna didampingi Kanit Reskrim Iptu Wawan Gunawan mengungkapkan, saat ini kasus dugaan perampasan motor yang dilakukan IR dan FC masih dalam proses pengembangan penyidikan.
“Masih kami kembangkan. Kami coba menelusuri sekaligus melakukan pengejaran terhadap pihak lain yang diduga terlibat melakukan perampasan motor terhadap kedua tersangka (FC dan IR, Red),” ujar Wawan.
Dari penuturan IR dan FC ada nama yang diduga terlibat. “Makanya masih kami cari. Nanti kalau sudah diamankan, tinggal dikroscek kebenarannya, kemudian dicocokkan dengan keterangan korbannya (Muhaimin, Red),” tutur Wawan.
Pengakuan FC dan IR, perampasan motor itu mereka lakukan secara spontan karena dibawah pengaruh miras. Hasilnya dipakai untuk tambahan membeli miras.
Telah diberitakan, sekelompok pemuda yang tengah berpesta miras di Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, melakukan perampasan motor.
Kelompok pemuda, dua diantaranya, FC  dan IR nekat merampas sebuah kendaraan bermotor disertai kekerasan. Korbannya adalah Muhamin. Honorer di Dishub Kota Samarinda menjadi sasaran kelompok tersebut usai menunaikan tugas pengamanan malam tahun baru.
Tak hanya merampas motor milik Muhaimin, kelompok pemuda yang tengah mabuk tersebut juga melakukan pemukulan dan pengancaman saat Muhaimin berusaha mempertahankan motornya.
Kejadian perampasan sendiri berawal saat Muhaimin mengendarai motor Yamaha R15 dengan membonceng salah satu rekannya menuju ke rumahnya di Jalan Kebun Agung, Samarinda Utara, melewati Jalan Gerilya.
Saat melintas di jalan tersebut, tepat di depan lapangan sepak bola Gerilya, Muhaimin diadang kumpulan pemuda yang tengah mabuk. Tanpa basa basi, para pemuda yang sudah dalam bawah pengaruh alkohol langsung meminta paksa motor yang dikemudikan Muhaimin saat itu.
Melihat perlakukan kasar tersebut, dengan spontan Muhaimin menolak permintaan itu. Namun para pemuda itu bukannya membiarkan Muhaimin melintas, mereka justru menendang motor menyebabkan Muhaimin dan rekannya terjatuh. Saat terjatuh secara beramai-ramai Muhaimin dikeroyok dan dipukuli hingga babak belur.
Merasa nyawanya terancam, ditambah lagi salah satu pemuda itu mengacungkan senjata tajam, Muhaimin dan rekannya yang terdesak memilih untuk mundur dan menjauh, sembari merelakan motornya jatuh ke tangan para pemuda mabuk itu. Dan pulang dengan menggunakan jasa ojek online.
Selang beberapa saat sesampai di kediamannya, Muhaimin akhirnya mendatangi Mapolsekta Samarinda Utara untuk melaporkan kejadian tersebut. Di depan polisi Muhaimin mengaku, akibat kejadian tersebut dia mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta sesuai harga motor.
Polisi yang menerima laporan lalu melakukan pengejaran dan berhasil menangkap FC serta IR di Jalan Gerilya pada pagi harinya. Tak hanya menagkap kedua pria pengangguran tersebut. Petugas juga menangkap ME (38) sebagai penadah motor. (rin)

loading...

BACA JUGA

Senin, 11 Juni 2018 00:17

Tanggung Dosa Teman, Memelas di Sidang

SAMARINDA. Suratman dan Ujang, dua terdakwa kasus pencurian di sebuah rumah di lingkungan Perumahan…

Sabtu, 09 Juni 2018 00:21

Jualan Barang Haram, Suami Istri Dibui

SAMARINDA. Pasangan suami istri (pasutri) bernama Samilan (56) dan Sri (41) dipastikan merayakan Lebaran…

Rabu, 06 Juni 2018 00:46

Divonis 7 Tahun, Empat Terdakwa Mewek

SAMARINDA. Meski majelis hakim dipimpin Decky Velix Wagiju didampingi hakim anggota Parmatoni dan Fery…

Senin, 04 Juni 2018 00:49

Ketagihan Mencuri, Divonis 24 Bulan Penjara

SAMARINDA. Ketagihan mencuri batrai tower salah satu operator telepon selular, membuat Dani  (29)…

Sabtu, 02 Juni 2018 00:16

Kakak Beradik Dibui 12 Bulan Penjara

SAMARINDA. Kakak beradik, Dedi (30) dan Galih (21), keduanya warga Kecamatan Samarinda Ilir, dinyatakan…

Jumat, 01 Juni 2018 00:30

Pembacok Saudara Dipenjara 14 Bulan

SAMARINDA. Kasus keributan antar saudara yang berujung dengan pembacokan yang dilakukan Akli  (41),…

Kamis, 31 Mei 2018 00:17

PARAH..!! Ternyata Mahasiswa Ini Sudah Dua Kali Curi Motor

SAMARINDA.? Rupanya Novan (22) diduga sudah dua kali mencuri motor. Meski awal diciduk polisi Novan…

Rabu, 30 Mei 2018 13:10
Kasus Pencabulan yang Sempat Divonis Bebas

Jangan Asal Eksekusi, Tunggu Salinan Putusan

SAMARINDA. Yahya Tonang, kuasa hukum terdakwa Alexander Agustinus Rottie (44) berang terhadap sikap…

Selasa, 29 Mei 2018 00:13

Curi Kipas Angin, Divonis 3 Bulan

SAMARINDA. Seorang pria yang keluar masuk penjara karena kasus pencurian, kembali dihadapkan ke persidangan…

Senin, 28 Mei 2018 00:18

Kuras Rumah, Dipenjara 12 Bulan

SAMARINDA. Akibat ulahnya membobol dan menguras isi rumah milik Heny, warga Jalan KH Harun Nafsi, Kelurahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .