MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Minggu, 07 Januari 2018 21:48
Balai Kota “Terbelah”

Klaim Unggul Survei, Awang Ferdian-Nusyirwan Menguat

Syaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail

PROKAL.CO, SAMARINDA. Panas dingin hubungan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dan wakilnya Nusyirwan Ismail, mulai mencapai puncaknya. Kedua tokoh yang dikenal dengan jargon JaaNur ini hampir 100 persen pisah jalan. Penyebabnya apa lagi kalau bukan hiruk pikuk Pilgub Kaltim.
Mendekati waktu pendaftaran di KPU yang akan dibuka mulai besok (8/1) hingga dua hari ke depan, Nusyirwan dipastikan akan menjadi pesaing Jaang untuk memperebutkan kursi terhormat di Lamin Etam. Itu setelah nama Nusyirwan tertera dalam surat tugas yang dikeluarkan DPP Partai NasDem dan Partai Hanura.
Surat dari kedua partai yang dikeluarkan tersebut, Nusyirwan akan didaulat sebagai calon wakil gubernur mendampingi Awang Ferdian.
Surat tugas DPP Hanura dengan nomor 02 TPP/DPP HANURA/I/2018 memberi tugas kepada Awang dan Nusyirwan untuk menjalin komunikasi dengan partai politik peserta pemilu sebagai syarat memenuhi dukungan maju pada Pilgub Kaltim 2018. Surat tugas ini ditandatangani ketua dan sekretaris tim pilkada pusat Partai Hanura pada 5 Januari 2018.
Ketua DPD Hanura Kaltim, Herwan Susanto mengatakan, surat tugas tersebut valid. Keputusan tim pemilu pilkada Hanura telah melakukan berbagai tahapan seleksi hingga menetapkan paket ini.
"Kenapa DPP memilih Awang dan Nusyirwan karena keduanya lolos fit dan proper test," ungkap Herwan, kemarin kepada Sapos.
Keputusan paket ini terjadi di tim pilkada DPP partai NasDem. Surat tersebut tertanggal 31 Desember 2017 yang ditujukan kepada DPD NasDem Kaltim dengan 4 poin. Yakni, membangun komunikasi politik dengan partai lain sebagai syarat pemenuhan kursi pilgub.
Nusyirwan yang dikonfirmasi enggan berkomentar. Menurutnya, semua masih dinamis. Apalagi dari DPP belum mengambil keputusan final.
Namun surat yang dikeluarkan DPP Partai NasDem ditandatangani Ketua Tim Pilkada Pusat Sri Rejekti Sudjunaidi. Surat ini pun sudah menjadi viral di media sosial (medsos).
Lantas bagaimana tanggapan Awang Ferdian? Anak pertama Gubernur Awang Faroek Ishak ini mengatakan, dirinya merasa perlu menjelaskan tentang dinamika politik yang terjadi. Apalagi posisinya sebagai kader PDIP.
Katanya, pada 27 Desember 2017 dirinya dihubungi DPP PDIP bahwa keputusan rapat, ia ditugaskan berpasangan dengan Kapolda Irjen Pol Safaruddin sebagai cagub dan dia wakilnya.
Nah, sejak mengetahui hal tersebut, Awang Ferdian melakukan komunikasi politik ke Hanura dan NasDem yang memang belum menentukan sikap dalam proses pilkada Kaltim. “Ini saya lakukan karena PDIP masih perlu berkoalisi untuk bisa mengusung calon,” kata Awang Ferdian kepada Sapos, kemarin (6/1).
Dalam proses komunikasi politik tersebut, Awang Ferdian menyebut NasDem dan Hanura justru menghendaki dirinya maju sebagai cagub. Dukungan tersebut didasarkan pada hasil survei Pusdeham Unair yang menunjukkan bahwa dari sisi popularitas dan likeabilitas, Awang Ferdian lebih baik dibandingkan bakal calon yang lain.
Dari segi popularitas, Awang Ferdian berada poin 75,2, disusul Syaharie Jaang dengan 63,2 dan Isran Noor 45,9. Anggota DPR RI itu hanya kalah 8 poin dari Bupati Kukar non aktif Rita Widyasari.
“Menanggapi hal tersebut, maka saya kembali melaporkan kepada PDIP keinginan dari NasDem dan Hanura agar saya diposisikan sebagai bakal calon gubernur. Mengingat bahwa keputusan bahwa bapak Safaruddin sebagai bakal calon gubernur dan saya sebagai bakal calon wakil gubernur tersebut adalah keputusan rapat DPP PDIP, maka perkembangan komuniasi politik ini tentunya akan menjadi pembahasan dalam rapat selanjutnya,” katanya.
Awang membenarkan terkait surat rekomendasi dan surat tugas dari NasDem dan Hanura. Dijelaskan, dalam proses pembahasan Pilgub Kaltim di DPP PDIP sedang berjalan, DPP Partai NasDem mengeluarkan rekomendasi nomor: 2420SI/DPP-NasDem/XII/2017 per tanggal 31 Desember 2017 (terlampir) dan partai Hanura Nomor : 02 TPP/DPP-HANURA/I/2018 per tanggal 5 Januari 2017.
“Masing-masing memberikan dukungan kepada saya Awang Ferdian Hidayat sebagai Bacagub dan bapak Nusyirwan Ismail bacawagub untuk maju di Pilgub Kaltim 2018. Hal ini pun saya laporkan DPP PDIP,” tegas Awang.  
“Sebagai kader partai yang loyal pada keputusan partai maka saya sampai dengan saat ini masih menunggu keputusan dari DPP PDIP tentang hasil komunikasi tersebut. sebagai pribadi saya pasrah mengingat bahwa hal ini adalah kewenangan partai dalam menentukan calon yang akan berlaga pada pilgub nantinya,” pungkas Awang.
Jika Awang Ferdian akhirnya benar-benar akan berpasangan dengan Nusyirwan di Pilgub Kaltim, makan tensi politik di Balai Kota Samarinda dipastikan ikut memanas. Maklum, wali kota dan wakil wali kota sama-sama menjadi peserta dan berkompetisi dalam kontestasi lima tahunan tersebut. Sebelumnya, Jaang danWali Kota Balikpapan Rizal Effendi juga hampir pasti berpasangan. (zak/beb/nha)




loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 16:43

Dua ABG Nyaris Terpanggang

SAMARINDA. Ember dan gayung menjadi alat pertama sebelum petugas pemadam kebakaran datang di lokasi…

Rabu, 17 Januari 2018 16:32

Gadis Cantik Diduga Dibunuh

SAMARINDA. Mira, warga Desa Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), ditemukan tewas pada, Selasa…

Senin, 15 Januari 2018 15:27

Libatkan Irma se-Samarinda, Siapkan Generasi Emas

SISWA adalah generasi emas Indonesia yang harus dijaga dan dibina.  Pembentukan karakter merupakan…

Minggu, 14 Januari 2018 21:58

NGERI..!! Pria Ini Dibunuh Selingkuhan Istri

TENGGARONG. Kisah hidup Rio (37) berujung tragis. Pria sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan tambang…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:16

2 Pelajar Terjangkit Difteri, Vaksin Massal di Sekolah

SAMARINDA. Bakteri Corynebacterium diphtheriae semakin membuktikan keganasannya. Kuman penyebab penyakit…

Jumat, 12 Januari 2018 17:04

Gas Bocor, Suami Merokok, Istri Terpanggang

SAMARINDA. Hanya dalam hitungan detik saja empat warga terbakar hidup-hidup. Seorang di antaranya anak-anak.…

Jumat, 12 Januari 2018 16:49

Kerja Keras, Pegawai PU Tewas

SAMARINDA. Sudah dua hari Rudy Salbianto tidak turun kerja. Padahal tidak biasanya Pegawai Dinas Pekerjaan…

Kamis, 11 Januari 2018 17:45

Jangan Ada Monopoli Jadwal Protokoler

Ketika Pasangan Berseteru dan Dua “Saudara” Berkompetisi - subAparatur sipil negara (ASN)…

Kamis, 11 Januari 2018 17:41

Belasan Kucing Mendadak Hilang

SAMARINDA. Pencinta hewan, terutama kucing nampaknya harus lebih waspada. Karena belakangan mamalia…

Rabu, 10 Januari 2018 15:32

Dimiskinkan, Hanya Disisakan KTP

SAMARINDA. Perjuangan kasir cantik Leni Nurusanti untuk meloloskan diri dari jeratan hukum buyar. Selasa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .