MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Senin, 11 Desember 2017 01:26
Garong Lintas Provinsi Diciduk Polisi

Spesialis Hipnotis, Gasak Rp 60 Juta di Tenggarong

GARONG LIHAI. Para pelaku spesialis gendam alias hipnotis dibekuk petugas Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Kukar pada Minggu (10/12) siang, yakni Fatah (kedua dari kiri), Hendri (ketiga dari kiri) dan Iwan (ketiga dari kanan), menunjukan sejumlah barang bukti hasil kejahatannya. (idin/sapos)

PROKAL.CO, TENGGARONG. Hati-hati dan waspada!!! Demikian pesan penting selalu digaungkan Almarhum Bang Napi pada tayangan sebuah stasiun televisi. Salah satunya, harus waspada terhadap orang tak dikenal saat bertemu di pusat perbelanjaan. Karena bisa saja seperti nasib menimpa FA (67), seorang ibu-ibu pensiunan PNS tinggal di Kelurahan Timbau Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), harus merelakan uang sebanyak Rp 60 juta, disambar kawanan garong bermodus gendam atau hipnotis.
Nahas menimpa FA terjadi Kamis (7/12) lalu. Ketika itu FA sedang berbelanja di sebuah toko sembako di Kota Raja Tenggarong. Mendadak ibu-ibu tersebut bertemu 3 pria, belakangan diketahui bernama Hendri Setiawan alias Hendri (48), Fatahudin alias Fatek (41) dan Andi Irwan alias Iwan alias Tenratu (51). Setelah berbicara sejenak dengan ketiga pelaku, FA kemudian terhipnotis sehingga uang tabungannya di rekening sebuah bank sebesar Rp 60 juta, bablas.
“Belakangan setelah tersadar, korban (FA, Red) kemudian melapor. Dari sejumlah sejumlah petugas lalu kami kerahkan menyelidiki. Hasilnya, Minggu (10/12) siang, ketika pelaku berhasil dibekuk secara bergiliran dari lokasi berbeda-beda di wilayah Kukar dan Samarinda,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) AKP Yuliansyah.
Ya, begitu menerima pengaduan mengenai kasus penipuan dengan cara gendam atau hipnotis tersebut, sejumlah petugas dipimpin Ipda Aksaruddin Adam selaku Kepala Unit Operasional (Kanit Opsnal) Sat Reskrim Polres Kukar, dikerahkan ke lapangan. Berbekal keterangan sejumlah saksi, Tim Buru Sergap (Buser) Polres Kukar ini kemudian memperoleh infomasi mengenai terduga pelaku.
“Informasi diperoleh petugas kami, pelaku bernama Iwan serta Hendri merupakan pemain tingkat nasional, biasa beraksi di sejumlah provinsi. Seperti Jawa Timur, DIK Jakarta, Sulawesi dan kini merambah Kaltim. Dalam melakukan aksinya mereka selalu berpindah-pindah kota di Indonesia. Paling lama sebulan, setelah itu berpindah ke kota lain,” jelas Yuliansyah.
Ternyata kemarin jadi hari nahas bagi ketiga garong tersebut. Hendri terciduk di sebuah kontrakan di Kelurahan Mangkupalas, Samarinda Seberang. Berikutnya giliran Patek ditangkap di Jalan Kemakmuran, Samarinda. Terakhir polisi meringkus Iwan di kawasan Kilometer (Km) 10 Loa Janan, Kukar.
“Dalam aksinya ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Mereka modusnya mencari pusat perbelanjaan ramai, lalu melihat-lihat siapa bisa dijadikan calon mangsa. Begitu menemukan calon korban, maka Hendri mengaku punya uang miliaran Rupiah dibuktikan dengan saldo terlihat di layar ATM mencapai Rp 99 miliar,” urainya lagi.
Setelah korban mulai percaya, berikutnya giliran Iwan dalam menyakinkan korban. Mereka meminta calon korban menunjukan panti asuhan atau yayasan untuk diberikan bantuan. Nah, korban diiming-imingi kebagian 15 persen dari bantuan akan diberikan Rp 100 juta kepada setiap panti atau yayasan. Begitu sudah terhipnotis, bukannya kebagian duit dari pelaku, justru isi rekening milik korban dikuras habis.
  “Rabu (22/11) lalu saya dan Iwan datang di Balikpapan dari Makassar. Di Balikpapan kami menyewa mobil Xenia KT 1072 ZZ untuk dipakai sebulan, seharga Rp 6 juta. Lalu dari Balikpapan kami ke Samarinda Seberang, kos di Mangkupalas. Minggu (3/12) kami mengajak Patek jadi sopir untuk mencari korban di Samarinda dan Tenggarong. Nah, Kamis (7/12) itulah kami berhasil mengerjai seorang ibu-ibu sehingga dapat Rp 60 juta,” jelas Hendri, sembari menyebut uang Rp 60 juta milik korban sudah dipakai foya-foya serta membeli sejumlah barang, sehingga tersisa Rp 17,8 juta yang termasuk disita polisi sebagai barang bukti.(idn/beb)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 16:59

Sama-sama Sadis, Putusan Berbeda

SAMARINDA. Saat melakukan pembegalan, Andri (19) dan Raka (21) berduet. Di sidang pun keduanya sama-sama.…

Senin, 19 Februari 2018 20:45
Suami yang Hajar Bini Akibat Semalam Tak Pulang

Istri Melunak, Tetap Dipenjara

SAMARINDA. Sampai kemarin, HD (28), pria yang menghajar istrinya masih mendekam di tahanan Polsekta…

Minggu, 18 Februari 2018 15:43

Hantu Kacak Terancam Penjara 9 Tahun

SAMARINDA. Ulah usil Munti (22), warga Palaran, harus dibayarnya mahal. Proses hukum kasus pencabulan…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:48

Bikin Emosi, Sembunyi di Balik Selimut

SAMARINDA. Tak ingin Samarinda dijadikan ajang pergaulan bebas di malam Valentine, petugas Satpol PP…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Sudah Tiga Hari, Tubuh Tak Busuk

SAMARINDA. Upaya tim SAR gabungan mencari Andi Nur Arfian (22) di hari ketiga membuahkan hasil. Andi…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Selfie, Jatuh ke Sungai, Sampai Sekarang Belum Ketemu

SAMARINDA. Proses pencarian korban tenggelam, Andi Nur Arfian (23) yang dilakukan Tim SAR gabungan pada…

Rabu, 14 Februari 2018 21:50

Bawa Kabur Mantan Kekasih, Dibui 32 Bulan

SAMARINDA. Ulah nekat Amalul Ahli (24) mendapatkan cinta mantan kekasihnya bernama Bella,  berakhir…

Selasa, 13 Februari 2018 11:10

Pemilik Usaha Dipenjara 4,5 Tahun

SAMARINDA. Kecanduan mengisap sabu, Andi Rizal alias Ical (34) harus membayarnya mahal. Ical dijatuhi…

Senin, 12 Februari 2018 10:14

Kepergok Mencuri, Nekat Membunuh

TANJUNG REDEB. Polres Berau mendalami kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan Redy Siswanto…

Minggu, 11 Februari 2018 20:50

Pembuang Bayi Masih Misteri

SAMARINDA. Jajaran Polsek Samarinda Ulu, sepertinya harus lebih eksta bekerja keras untuk mengungkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .