MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Minggu, 10 Desember 2017 21:31
Bisnis Haram, Sekeluarga Diringkus

Transaksi, Rumah Diobok-obok BNN

RAMAI-RAMAI DIBUI. Dahlan dan keluarganya diringkus bersamaan lantaran mengedarkan narkoba.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Satu keluarga asal Desa Songka, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser ini benar-benar kompak. Namun kekompakan mereka merugikan banyak orang. Mereka justru kompak jadi pengedar sabu.
Sindikat pengedar sabu ini terdiri dari Dahlan Arifin (47) dan istrinya Arbayah (46). Keduanya dibantu dua kerabatnya Bayhaki (43) dan Sri Munarti Matondang (31). Keempatnya kini meringkuk di sel tahanan BNNP Kalimantan Timur, sejak Sabtu sore (9/12) kemarin. Seorang pembeli narkoba bernama Herry Zulkarnain (30) juga turut diamankan.  
Kelimanya diringkus BNNP Kaltim, Jumat (8/12) sekitar pukul 10.00 Wita. Dari tangan para pelaku, ditemuan barang bukti 60 paket sabu dengan berat keseluruhan 65,72 gram.
Kepala BNN Provinsi Kalimantan Timur Brigjen Pol Raja Haryono, mengatakan, tertangkapnya satu keluarga ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan BNNP Kaltim. Warga merasa resah dengan maraknya peredaran sabu di desa mereka. Dan dari informasi awal yang didapat, selanjutnya dilakukan penyelidikan.
Petugas memantau rumah Dahlan yang berada di Jalan Poros Tanjung Kuaro, Desa Songka, RT 007, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser. Setelah memastikan keberadaan narkoba di rumah itu, barulah tim mulai bergerak dan melakukan penggerebakan.
"Mereka ini sudah lama dalam pengintaian kami. Setelah dipastikan ada barang (sabu) yang saat itu sedang diserahterimakan (kepada Herry), kita langsung bergerak melakukan penangkapan," ujar Haryono, Jumat (9/12) kemarin
Saat dilakukan penggerebekan satu keluarga ini berada di dalam rumah tengah bertransaksi sabu dengan salah satu pelanggannya bernama Herry. Tertangkap basah, kelimanya tak dapat mengelak, terlebih ditemukan barang bukti sabu saat itu.
"Mereka ini sudah lama dalam pengintaian. Setelah dipastikan ada barang (sabu) sedang diserah terimakan (kepada Herry sebagai pembeli), kita langsung bergerak melakukan penangkapan," ucap Haryono.
Usai ditangkap, petugas BNN selanjutnya melakukan tes urine kepada 5 pelaku. Hasil tes urin menunjukkan kelimanya positif mengkonsumsi narkoba.
Selain 60 paket seberat 65,72 sabu siap edar, petugas juga mengamankan barang bukti lain seperti 10 unit telepon selular, timbangan, sendok takar hingga 3 bal plastik pembungkus sabu baik yang sudah digunakan maupun belum digunakan.
"Selain itu terdapat pula pipet kaca, uang tunai Rp 9,74 juta. Juga termasuk 1 unit mobil Avanza. Semua sebagai barang bukti, termasuk 3 kamera CCTV yang digunakan untuk mengawasi setiap kedatangan pembeli maupun orang tak dikenal," ungkap Haryono.
Kelimanya bakal dijerat dengan undang-undang No 35/2009 tentang Narkotika. "Mereka ini satu jaringan, dan saat ini tim terus bergerak untuk melakukan pengembangan," pungkas Haryono. (kis/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 22:07

Si Pelakor Siap-siap Diperiksa

SAMARINDA. Jangan coba-coba merusak rumah tangga orang lain, jika tak mau berurusan dengan polisi. Karena…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:43

Garap Anak Majikan, Murid SD Hamil

SAMARINDA. Nyaris setiap malam dalam dua bulan terakhir, Ar tidur di ruang tamu rumah majikannya di…

Kamis, 18 Oktober 2018 01:11

Selamat Tinggal Persahabatan...

SAMARINDA. Darah segar membasahi wajah Erwin Syahrani (34). Warga Jalan AW Sjahranie, Samarinda Utara…

Rabu, 17 Oktober 2018 23:16

PARAH..!! Bini Sendiri Dijual Rp 250 Ribu

Akibat menenggak minuman keras (miras), Ali Syauqi (21) tak bisa berpikir jernih. Antara mabuk dan tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .